Telset.id – Baterai mobil listrik tetap kehilangan daya meski kendaraan diparkir dan tidak digunakan. Tesla Model 3, misalnya, bisa kehilangan sekitar 1 persen daya per hari, tergantung pengaturan dan kondisi. Bagi pemilik yang meninggalkan kendaraan di bandara selama sepekan atau lebih, penurunan ini membuat persentase baterai menyusut padahal odometer tidak bergerak sama sekali.
Kehilangan daya saat parkir bukan sekadar soal sel lithium-ion. Sel memang bisa kehilangan muatan secara alami melalui oksidasi elektrolit dan reduksi lewat proses bernama self-discharge. Namun jumlahnya kecil dibandingkan konsumsi listrik saat berkendara. Kerugian yang lebih besar datang dari sistem yang tetap beroperasi setelah pintu dikunci.
Dampaknya biasanya tidak terasa selama akhir pekan. Tetapi jika mobil listrik dibiarkan tanpa dicolok selama beberapa minggu, kerugian-kerugian kecil itu mulai terakumulasi. Inilah yang perlu dipahami pemilik kendaraan listrik, terutama ketika meninggalkan mobil dalam waktu lama.

Mobil Listrik Tetap Bekerja Saat Parkir
Kendaraan yang terkunci tidak otomatis mematikan seluruh sistem kelistrikan. Battery management system secara berkala memeriksa kondisi baterai, dan baterai tegangan tinggi kadang diminta mengisi ulang baterai tegangan rendah yang lebih kecil untuk kunci, komputer, dan elektronik lain. Tesla menyatakan Model 3 yang diparkir rutin melakukan pemeriksaan sistem dan perawatan baterai yang diperlukan. Rivian juga mengonfirmasi R1T menggunakan baterai tegangan tinggi untuk memelihara baterai 12V-nya.
Selain itu ada teknologi kenyamanan. Layanan terhubung mencakup kemampuan memeriksa status kendaraan, menyalakan kontrol iklim, atau menyiapkan kabin sebelum pengemudi masuk. Tesla secara eksplisit menyebut permintaan lewat aplikasi, fungsi iklim, dan infotainment sebagai sumber konsumsi daya saat parkir. Aplikasi pihak ketiga yang berulang kali membangunkan kendaraan yang sedang tidur bisa menambah pengurasan.
Jika pendinginan kabin diaktifkan selama cuaca panas, proses itu tidak berjalan gratis. Di sinilah Slate, pickup listrik dengan fitur minimalis, berpotensi memiliki keunggulan karena lebih sedikit fitur terhubung yang harus tetap berjalan saat parkir, meski konsumsi baterainya belum diuji.
Cuaca dingin memperumit situasi. Estimasi jangkauan bisa menurun seiring fluktuasi suhu baterai, bahkan jika kendaraan tidak memakai listrik dalam jumlah setara. Pemilik Model 3 dapat menggunakan tab Park di aplikasi Energy untuk melihat berapa banyak energi yang dikonsumsi mobil saat parkir. Informasi ini lebih berguna daripada sekadar mengamati pergerakan estimasi jangkauan.
Baca Juga:
Fitur Tambahan dan Besaran Daya yang Hilang
Fitur opsional bisa membuat perbedaan terbesar. Sentry Mode milik Tesla memakai kamera dan sensor untuk mengawasi aktivitas mencurigakan, sementara Gear Guard Motion Cam milik Rivian dapat merekam aktivitas di sekitar kendaraan yang diparkir. Kompromi ini wajar di tempat parkir yang tidak dikenal, tetapi pengawasan elektronik tetap membutuhkan daya.

Lalu berapa banyak daya yang bisa hilang? Manual Tesla Model 3 menyebut baterai dapat kehilangan sekitar 1 persen per hari, tergantung pengaturan dan kondisi. Recurrent melaporkan Tesla yang dalam kondisi tidur bisa kehilangan hanya 0,1 hingga 0,3 persen per hari, sementara yang menjalankan fitur boros energi bisa kehilangan beberapa persen setiap hari. Angka-angka ini mencerminkan kondisi berbeda, sehingga tidak ada yang bisa dijadikan patokan pasti.
Ukuran baterai juga penting. Kehilangan 0,5 kWh, misalnya, setara sekitar 1,2 persen dari baterai 42kWh dan 0,6 persen dari baterai 80kWh. Artinya, pengurasan yang sama lebih terasa pada mobil listrik kota berukuran kecil. Perhitungan ini membantu pemilik memahami mengapa persentase baterai bisa turun lebih cepat pada kendaraan dengan kapasitas lebih kecil.

Untuk mengantisipasi hal ini, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Jika akan meninggalkan mobil dalam waktu lama, matikan pengawasan dan kontrol iklim yang tidak diperlukan, batasi aplikasi yang berulang kali membangunkan kendaraan, dan pastikan daya cukup untuk kembali. Tesla merekomendasikan agar Model 3 tetap dicolok saat tidak digunakan, terutama selama beberapa minggu, dan menjaga muatan sekitar 50 persen untuk penyimpanan jangka panjang.
Bagi pemilik yang terbiasa memantau kendaraan lewat aplikasi, penting untuk menyadari bahwa setiap permintaan dapat membangunkan sistem. Kebiasaan mengecek status mobil secara berkala, meski terasa praktis, turut berkontribusi pada konsumsi daya saat parkir. Sama seperti fitur pengaturan feed di platform digital yang menuntut pengguna mengatur sendiri preferensinya, pengelolaan daya mobil listrik juga menuntut kesadaran akan fitur mana yang benar-benar dibutuhkan saat kendaraan ditinggal.
Perilaku pengurasan daya saat parkir ini menegaskan bahwa mobil listrik modern bukan perangkat yang sepenuhnya mati ketika kunci diputar. Sistem pemantauan baterai, layanan terhubung, dan fitur keamanan elektronik terus bekerja di belakang layar. Memahami faktor-faktornya memungkinkan pemilik mengambil keputusan yang lebih tepat, mulai dari mematikan fitur yang tidak perlu hingga menjaga level muatan sebelum meninggalkan kendaraan dalam waktu lama.





Komentar
Belum ada komentar.