Hyundai Ioniq 3 Standar Resmi Meluncur, Lebih Praktis dan Fungsional

Hyundai Ioniq 3 Standar Resmi Meluncur, Lebih Praktis dan Fungsional

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Hyundai resmi meluncurkan versi standar Ioniq 3 yang dirancang untuk pengguna sehari-hari, setelah sebelumnya hanya memperkenalkan varian N Line yang agresif pada April 2026. Model ini menghadirkan desain yang lebih bersih, fungsional, dan ramah untuk mobilitas urban.

Pabrikan asal Korea Selatan ini menyebut Ioniq 3 standar sebagai “Aero Hatch,” perpaduan antara hatchback tradisional, fastback, dan crossover yang sedikit ditinggikan. Pendekatan ini menghilangkan tampilan khas mobil balap dan menggantinya dengan gaya yang lebih praktis.

Pada bagian depan, bukaan hitam besar dari varian sport sudah tidak ada. Sebagai gantinya, Hyundai menyematkan garis bodi yang lebih halus dan sistem active air intake untuk mengatur pendinginan. Pencahayaan khas tetap dipertahankan dengan lampu LED terpisah dan desain empat titik yang tertanam di gril depan ramping.

Di bagian samping, kaca spion kini menggunakan warna senada dengan bodi, menggantikan aksen hitam mengilap pada N Line. Pembeli dapat memilih velg dari ukuran 16 inci hingga 18 inci, lebih kecil dari velg 19 inci di varian performa tinggi.

Bagian belakang juga mengalami penyesuaian dengan spoiler atap yang lebih kecil di atas kaca belakang ganda. Desainer Hyundai juga merapikan bumper belakang dengan diffuser halus tanpa sirip aerodinamis tajam.

Di dalam kabin, perubahan paling mencolok adalah palet warna yang lebih terang dan cerah, menggantikan tema hitam dan merah dari trim performa. Tata letak kabin berfokus pada kenyamanan interior dengan material berkualitas tinggi, menciptakan suasana santai untuk penggunaan sehari-hari.

Ioniq 3 menjadi model Hyundai pertama di Eropa yang menggunakan platform infotainment berbasis Android terbaru bernama Pleos Connect. Software ini sebelumnya muncul di sedan mewah Grandeur di Korea Selatan. Tergantung trim, pembeli mendapatkan layar sentuh 12,9 inci atau 14,6 inci, serta kluster instrumen digital tipis di belakang kemudi.

Toko aplikasi khusus akan diluncurkan dengan 30 program pihak ketiga, dan akan terus bertambah. Sistem kontrol suara Gleo AI juga disematkan untuk mengelola fungsi kendaraan menggunakan percakapan alami.

Dari segi performa, Ioniq 3 menggunakan varian 400V dari platform modular E-GMP, arsitektur yang sama dengan Kia EV3 dan Kia EV4. Insinyur Hyundai mengkalibrasi sasis, suspensi, dan pengiriman daya agar sesuai dengan jalan, kebiasaan mengemudi, dan jaringan pengisian daya di Eropa.

Hyundai akan menawarkan dua varian dengan satu motor listrik. Varian entry-level memiliki baterai 42,2 kWh dengan motor 144 hp (108 kW), memberikan jarak tempuh resmi 344 km. Varian Long Range menggunakan baterai 61 kWh dengan jarak tempuh 496 km, namun motor listriknya sedikit lebih kecil yaitu 133 hp (100 kW) untuk memaksimalkan efisiensi energi.

Harga ritel resmi untuk pasar Eropa belum diumumkan. Produksi akan dilakukan di fasilitas Hyundai di Izmit, Turki, dengan pengiriman dimulai pada kuartal ketiga 2026. Varian N dual-motor dengan konfigurasi sasis unik masih sangat mungkin untuk diluncurkan di masa depan.

Bagi penggemar teknologi, Ioniq 3 adalah bukti komitmen Hyundai pada inovasi. Sementara itu, Fitur Terbaru untuk mobil listrik N masa depan juga sedang disiapkan. Selain itu, Hyundai bersama Kia juga menciptakan Teknologi Sterilisasi kabin pertama di dunia.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.