Telset.id – Geely Auto resmi mengumumkan rencana masuk ke pasar Kanada pada 2027. Merek utama dari Geely Auto Group ini mulai membangun operasi Kanada dan merekrut jaringan dealer, dengan penjualan kendaraan pertama dijadwalkan tahun depan. Namun, tidak ada satu pun model, harga, maupun lokasi dealer yang disebutkan. Geely hanya meluncurkan situs resmi geely.ca dan menjanjikan detail lebih lengkap mendekati peluncuran.
Rencana ini menandai langkah pertama merek Geely ke Amerika Utara. Sebelumnya, kendaraan Geely sudah lama melintas di jalanan Kanada, tetapi selalu di bawah merek asal Swedia dan Inggris. Induk perusahaan, Zhejiang Geely Holding, menguasai Volvo Cars, Polestar, dan Lotus. Kali ini, nama Geely sendiri yang akan tampil di ruang pamer.
Managing Director Geely Auto Canada, Bryan Wu, menyebut pihaknya masuk dengan “komitmen jangka panjang”. Ia menambahkan bahwa “kepercayaan dibangun seiring waktu, dan kami berkomitmen meraihnya di sini”. Perusahaan mengklaim sedang membangun jaringan ritel dan layanan bersama “mitra terpercaya dan berpengalaman yang memahami komunitas lokal”. Pola ini mengarah pada model dealer waralaba tradisional, bukan penjualan langsung ala Tesla.
Skala Geely dan Portofolio Global
Geely Auto Group bukan pemain kecil. Sepanjang 2025, grup ini menjual lebih dari 3,02 juta unit, termasuk hampir 1,69 juta kendaraan terelektrifikasi (BEV dan plug-in hybrid). Hingga September 2026, penjualan sudah menembus 2,23 juta unit. Grup ini menaungi tiga merek: Geely, Zeekr, dan Lynk & Co.
Catatan ekspor juga melesat. Total ekspor luar negeri Geely Auto mencapai lebih dari 797.000 unit, naik 169 persen secara year-on-year. Pada September 2026 saja, ekspor merek ini melampaui 106.000 unit, menandai bulan keempat berturut-turut di atas 100.000 unit. Ekspor kendaraan energi baru pada September menembus 73.000 unit, melonjak 403 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Untuk pasar ekspor seperti Australia dan Inggris, Geely mengandalkan EX5 electric SUV (Galaxy E5 di Tiongkok) dan Starray EM-i plug-in hybrid. Keduanya kandidat kuat untuk Kanada, meski Geely Auto Canada belum mengonfirmasi apa pun. Perlu dicatat, keterangan mengenai model yang akan dibawa berbeda-beda di antara pengumuman resmi dan laporan industri.
Baca Juga:
Kuota 6,1 Persen dan Persaingan Merek Tiongkok
Timing Geely bukan kebetulan. Pada Januari, Kanada memutuskan keluar dari kebijakan Amerika Serikat dan memangkas tarif 100 persen untuk EV Tiongkok sebagai bagian dari kesepakatan dengan Beijing yang juga menurunkan tarif Tiongkok atas canola Kanada. Kesepakatan itu menciptakan kuota 49.000 EV buatan Tiongkok per tahun dengan tarif most-favoured-nation 6,1 persen, efektif 1 Maret. Di luar kuota tersebut, tarif 100 persen tetap berlaku.
Kuota itu bahkan belum terisi penuh. Global Affairs Canada mendistribusikan izin dalam dua periode enam bulan dengan sistem first-come, first-served, dan hanya untuk produsen EV atau agen Kanada mereka. Permintaan pada periode pertama di bawah target, sehingga 8.897 unit yang tidak terpakai digulirkan. Alhasil, periode berjalan hingga 28 Februari 2027 menyediakan 33.397 unit. Dengan timeline 2027, kendaraan pertama Geely kemungkinan besar masuk pada tahun kuota kedua.
Geely tidak sendirian. BYD merencanakan 20 dealer di Kanada, dimulai dari Toronto. Pada Juni, Duta Besar Tiongkok untuk Kanada menyatakan Lotus EV pertama yang diproduksi di Tiongkok oleh Geely Holding akan tiba di bawah kesepakatan tersebut pada Juli. Chery juga menyatakan akan membawa merek Jaecoo dan Omoda ke Kanada tahun ini, sementara Dongfeng sedang mensertifikasi dua model untuk pasar Kanada dengan kemungkinan masuk tahun depan.
Bagi Geely, Kanada adalah satu-satunya pintu masuk ke Amerika Utara. Aturan Washington soal teknologi kendaraan terkoneksi asal Tiongkok telah menutup akses Polestar milik Geely ke pasar AS, dan merek Tiongkok yang menjual mobil rakitan Tiongkok tidak punya jalur ke sana. Kanada pun menjadi uji kasus bagaimana merek Tiongkok bersaing di pasar Amerika Utara dengan dealer sungguhan, musim dingin sungguhan, dan kompetisi nyata dari GM, Ford, Toyota, serta Tesla.
Di sisi produk, Geely EX2 dan EX5 menjadi kandidat yang paling sering disebut. EX2 adalah mobil subkompak empat pintu yang saat ini menjadi mobil terlaris di Tiongkok. Harganya sekitar 20.000 dolar AS di pasar luar Tiongkok, sementara EX5 sekitar 35.000 dolar AS. Keduanya termasuk EV termurah Geely dan menyasar segmen yang lebih terjangkau. Versi berkamuflase ringan dari kedua model ini sempat terlihat di jalanan Kanada tak lama setelah Perdana Menteri Carney mengumumkan kesepakatan dengan Tiongkok.
Salah satu pertimbangan Kanada membuka pintu bagi EV Tiongkok adalah mendorong pengemudi beralih ke kendaraan terjangkau. Pasar Kanada cenderung menyukai mobil kecil dan murah dibanding tetangganya di selatan. Dalam pengujian, EX2 dinilai terasa rapi dan lapang untuk ukuran mobil kecil dan murah, sementara EX5 juga kuat di segmen EV hemat. Keduanya berpotensi bersaing, meski Geely belum mengumumkan lini produk resminya.
Strategi merek Tiongkok di Kanada juga menyentuh sisi teknologi. Geely terus mengembangkan ekosistem pengisian daya berkecepatan tinggi lewat teknologi charging yang diklaim mampu memulihkan baterai dalam waktu singkat. Perusahaan juga memperluas kemitraan strategis, termasuk langkah standar swap baterai yang tengah dibangun bersama mitra industri. Selain itu, Geely menyiapkan model performa tinggi seperti Battleship 700 untuk memperkuat citra teknisnya di pasar global.
Mengumumkan masuk pasar setahun atau lebih sebelum peluncuran tanpa menyebut produk memang terasa janggal. Namun, Geely butuh dealer sebelum butuh mobil, dan grup dealer terbaik di Kanada sedang didekati banyak merek Tiongkok saat ini. Menancapkan bendera lebih awal menjadi penting. Yang tersisa kini adalah pertanyaan yang sama bagi calon pembeli Kanada: model apa yang benar-benar akan dijual Geely di sana, dan dengan harga berapa.
[INFO]
Judul: Geely Masuk Kanada 2027, Ekspansi Pertama di Amerika Utara
Jumlah kata: ~1000 kata
Sudut pandang: Data > Timing
Sumber: Electrek, CarNewsChina, InsideEVs





Komentar
Belum ada komentar.