Telset.id – Hyundai resmi membuka pemesanan Staria Electric di pasar Eropa setelah sebelumnya diperkenalkan di Brussels Motor Show pada Januari lalu. Van listrik yang diklaim lebih besar dari Kia PV5 dan Volkswagen ID. Buzz ini ditawarkan dengan harga mulai €57.450 atau sekitar Rp 1,1 miliar di Jerman, dan mampu menampung hingga sembilan penumpang.
Staria Electric merupakan versi elektrifikasi dari model bermesin bensin yang sudah dijual di Eropa, Korea Selatan, dan berbagai pasar global lainnya. Hyundai memulai peluncuran kendaraan ini di Korea pada awal tahun sebelum akhirnya membuka gerai pemesanan di benua Eropa.
Dimensi Lebih Besar dari IONIQ 9
Dari segi ukuran, Staria Electric memiliki panjang 5.253 mm, lebar 1.997 mm, dan tinggi 1.990 mm dengan jarak sumbu roda 3.273 mm. Artinya, van listrik ini sekitar 200 mm lebih panjang dibandingkan Hyundai IONIQ 9 yang merupakan SUV tiga baris andalan merek asal Korea tersebut.
Secara visual, Staria Electric memang terlihat mirip dengan versi bensinnya. Namun, ada beberapa elemen khas kendaraan listrik yang membedakannya, seperti grille tertutup dan light bar yang membentang penuh di bagian depan.

Desain lantai datar dan tata ruang terbuka membuat interior Staria Electric terasa lapang. Hyundai menyediakan konfigurasi kursi 7 dan 9 penumpang. Untuk varian 9 penumpang, kapasitas bagasi mencapai 1.303 liter, ditambah ruang penyimpanan depan (frunk) sebesar 24 liter.
Dengan pintu geser dan kursi yang bisa dilipat, Hyundai menyebut van listrik ini cocok untuk keluarga besar atau perjalanan bersama teman-teman.
Teknologi dan Fitur Interior
Di bagian dalam, Staria Electric mengusung tema desain terbaru Hyundai yang disebut “Inside-Out”. Kabinnya dilengkapi dengan sistem hiburan connected car Navigation Cockpit (ccNC) terkini, yang mencakup layar instrumen 12,3 inci dan layar infotainment 12,3 inci dengan dukungan Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel.

Performa Staria Electric ditopang oleh baterai berkapasitas 84 kWh dan motor listrik 160 kW (218 hp) yang dipasang di bagian depan. Berdasarkan pengujian WLTP, van listrik ini mampu menempuh jarak hingga 430 km dalam sekali pengisian daya.
Keunggulan lain datang dari arsitektur kelistrikan 800V yang memungkinkan pengisian daya cepat. Baterai Staria EV dapat diisi dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 20 menit di stasiun pengisian DC fast-charging 350 kW.
Hyundai juga membekali Staria Electric dengan fitur vehicle-to-load (V2L). Dengan fitur ini, mobil bisa difungsikan sebagai power bank mobile untuk menyalakan peralatan berkemah, pembuat kopi, perkakas, atau perangkat elektronik eksternal lainnya.
Varian dan Harga di Jerman
Hyundai menawarkan Staria Electric dalam beberapa varian di Jerman. Varian dasar Trend 9 penumpang dibanderol mulai €57.450 (sekitar $66.500). Hyundai juga menyediakan opsi sewa mulai €489 (sekitar $570) per bulan.

Untuk upgrade ke varian Prime 9 penumpang, konsumen harus merogoh kocek €63.350 (sekitar $73.500). Varian ini menambahkan sejumlah fitur seperti pintu geser elektrik di kedua sisi, tailgate elektrik, jendela geser dan sunshade di baris ke-2 dan ke-3, Highway Assistant 1.5, monitor untuk blind spot assistant, serta soket 230V.
Sementara itu, varian tertinggi Calligraphy 7 penumpang dibanderol mulai €66.950 (sekitar $77.800). Varian ini hadir dengan elemen desain eksklusif Calligraphy, headlight LED proyeksi penuh, ambient lighting multicolor, sistem audio premium BOSE, Passenger View dan Talk Mode, jok berbahan kulit Nappa, serta dua kursi nyaman individual di baris kedua dengan fungsi relaksasi, pemanas, dan ventilasi.
Bersamaan dengan pembukaan pemesanan Staria Electric, Hyundai juga membuka order untuk IONIQ 3, EV kompak pertama dari lini IONIQ. Model ini dibanderol mulai €28.950 (sekitar $33.000) dengan opsi sewa mulai €209 (sekitar $240) per bulan. Informasi lebih lengkap soal hatchback listrik ini bisa disimak pada artikel Hyundai Buka Pemesanan IONIQ 3.
Baca Juga:
Peluang Masuk Pasar AS?
Pertanyaan yang kerap muncul adalah apakah Hyundai akan membawa Staria Electric atau IONIQ 3 ke pasar Amerika Serikat. Jawabannya, kemungkinan besar tidak dalam waktu dekat. Hyundai saat ini tidak menawarkan Staria versi bensin di AS, dan IONIQ 3 dirancang serta dibangun khusus untuk pasar Eropa.
Kendati demikian, Hyundai tetap memasarkan IONIQ 9 tiga baris dan IONIQ 5 yang lebih kecil di pasar AS. Bicara soal ketahanan baterai, Hyundai sendiri telah membuktikan kualitasnya lewat IONIQ 5 yang paling awet dalam studi terhadap 500 ribu baterai EV. Hyundai juga terus mengembangkan teknologi baterai masa depan seperti baterai sodium-ion yang telah lolos uji keamanan.
Dengan kehadiran Staria Electric di Eropa, Hyundai memperkuat posisinya di segmen kendaraan listrik komersial dan keluarga. Van listrik ini menjadi pilihan menarik bagi konsumen Eropa yang membutuhkan kendaraan besar dengan emisi nol, kapasitas penumpang hingga sembilan orang, serta teknologi pengisian daya cepat 800V.




Komentar
Belum ada komentar.