📑 Daftar Isi

Fang Cheng Bao Formula S liftback dengan desain sporty dan LiDAR di atap

Fang Cheng Bao Formula S Buka Pre-Order, Harga Mulai Rp 500 Jutaan

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • Fang Cheng Bao Formula S liftback dan Formula S GT station wagon mulai terima pre-order di China pada 20 Agustus 2026
  • Harga berkisar 230.000-280.000 yuan (sekitar Rp 510-620 juta)
  • Formula S liftback: baterai 76.744 kWh LFP standar (245 kW, 720 km CLTC), varian long-range 92.093 kWh (300 kW, 830-900 km CLTC), opsi AWD 490 kW
  • Formula S GT: dimensi 5025/1967/1483 mm, baterai 92.093 kWh LFP, RWD 300 kW dengan jarak 800-850 km, AWD 490 kW dengan jarak 730 km
  • FCB mengirimkan 29.613 unit pada Juli 2026 di pasar domestik China
  • Kedua model berpotensi dijual di luar China dengan badge Denza, sejalan dengan Denza Z sports car
  • Interior dilengkapi layar sentuh besar, head-up display, wireless charger, dan kursi sporty

Telset.id – BYD melalui merek Fang Cheng Bao (FCB) resmi membuka pre-order untuk dua model terbarunya, Formula S liftback dan Formula S GT station wagon, di China pada 20 Agustus 2026. Kedua mobil listrik ini dibanderol dengan harga antara 230.000 hingga 280.000 yuan (sekitar Rp 510-620 juta), dan peluncurannya bertepatan dengan ajang Chengdu Auto Show 2026 yang digelar sehari setelahnya.

Fang Cheng Bao sendiri awalnya diluncurkan sebagai merek off-road hardcore di bawah naungan BYD. Namun kini, brand tersebut mulai melebarkan sayapnya dengan menghadirkan lini mobil sport electric bernama “Formula S” untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih luas. Menurut data dari China EV DataTracker, Fang Cheng Bao berhasil mengirimkan 29.613 unit mobil secara domestik pada Juli 2026.

Keputusan FCB untuk merambah segmen sporty ini merupakan langkah strategis yang menarik. Pasalnya, selama ini identitas Fang Cheng Bao identik dengan kendaraan tangguh bergaya petualang. Dengan hadirnya Formula S, BYD tampaknya ingin menunjukkan fleksibilitas merek ini dalam menghadapi pasar yang dinamis. Di pasar global, kendaraan FCB saat ini dijual dengan badge Denza dan BYD.

Spesifikasi Fang Cheng Bao Formula S

Formula S hadir dalam dua varian bodi yang sama-sama menarik perhatian. Varian pertama adalah FCB Formula S liftback dengan desain four-door yang ramping. Mobil ini memiliki dimensi cukup besar, yakni 5060/1967/1483 mm dengan wheelbase 2.960 mm. Beberapa fitur eksterior yang menonjol antara lain headlamp berbentuk tetesan air mata, active air intake, LiDAR di atap, semi-hidden door handles, serta rear diffuser bergaya sporty.

Fang Cheng Bao Formula S liftback dengan desain sporty

Untuk varian standar, Formula S liftback dibekali baterai LFP berkapasitas 76.744 kWh yang menggerakkan satu e-motor bertenaga 245 kW (329 hp). Jarak tempuhnya mencapai 720 km dalam kondisi pengujian CLTC. Sementara itu, varian long-range menawarkan paket baterai LFP 92.093 kWh dengan e-motor 300 kW (402 hp), yang mampu menempuh jarak antara 830 hingga 900 km CLTC tergantung perlengkapan. Bagi yang menginginkan performa lebih, tersedia juga opsi dual-motor AWD dengan tenaga total 490 kW (657 hp).

Varian kedua adalah Formula S GT station wagon yang mengusung gaya desain serupa dengan liftback, namun menawarkan bagasi lebih luas dan tow hook bertenaga listrik. EV ini mampu menarik beban hingga 500 kg. Dimensinya sedikit lebih pendek, yakni 5025/1967/1483 mm. Varian GT hadir standar dengan baterai 92.093 kWh LFP. Untuk penggerak RWD dengan e-motor 300 kW, jarak tempuhnya mencapai 800-850 km CLTC. Adapun varian AWD 490 kW mampu melaju hingga 730 km dalam sekali pengisian daya.

Fang Cheng Bao Formula S GT station wagon

Kedua mobil ini berbagi desain interior yang serupa. Terdapat layar sentuh besar di dashboard, dengan gear shifter yang berada di belakang setir tiga jari-jari berbentuk double-D. Di bagian center tunnel tersedia wireless phone charger, deretan tombol fisik, dan sepasang cup holder. Fitur lain yang melengkapi kabin antara lain kursi depan bergaya sporty, LCD instrument cluster, dan head-up display.

Interior Fang Cheng Bao Formula S dengan layar sentuh besar

Potensi Pasar Global

Menarik untuk dicermati bahwa Formula S liftback dan Formula S GT wagon memiliki peluang besar untuk merambah pasar luar negeri. Hal ini sangat mungkin terjadi mengingat eksterior keduanya disebut-sebut sejalan dengan Denza Z sports car yang sebelumnya telah diperkenalkan ke pasar Inggris dalam ajang Goodwood. Jika benar, maka kedua model ini akan dijual secara internasional sebagai bagian dari merek Denza.

Strategi ini sebenarnya sudah menjadi pola yang umum dilakukan BYD. Beberapa produk FCB yang dijual di luar China memang menggunakan badge Denza, sementara di dalam negeri tetap memakai identitas Fang Cheng Bao. Dengan begitu, BYD bisa memaksimalkan penetrasi pasar tanpa harus membangun brand awareness dari nol di setiap negara.

Dari sisi waktu peluncuran, pre-order yang dibuka tepat sebelum Chengdu Auto Show 2026 ini tampaknya disengaja untuk membangun momentum. Pameran otomotif terbesar di China barat itu menjadi panggung yang sempurna untuk memamerkan produk baru sekaligus menarik perhatian media dan konsumen secara bersamaan.

Fang Cheng Bao sendiri terus menunjukkan pertumbuhan yang solid di pasar domestik. Pengiriman 29.613 unit pada Juli 2026 merupakan angka yang cukup impresif untuk merek yang relatif masih muda. Dengan tambahan lini Formula S, target penjualan FCB diharapkan bisa meningkat lebih signifikan lagi.

Bicara soal harga, banderol 230.000-280.000 yuan menempatkan Formula S di segmen menengah-atas pasar EV China. Dengan rentang harga tersebut, Formula S akan bersaing dengan sejumlah model listrik populer dari merek lain seperti Nio, Xpeng, dan Li Auto. Namun, keunggulan jarak tempuh hingga 900 km CLTC bisa menjadi nilai jual utama yang sulit ditandingi kompetitor di kelasnya.

Selain jarak tempuh, aspek teknologi juga menjadi daya tarik tersendiri. Kehadiran LiDAR di atap mengindikasikan bahwa Formula S akan dilengkapi dengan kemampuan advanced driver assistance systems (ADAS) yang mumpuni. Fitur ini semakin penting di pasar China yang kompetitif, di mana konsumen semakin cerdas dalam memilih kendaraan listrik.

Dari perspektif desain, Formula S menawarkan bahasa styling yang berbeda dari lini FCB sebelumnya. Jika Ti 7 dan Ti 9 mengusung desain SUV yang gagah, maka Formula S tampil lebih aerodinamis dan futuristik. Perpaduan antara liftback dan station wagon ini juga memberikan pilihan yang lebih variatif bagi konsumen yang menginginkan kepraktisan tanpa mengorbankan gaya.

BYD juga tampaknya serius dalam urusan efisiensi. Penggunaan baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) pada kedua varian menunjukkan komitmen terhadap keselamatan dan durabilitas. Teknologi LFP memang dikenal lebih aman dan memiliki siklus hidup lebih panjang dibandingkan baterai NMC, meskipun kepadatan energinya sedikit lebih rendah.

Untuk pasar Indonesia, kehadiran Formula S masih menjadi tanda tanya besar. BYD sendiri sudah resmi masuk pasar Tanah Air dengan sejumlah model. Namun, belum ada konfirmasi apakah Fang Cheng Bao akan dibawa ke Indonesia atau tidak. Mengingat tren SUV dan MPV yang masih dominan di dalam negeri, mungkin butuh waktu sebelum station wagon atau liftback sporty seperti ini diminati konsumen lokal.

Kendati demikian, perkembangan BYD Fang Cheng Bao Ti 9 yang merupakan SUV PHEV 6 kursi menunjukkan bahwa merek ini serius membangun portofolio produk yang beragam. Begitu pula dengan BYD Shark 6 yang baru masuk China dengan top speed 180 km/jam. Semakin banyak varian yang dirilis, semakin besar peluang salah satunya masuk ke pasar Asia Tenggara.

Kesimpulannya, langkah Fang Cheng Bao membuka pre-order Formula S ini merupakan sinyal kuat bahwa BYD tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga pada diversifikasi segmen. Dengan kombinasi desain sporty, jarak tempuh panjang, dan harga kompetitif, Formula S berpotensi menjadi game changer di segmen EV premium China. Tinggal menunggu respons pasar dan apakah model ini akan diekspor ke luar China dalam waktu dekat.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.