Petugas polisi memeriksa e-bike yang diduga dimodifikasi secara ilegal di jalanan London

Polisi London Sita 2.500 E-Bike dan E-Scooter Ilegal di 2026

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Polisi London sita lebih dari 2.500 e-bike dan e-scooter ilegal pada paruh pertama 2026, melampaui 2.241 sitaan sepanjang 2025.
  • Penindakan bertujuan meningkatkan keselamatan jalan dan menekan kejahatan seperti pencurian ponsel dan perampokan.
  • Polisi gunakan portable roadside dynamometers ("rolling roads") untuk deteksi modifikasi ilegal.
  • Tanda modifikasi ilegal: kecepatan tinggi tidak wajar, baterai besar, throttle tanpa kayuh.
  • Satu operasi di Tottenham Court Road sita 29 e-bike dan 7 e-scooter dalam sehari.
  • Angka kriminalitas London turun 14% dalam setahun, pencurian turun 23%, perampokan turun 11%.
  • Komandan Neerav Patel pimpin upaya penegakan hukum fokus pada modifikasi ilegal untuk kriminalitas.

Telset.id – Kepolisian Metropolitan London telah menyita lebih dari 2.500 e-bike dan e-scooter ilegal hanya dalam paruh pertama tahun 2026, melampaui total sitaan sepanjang tahun 2025 yang mencapai 2.241 kendaraan. Langkah agresif ini merupakan bagian dari kampanye penegakan hukum yang menargetkan kendaraan mikromobilitas yang dimodifikasi secara ilegal.

Berdasarkan laporan BBC, jumlah sitaan yang sudah melebihi capaian tahun lalu ini menunjukkan betapa seriusnya pihak berwenang dalam memberantas modifikasi ilegal pada kendaraan listrik roda dua. Upaya ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keselamatan jalan, tetapi juga menekan angka kejahatan seperti pencurian ponsel dan perampokan yang kerap dilakukan menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi secara ilegal.

Di Inggris, e-scooter milik pribadi yang populer di berbagai kota di dunia masih ilegal untuk digunakan di jalan umum. Sementara itu, e-bike legal harus mematuhi regulasi yang membatasi bantuan motor hingga 15,5 mph (25 km/jam) dan memenuhi persyaratan teknis lainnya.

Metode Deteksi Modern

Polisi Metropolitan London semakin mengandalkan alat bernama portable roadside dynamometers atau “rolling roads” untuk mendeteksi apakah sebuah e-bike telah dimodifikasi secara ilegal melebihi batas kecepatan yang diizinkan. Menurut BBC, Kepolisian London adalah salah satu dari hanya dua pasukan polisi di Inggris yang saat ini menggunakan peralatan pengujian portabel ini.

Petugas polisi mengatakan bahwa tanda-tanda umum yang memicu pemeriksaan meliputi kecepatan yang tidak wajar, paket baterai berukuran besar, serta throttle yang mampu mendorong sepeda dengan kecepatan tinggi tanpa perlu mengayuh. Dalam salah satu operasi penegakan hukum baru-baru ini di dekat Stasiun Tottenham Court Road, petugas menyita 29 e-bike dan tujuh e-scooter hanya dalam satu hari. Operasi tersebut merupakan yang ketujuh kalinya dilakukan tahun ini, dengan lima operasi lagi direncanakan sepanjang musim panas.

Dampak pada Angka Kriminalitas

Pihak kepolisian percaya bahwa tindakan tegas ini berkontribusi pada penurunan angka kejahatan. Data menunjukkan bahwa pelanggaran di lingkungan sekitar di seluruh London turun 14% selama setahun terakhir, dengan penurunan 23% dalam kasus pencurian dari orang dan penurunan 11% dalam perampokan umum.

Komandan Neerav Patel, yang memimpin upaya penegakan hukum e-bike di Kepolisian London, mengatakan kepada BBC bahwa meskipun banyak orang menggunakan e-bike secara sah, polisi tetap fokus pada mereka yang menggunakan mesin yang dimodifikasi secara ilegal untuk perilaku kriminal dan anti-sosial, terutama yang terkait dengan insiden perampasan ponsel.

Penegakan hukum yang ketat ini menunjukkan bagaimana pihak berwenang beradaptasi dengan tantangan baru yang muncul seiring populernya kendaraan listrik roda dua. Modifikasi ilegal yang memungkinkan e-bike melaju jauh melebihi batas kecepatan legal tidak hanya membahayakan pengendaranya sendiri, tetapi juga pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya.

Pendekatan Kepolisian London ini bisa menjadi model bagi kota-kota lain yang menghadapi masalah serupa. Dengan menggunakan teknologi deteksi modern seperti rolling roads, polisi dapat secara objektif menentukan apakah sebuah kendaraan telah dimodifikasi secara ilegal, tanpa harus bergantung pada dugaan semata. Sementara itu, penggunaan AI dalam penegakan hukum juga menjadi perhatian di berbagai negara, termasuk di Amerika Serikat.

Namun, tantangan tetap ada. Jumlah e-bike dan e-scooter ilegal yang beredar di jalan-jalan London diperkirakan masih sangat besar. Operasi penegakan hukum yang berkelanjutan diperlukan untuk memastikan bahwa regulasi dipatuhi dan jalan-jalan tetap aman bagi semua pengguna. Selain itu, perlindungan data pribadi pengguna juga menjadi isu penting di era digital ini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.