📑 Daftar Isi

Range Rover GT listrik sebagai model entry-level baru setelah Evoque dan Velar dihentikan

Range Rover Hentikan Evoque dan Velar, GT EV Jadi Pintu Masuk

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • Range Rover menghentikan produksi Evoque dan Velar pada 2027, dikonfirmasi Managing Director Martin Limbert kepada Autocar
  • Tidak ada model pengganti langsung; Range Rover GT listrik menjadi kendaraan entry-level baru
  • Harga AS: Evoque 49.900 dolar, Velar 61.600 dolar, Sport 83.700 dolar, flagship 107.400 dolar
  • GT adalah grand tourer listrik berbasis platform EMA, produksi di Halewood Inggris paruh pertama 2027
  • Perkiraan harga GT sekitar 90.000 dolar AS, range EPA minimal 300 mil, model tahun 2028
  • Flagship EV 140.450 dolar AS, Sport EV sekitar 120.000-130.000 dolar AS

Telset.id – Range Rover memutuskan menghentikan produksi Evoque dan Velar pada 2027, dua model paling terjangkau yang selama ini menjadi pintu masuk ke merek mewah asal Inggris tersebut. Martin Limbert, Managing Director Range Rover, mengonfirmasi keputusan itu kepada Autocar, dan menyebut Range Rover GT akan mengambil posisi sebagai kendaraan entry-level baru. Tidak ada model pengganti langsung untuk Evoque maupun Velar.

Keputusan ini menutup babak “kemewahan yang lebih mudah diakses” yang dibuka Range Rover sejak Evoque meluncur pada 2011 dan Velar menyusul pada 2017. Selama bertahun-tahun, Range Rover dikenal sebagai simbol status bagi pembeli kaya, eksekutif berpangkat tinggi, hingga kalangan kerajaan. Kedua model itu membuat merek tersebut sedikit lebih terjangkau bagi pasar yang lebih luas.

Data harga di Amerika Serikat memperlihatkan jurang yang jelas. Range Rover Evoque 2026 dibanderol mulai 49.900 dolar AS, sedangkan Velar mulai 61.600 dolar AS. Sebagai perbandingan, Range Rover Sport dimulai dari 83.700 dolar AS dan Range Rover flagship dari 107.400 dolar AS. Angka-angka itu menjelaskan posisi Evoque dan Velar sebagai tangga awal menuju jajaran Range Rover.

Range Rover GT: Grand Tourer Listrik, Bukan SUV

Range Rover memperkenalkan GT pada Juli sebagai anggota kelima dan terbaru dari jajaran produknya. Berbeda dari desain SUV yang menjadi fondasi merek, GT tampil sebagai grand tourer beraliran rendah. Range Rover menyebut GT listrik sebagai “ekspresi baru yang memikat” dari merek tersebut, sekaligus model “paling canggih secara teknologi” yang pernah mereka rancang.

GT diperkirakan menjadi salah satu kendaraan pertama yang dibangun di atas platform EMA baru JLR. Pada tahap awal, Range Rover GT akan hadir sebagai kendaraan listrik berbasis baterai (BEV). Range Rover juga berencana menambahkan opsi full-hybrid (HEV) di kemudian hari dalam siklus hidup model tersebut.

Range Rover GT listrik tampak depan saat pertama kali diperkenalkan

Produksi Range Rover GT dijadwalkan mulai paruh pertama 2027 di pabrik JLR Halewood, Inggris. Jadwal itu menyusul produksi SUV listrik flagship dan model Sport EV yang lebih kecil. Untuk pasar Amerika Serikat, GT diperkirakan mulai sekitar 90.000 dolar AS dengan jarak tempuh EPA minimal 300 mil saat dijual sebagai model tahun 2028. Di Inggris, harganya kemungkinan di atas 75.000 poundsterling atau sekitar 100.000 dolar AS.

Peta Harga Baru Jajaran Listrik Range Rover

Dengan angka sekitar 90.000 dolar AS, GT memang sulit disebut “entry-level” dalam pengertian umum. Namun posisi itu tetap paling rendah dibanding model listrik Range Rover lainnya. SUV listrik flagship Range Rover dibanderol mulai 140.450 dolar AS di Amerika Serikat, sementara Sport EV yang lebih kecil kemungkinan berada di kisaran 120.000 hingga 130.000 dolar AS.

Perbandingan ini menunjukkan arah strategi Range Rover: bergerak ke segmen yang lebih tinggi dan lebih menguntungkan. GT tidak dirancang untuk menggantikan peran Evoque dan Velar secara langsung, melainkan menjadi titik masuk baru yang harganya jauh di atas keduanya.

Range Rover GT listrik dari sudut depan tiga perempat

Bagi konsumen yang memantau performa kendaraan listrik, standar jarak tempuh menjadi pertimbangan utama. GT menargetkan minimal 300 mil EPA, angka yang sejalan dengan tren kendaraan listrik premium yang terus mengejar efisiensi. Pembahasan soal range EPA kini menjadi bahasa umum di segmen ini, termasuk ketika pabrikan mengklaim hasil pengujian mereka sendiri.

Transisi Range Rover juga mencerminkan pergeseran yang lebih luas di industri, di mana pabrikan mengeksplorasi berbagai bentuk kendaraan listrik. Beberapa di antaranya bahkan mengembangkan solusi teknis berbeda, seperti yang dibahas dalam artikel tentang range extender untuk kendaraan niaga. Untuk segmen penumpang premium, Range Rover memilih jalur BEV murni lebih dulu, lalu menambah HEV.

Bagian belakang Range Rover GT listrik

Desain grand tourer membuat GT berbeda secara fundamental dari Evoque dan Velar yang berbentuk SUV. Bagi sebagian pembeli setia Range Rover, perubahan bentuk ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri. Namun Range Rover tampaknya ingin memosisikan GT sebagai produk yang berdiri sendiri, bukan sekadar penerus dua model yang dihentikan.

Interior Range Rover GT listrik dengan layar dan tata letak kabin

Kabin GT juga dirancang untuk menegaskan klaim sebagai model paling canggih secara teknologi. Detail lengkap soal fitur interior belum diungkap dalam sumber, tetapi posisi GT sebagai kendaraan berbasis platform EMA baru menunjukkan bahwa ia akan membawa pendekatan teknis yang berbeda dari generasi sebelumnya.

Jok interior Range Rover GT listrik

Sementara itu, Sport EV yang lebih kecil akan menjadi bagian penting dalam rantai peluncuran listrik Range Rover. Model ini diposisikan di antara GT dan SUV flagship dari sisi harga. Bagi konsumen yang membandingkan efisiensi, diskusi seputar range 891 km pada model pesaing menunjukkan bahwa jarak tempuh tetap menjadi medan pertarungan utama di segmen SUV listrik premium.

Range Rover Sport EV dengan informasi harga

Peluncuran Sport EV juga menjadi penanda bahwa Range Rover tidak hanya mengandalkan satu model listrik. Flagship listrik, Sport EV, dan GT membentuk tiga lapis penawaran di segmen atas. Yang hilang dari susunan ini adalah lapisan paling bawah yang sebelumnya diisi Evoque dan Velar.

Range Rover Sport EV dalam proses pemesanan

Keputusan menghentikan Evoque dan Velar pada 2027 sekaligus menandai berakhirnya strategi harga bertingkat yang dibangun Range Rover selama lebih dari satu dekade. Sejak 2011, Evoque menjadi wajah merek bagi pembeli yang ingin masuk ke ekosistem Range Rover tanpa harus merogoh kocek di level Sport atau flagship. Velar kemudian memperluas ceruk itu pada 2017.

Interior Range Rover Sport EV

Dengan GT, ambang masuk ke Range Rover naik signifikan. Pembeli yang sebelumnya mempertimbangkan Evoque di kisaran 49.900 dolar AS kini dihadapkan pada pilihan yang jauh lebih mahal, atau harus beralih ke merek lain. Di sisi lain, Range Rover secara eksplisit mengarahkan langkah ini sebagai bagian dari dorongan ke model-model yang lebih premium dan lebih menguntungkan.

Bagi pasar yang sensitif terhadap biaya operasional, pergeseran ke kendaraan listrik juga membawa implikasi berbeda. Studi soal tekanan biaya solar pada sektor niaga menunjukkan bahwa elektrifikasi memang dihitung dari sisi penghematan jangka panjang, bukan hanya harga beli. Namun untuk segmen mewah, logika yang berlaku lebih pada posisi merek dan profitabilitas.

Range Rover GT akan mulai diproduksi pada paruh pertama 2027 di Halewood, Inggris, dan diperkirakan menyapa pasar sebagai model tahun 2028. Sampai saat itu, Evoque dan Velar masih diproduksi hingga 2027, sehingga konsumen yang menginginkan keduanya memiliki jendela waktu terbatas sebelum keduanya resmi dihentikan.

[ META_DESCRIPTION]
Range Rover menghentikan Evoque dan Velar pada 2027. Range Rover GT listrik dengan harga sekitar 90.000 dolar AS jadi model entry-level baru merek ini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.