Seorang pengemudi mengisi daya mobil listrik di stasiun pengisian cepat dengan latar belakang jalan raya

Perbaikan Kualitas Pengisian Daya Mobil Listrik di AS Meningkat Drastis

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Kualitas pengisian daya cepat EV di AS meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir
  • Pengalaman perjalanan darat 600 mil ke Montreal menunjukkan pengisian daya hampir sempurna
  • Pada 2023, pengalaman pengisian daya sangat buruk dengan banyak kerusakan dan masalah teknis
  • Jumlah pengisi daya cepat DC meningkat lebih dari dua kali lipat sejak Juli 2023
  • Keandalan meningkat dari 85 menjadi pertengahan 90-an berdasarkan indeks Paren
  • Jaringan Tesla kini dapat diakses oleh pengemudi non-Tesla
  • Persaingan antar penyedia jaringan mendorong perbaikan kualitas layanan
  • Meskipun masih ada celah, tren perbaikan sangat jelas dan berkelanjutan

Telset.id – Kualitas pengisian daya cepat untuk mobil listrik di Amerika Serikat mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pengalaman nyata dari perjalanan darat baru-baru ini menunjukkan bahwa infrastruktur pengisian daya kini jauh lebih andal dibandingkan tahun 2023, mengubah persepsi negatif yang selama ini menghantui calon pembeli EV.

Dalam sebuah survei yang dilakukan AAA tahun lalu, lebih dari setengah calon pembeli EV menyatakan bahwa infrastruktur pengisian daya publik menjadi kekhawatiran utama mereka. Kekhawatiran tersebut memang beralasan mengingat pengalaman pengisian daya cepat EV di masa lalu yang kurang memuaskan. Namun, situasi kini berubah drastis. Sebuah perjalanan darat sejauh lebih dari 600 mil ke Montreal baru-baru ini membuktikan bahwa kualitas pengisian daya telah meningkat secara luar biasa.

Perjalanan tersebut menggunakan Audi e-tron dengan jangkauan sekitar 220 mil per pengisian daya. Meskipun memiliki jangkauan yang lebih pendek dibandingkan Kia EV9 yang seharusnya digunakan, Audi e-tron mampu menangani perjalanan dengan sangat baik. Aplikasi A Better Route Planner (ABRP) digunakan untuk mengoptimalkan pemberhentian pengisian daya dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti angin, suhu, spesifikasi kendaraan, dan degradasi baterai.

Pemberhentian pertama dilakukan di pengisi daya Rivian dekat Lebanon, New Hampshire. Pengalaman di sana sangat memuaskan dengan enam pengisi daya 300-kilowatt yang semuanya berfungsi, tanpa antrean, dan banyak pilihan makanan. Pengisi daya tersebut menerima kartu kredit dan memberikan daya lebih dari 140 kilowatt, mendekati kapasitas maksimum Audi e-tron. Satu-satunya kendala terjadi di stasiun Circuit Électrique di luar Montreal, di mana pembaca kartu tidak berfungsi sehingga harus mengunduh aplikasi dan mengisi saldo sebesar 20 dolar Kanada. Setiap sesi pengisian daya berlangsung sekitar 20 menit dan digabungkan dengan waktu istirahat makan siang.

Situasi ini sangat kontras dengan pengalaman tiga tahun lalu. Perjalanan ke Maine pada musim panas 2023 dengan mobil yang sama menjadi pengalaman yang menyebalkan. Pengisi daya pertama rusak setelah digunakan, memaksa pengguna untuk pindah ke stall lain. Pengisi daya pertama tidak pernah mengakhiri sesi dengan mobil, sehingga pengisi daya kedua tidak bisa dimulai tanpa menghubungi layanan pelanggan. Di pemberhentian lain, aplikasi jaringan pengisian daya melaporkan dua steker berfungsi dari empat, tetapi hanya satu yang benar-benar berfungsi. Total, pengemudi harus menghubungi layanan pelanggan sebanyak tiga kali dalam perjalanan sekitar tujuh jam.

Data menunjukkan perbaikan yang signifikan. Pada Juli 2023, Amerika Serikat memiliki sekitar 32.000 pengisi daya cepat DC, menurut Joint Office of Energy and Transportation. Saat itu, banyak pengisi daya tersebut terbatas untuk pengemudi Tesla. Kini, jumlah pengisi daya cepat DC telah meningkat menjadi lebih dari dua kali lipat. Keandalan juga meningkat hampir 10 poin, dari 85 menjadi pertengahan 90-an, berdasarkan indeks keandalan Paren yang mencakup metrik seperti sesi pengisian daya yang berhasil dan waktu henti stasiun.

Sebuah grafik menunjukkan peningkatan jumlah pengisi daya cepat DC di Amerika Serikat

Jaringan Tesla tetap dominan, tetapi jaringan lain berkembang pesat. Persaingan ini telah membantu meningkatkan pengalaman pengisian daya secara keseluruhan. Meskipun masih ada celah dalam jaringan dan pengisi daya EV masih bisa rusak, lebih banyak pengisi daya ditambahkan setiap bulan dan yang rusak diperbaiki lebih cepat dibandingkan masa lalu.

Perbaikan infrastruktur pengisian daya ini menjadi kabar baik bagi calon pembeli EV yang selama ini ragu. Dengan kualitas yang semakin andal dan jumlah yang terus bertambah, kekhawatiran tentang infrastruktur pengisian daya publik perlahan mulai teratasi. Perkembangan ini juga didorong oleh persaingan ketat antar penyedia jaringan pengisian daya.

Jaringan Tesla yang kini dapat diakses oleh pengemudi non-Tesla menjadi salah satu faktor kunci. Tesla mengumumkan rencana untuk membuka jaringannya pada tahun 2023, tetapi butuh waktu lebih dari setahun untuk akses yang luas. Kini, pengemudi EV dapat menggunakan sebagian besar jaringan Tesla. Ekspansi berkelanjutan oleh Tesla dan perusahaan lain telah mendorong total pengisi daya cepat DC menjadi lebih dari dua kali lipat jumlah yang tersedia pada tahun 2023.

Keandalan yang lebih baik juga menjadi faktor penting. Pengalaman pengisian daya yang hampir sempurna dalam perjalanan baru-baru ini tampaknya menjadi norma, bukan pengecualian. Data menunjukkan bahwa keandalan telah meningkat secara signifikan, dengan indeks keandalan Paren menunjukkan peningkatan dari 85 menjadi pertengahan 90-an.

Meskipun masih ada tantangan, seperti pengisi daya yang rusak dan celah dalam jaringan, tren perbaikan sangat jelas. Lebih banyak pengisi daya ditambahkan setiap bulan dan yang rusak diperbaiki lebih cepat. Perbaikan ini menunjukkan bahwa industri pengisian daya EV telah belajar dari pengalaman masa lalu dan berkomitmen untuk memberikan layanan yang lebih baik.

Perkembangan ini juga relevan dengan tren teknologi lainnya, termasuk perubahan perilaku generasi muda. Seperti yang dilaporkan dalam artikel tentang Gen Z Ubah Makna Emoji Smiley, adaptasi terhadap teknologi baru menjadi kunci dalam berbagai aspek kehidupan. Demikian pula, adopsi EV membutuhkan infrastruktur yang andal untuk mendukung perubahan perilaku transportasi.

Dari sisi bisnis, perkembangan ini juga menarik perhatian. Data dari Lokadata: Pengguna Bank Digital 2024 Didominasi Gen Z dan Milenial menunjukkan bahwa generasi muda lebih cepat mengadopsi teknologi baru. Hal yang sama mungkin berlaku untuk adopsi EV, terutama dengan infrastruktur pengisian daya yang semakin baik.

Perbaikan infrastruktur pengisian daya ini menjadi bukti bahwa industri EV terus berkembang dan beradaptasi. Dengan kualitas yang semakin andal dan jumlah yang terus bertambah, masa depan pengisian daya EV di Amerika Serikat terlihat semakin cerah. Calon pembeli EV kini dapat lebih percaya diri untuk beralih ke kendaraan listrik tanpa khawatir tentang infrastruktur pengisian daya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.