📑 Daftar Isi

Motor listrik LiveWire S4 Honcho Street dengan bodi ramping warna cerah

LiveWire, Motor Listrik Harley-Davidson, Terancam Bangkrut

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • LiveWire ragu mampu bertahan sebagai going concern, saham anjlok 40 persen
  • Pendapatan Q3 naik 38 persen ke 7,9 juta dolar AS, tapi rugi bersih 18,6 juta dolar AS
  • Kas menyusut dari 82,8 juta ke 39,9 juta dolar AS per 30 September 2026
  • Panduan 2026 ditarik, komite restrukturisasi dibentuk untuk cari investor atau penjualan
  • Harapan bertumpu pada S4 Honcho di bawah 5.000 dolar AS dan panggung EICMA Milan

Telset.id – LiveWire, produsen motor listrik yang lahir dari rahim Harley-Davidson, mengeluarkan peringatan serius soal masa depan finansialnya. Perusahaan menyatakan keraguan substansial atas kemampuannya untuk terus beroperasi sebagai entitas yang berkelanjutan (going concern). Pengumuman ini langsung mengguncang pasar: saham LiveWire anjlok lebih dari 40 persen pada Kamis pagi, bersamaan dengan ditariknya panduan keuangan (guidance) sepanjang tahun.

Peringatan itu muncul meski ada sinyal perbaikan penjualan. LiveWire melaporkan kenaikan pendapatan kuartal ketiga sebesar 38 persen menjadi 7,9 juta dolar AS, serta lonjakan penjualan unit motor sebesar 21 persen. Namun di sisi lain, perusahaan tetap membakar uang tunai dengan cepat. LiveWire mencatat kerugian bersih 18,6 juta dolar AS pada kuartal tersebut.

Yang lebih mengkhawatirkan, kas perusahaan menyusut drastis. Cadangan kas LiveWire turun dari 82,8 juta dolar AS pada akhir 2025 menjadi hanya 39,9 juta dolar AS per 30 September 2026. Kondisi ini memaksa perusahaan membentuk komite restrukturisasi khusus untuk menjajaki berbagai opsi pembiayaan, kemitraan strategis, investasi, hingga kemungkinan penjualan. LiveWire juga menarik proyeksi sebelumnya yang memperkirakan kerugian operasional 70 juta hingga 80 juta dolar AS sepanjang 2026.

Taruhan Besar di S4 Honcho

Peringatan finansial ini datang di momen yang sangat krusial. LiveWire sedang bersiap meluncurkan motor listriknya yang paling terjangkau sejauh ini, yakni seri LiveWire S4 Honcho. Lini ini menandai pergeseran besar dari motor listrik premium yang selama ini menjadi fokus perusahaan, dengan menghadirkan model yang lebih kecil, lebih ringan, dan jauh lebih terjangkau.

Seri S4 Honcho dirancang untuk menarik audiens pengendara yang jauh lebih luas, dengan harga awal di bawah 5.000 dolar AS. Harga yang lebih rendah berpotensi mendongkrak volume penjualan LiveWire secara dramatis, terutama saat perusahaan berupaya keluar dari pasar motor listrik berharga tinggi yang relatif kecil. Lini Honcho juga diharapkan menurunkan hambatan masuk bagi pengendara baru, lewat motor listrik yang mudah didekati karena menghilangkan kerumitan kopling dan perpindahan gigi.

Motor listrik LiveWire S4 Honcho Street yang jadi harapan baru perusahaan

LiveWire juga bersiap memamerkan perkembangan terbarunya di ajang EICMA di Milan pekan depan. Di sana perusahaan diperkirakan menampilkan model-model baru dan memperluas lini motor listrik yang akan datang. Namun pertanyaan besarnya: apakah motor-motor baru itu bisa hadir cukup cepat untuk membalikkan kondisi finansial perusahaan? Jawabannya masih tanda tanya.

Ironi Sang Perintis

Kabar ini jelas menyayat. Jika ada satu pabrikan motor legacy yang layak sukses di ruang motor listrik, itu adalah Harley-Davidson. Perusahaan ini menanggapi motor listrik dengan serius ketika sebagian besar pesaing besarnya masih berpura-pura teknologi itu tidak ada.

Harley-Davidson tidak sekadar mencelupkan kaki ke motor listrik. Mereka menyelam langsung. Perusahaan mengembangkan motor listrik LiveWire pertama lebih dari satu dekade lalu dan akhirnya membawa motor produksi yang mendapat banyak pujian ke pasar pada 2019. Artinya, Harley-Davidson sudah punya motor listrik yang benar-benar mengesankan di jalan sebelum COVID menjadi wacana, sementara sebagian besar kompetitornya baru sekarang mulai merilis produk listrik serius pertama mereka.

Itulah yang membuat situasi ini begitu frustrasi. Harley-Davidson sudah mengerjakan bagian tersulitnya: berinvestasi lebih awal, mengembangkan teknologi mumpuni, menuai ulasan positif, dan membuktikan bahwa motor listrik bisa menjadi mesin premium yang mendebarkan. Namun membangun motor yang hebat dan membangun bisnis motor listrik yang menguntungkan ternyata dua tantangan yang sangat berbeda.

Timing-nya pun terasa amat disayangkan. Seri S4 Honcho yang akan datang bisa jadi justru yang dibutuhkan perusahaan. Motor listrik yang lebih kecil dan jauh lebih terjangkau ini berpotensi membuka LiveWire bagi audiens muda yang tidak punya 15.000 dolar AS untuk motor flagship, tetapi tetap ingin sesuatu yang menyenangkan, bergaya, dan elektrik seharga 5.000 dolar AS. Dalam banyak hal, audiens itu tampak lebih cocok dengan branding dan etos LiveWire dibanding pasar motor premium yang selama bertahun-tahun dikejar perusahaan.

Sejarah panjang Harley-Davidson di dunia elektrifikasi juga tercatat lewat sejumlah langkah lain, termasuk ketika sepeda listrik Harley-Davidson sempat menjadi bagian dari ekspansi merek di segmen kendaraan elektrik. Langkah seperti ini menunjukkan bahwa pabrikan asal Milwaukee itu memang serius menjajaki berbagai bentuk mobilitas listrik, bukan sekadar ikut-ikutan tren.

Motor listrik LiveWire yang menjadi lini elektrifikasi Harley-Davidson

Kini, setelah lebih dari satu dekade membantu menyeret industri motor legacy ke era listrik, akan sangat disayangkan bila LiveWire justru tersandung tepat ketika babak paling menjanjikannya hendak dimulai. Peringatan going concern ini menjadi pengingat pahit bahwa inovasi produk dan kesehatan finansial tidak selalu berjalan seiring.

Bagi LiveWire, beberapa bulan ke depan akan menentukan. Komite restrukturisasi yang baru dibentuk harus menemukan solusi pembiayaan atau mitra strategis, sementara peluncuran S4 Honcho dan panggung EICMA menjadi ujian apakah strategi produk yang lebih terjangkau mampu mengubah arah perusahaan. Fakta yang ada saat ini hanya satu: kas menipis, kerugian berlanjut, dan panduan tahunan telah ditarik.

[ META_DESCRIPTION]
LiveWire, produsen motor listrik Harley-Davidson, ragu mampu bertahan hidup. Saham anjlok 40 persen dan panduan 2026 ditarik di tengah kas menipis.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.