Telset.id – Pemasok komponen kendaraan listrik asal China, Pan-Good Power, memulai produksi massal motor axial flux di pabrik barunya di Lanxi, Provinsi Zhejiang. Fasilitas ini mengoperasikan lima lini produksi otomatis dengan kapasitas tahunan mencapai 300.000 unit, menandai langkah signifikan dalam komersialisasi teknologi motor listrik yang lebih ringan dan kompak.
Berbeda dengan motor listrik silindris konvensional yang banyak digunakan saat ini, motor axial flux mengadopsi desain berbentuk cakram datar. Dalam desain ini, fluks magnet bergerak paralel terhadap poros motor, bukan keluar dari pusat seperti pada motor radial flux konvensional. Menurut Pan-Good Power, pendekatan ini mampu mengurangi volume dan berat hingga sekitar 50% dibandingkan motor silindris dengan output setara. Keunggulan ini membuat motor axial flux sangat cocok untuk aplikasi dengan keterbatasan ruang dan bobot, seperti truk listrik berat dan peralatan industri.
Meskipun prinsip elektromagnetik di balik motor axial flux sudah dikenal sejak awal abad ke-19, produksi massalnya selama ini terhambat oleh toleransi manufaktur yang sangat ketat dan kebutuhan material khusus. Pabrik Lanxi hadir sebagai salah satu upaya terbaru untuk membawa desain ini ke skala produksi yang lebih tinggi.
Lini Produksi Otomatis dengan Investasi Ratusan Miliar
Pabrik Lanxi mengoperasikan lima lini produksi otomatis, yang masing-masing mencakup 152 proses manufaktur. Pan-Good Power mengungkapkan bahwa setiap lini membutuhkan investasi sebesar 50 juta hingga 60 juta yuan, atau setara dengan 7,38 juta hingga 8,86 juta dolar AS. Dengan investasi sebesar itu, perusahaan melaporkan tingkat hasil produksi (yield) yang sangat tinggi, yaitu melebihi 98%.
Untuk mengatasi tantangan teknis, Pan-Good Power mengembangkan formulasi baja magnet tanah jarang (rare-earth magnet steel) proprietary. Formulasi ini, bersama dengan teknik pemrosesan termal yang ditingkatkan, dirancang untuk mengurangi demagnetisasi termal pada suhu operasi tinggi. Perusahaan mengklaim bahwa inovasi ini membantu motor mempertahankan kinerja magnetik selama operasi kecepatan tinggi yang berkepanjangan.
Pengembangan material ini dilakukan bekerja sama dengan Ningbo Institute of Materials Technology and Engineering, yang merupakan bagian dari Chinese Academy of Sciences. Motor axial flux kini mulai diterapkan pada truk listrik berat dan berbagai aplikasi industri lainnya.
Baca Juga:
Performa Lebih Tinggi di Ruang Lebih Sempit
Data benchmark yang dirilis pada Juni lalu oleh lembaga riset menunjukkan performa puncak motor axial flux mencapai 25,73 kW/kg dengan kecepatan putaran melebihi 18.000 rpm. Namun, perlu dicatat bahwa angka-angka ini berasal dari platform riset, bukan spesifikasi produksi motor komersial yang saat ini dipasok. Spesifikasi komersial detail seperti rating daya kontinu, arsitektur tegangan operasi, dan parameter lainnya masih dirahasiakan oleh Pan-Good Power.
Meski demikian, keunggulan desain yang ringkas sudah terbukti di lapangan. Motor axial flux dari Pan-Good Power diklaim hanya menempati sekitar setengah volume dan berat 50% lebih ringan dibanding motor silindris konvensional dengan output setara. Hal ini sejalan dengan data benchmark yang dipublikasikan sebelumnya.
Truk Berat Jadi Pionir, Ekspor Melonjak Drastis
Penerapan komersial motor axial flux saat ini berpusat pada truk berat bertenaga baru (new energy heavy-duty trucks). Menurut laporan CCTV News, penggunaan motor ini mampu mengurangi bobot kendaraan (tare weight) sekitar 200 kg sekaligus menurunkan konsumsi listrik sebesar 5% hingga 10%. Angka ini signifikan untuk kendaraan komersial yang sangat sensitif terhadap efisiensi operasional.
Perusahaan mengklaim motor mereka telah diadopsi di lebih dari 100 skenario aplikasi, termasuk sepeda motor listrik, peralatan kelautan, dan robotika. Ekspansi internasional juga berjalan pesat. Ekspor ke Turki meningkat 520% year-on-year, sementara pengiriman ke Thailand naik 150%. Secara keseluruhan, produk Pan-Good Power kini telah menjangkau lebih dari 30 negara dan kawasan.
Peningkatan produksi ini bertepatan dengan pertumbuhan pesat pasar truk listrik berat China. Media pemerintah melaporkan penjualan kumulatif truk berat bertenaga baru meningkat 85% year-on-year selama paruh pertama 2026. Pada bulan Juni saja, penjualan melonjak 107% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pan-Good Power juga mengungkapkan bahwa mereka telah mengajukan 1.708 permohonan paten yang terkait dengan teknologi motor axial flux. Namun, perusahaan belum mengungkapkan identitas pelanggan, perjanjian pasokan OEM spesifik, atau program kendaraan penumpang yang potensial. Hal ini menunjukkan bahwa fokus utama mereka saat ini masih pada aplikasi kendaraan komersial dan industri.
Perkembangan ini menjadi indikator kuat bahwa teknologi motor axial flux, yang sebelumnya terhambat oleh tantangan produksi massal, kini mulai menemukan jalannya menuju pasar global. Keberhasilan Pan-Good Power dalam menskalakan produksi dapat memicu adopsi lebih luas di berbagai segmen kendaraan listrik.
[GAMBAR 1]

[GAMBAR 2]






Komentar
Belum ada komentar.