📑 Daftar Isi

Toyota bZ3X listrik yang menjadi bagian dari recall 176.737 kendaraan Toyota di China

Toyota Recall 176.737 Unit di China, bZ3X hingga Lexus GX Kena

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Toyota menarik 176.737 kendaraan di China lewat pemberitahuan SAMR 4 November 2026
  • 100.175 unit bZ3X ditarik soal mur stabilizer suspensi depan yang bisa mengendur
  • 21.085 unit bZ7 kena cacat perangkat lunak CST dan kamera pengenalan depan
  • 55.477 unit Prado hybrid dan Lexus GX 550h ditarik akibat risiko saluran bahan bakar lepas
  • Perbaikan dilakukan gratis lewat penggantian komponen dan pembaruan software

Telset.id – Toyota menarik 176.737 kendaraan di pasar China melalui serangkaian kampanye recall yang diumumkan otoritas setempat. Angka itu mencakup 121.260 unit SUV listrik bZ3X dan sedan bZ7, ditambah 55.477 unit SUV hybrid Land Cruiser Prado serta Lexus GX 550h. Administrasi Regulasi Pasar Negara (SAMR) menerbitkan pemberitahuannya pada 4 November 2026, dengan cacat yang tersebar pada pengencang suspensi, perangkat lunak pengereman dan kemudi, hingga sambungan saluran bahan bakar.

Dari sisi komposisi, mayoritas unit yang ditarik justru berasal dari lini kendaraan listrik hasil pengembangan lokal. Recall bZ3X dan bZ7 ditangani GAC Toyota, sementara kampanye Prado dan Lexus GX 550h berjalan terpisah karena berangkat dari investigasi cacat yang diinisiasi SAMR. Dua jalur penarikan ini menunjukkan sumber masalah yang berbeda, meski keduanya menimpa merek yang sama di periode yang berdekatan.

Rincian Recall bZ3X dan bZ7

Berkas S2026M0124V mencakup 100.175 unit bZ3X yang diproduksi antara 27 Februari 2025 dan 26 Maret 2026. Menurut SAMR, mur yang mengencangkan tautan batang stabilizer suspensi depan berpotensi memiliki gaya penjepitan aksial yang tidak memadai. Komponen itu bisa mengendur saat berkendara, menimbulkan bunyi tidak normal, atau pada kondisi ekstrem terlepas dan memengaruhi stabilitas kendaraan. GAC Toyota akan mengganti mur terdampak tanpa biaya.

Dua pemberitahuan lain menyasar 21.085 unit bZ7. Berkas S2026M0125V mencakup 18.130 kendaraan yang diproduksi antara 28 Oktober 2025 dan 3 Agustus 2026. Perangkat lunak Comfort Stop (CST) berpotensi membatasi keluaran gaya pengereman pada kondisi kecepatan rendah tertentu, sehingga jarak berhenti bertambah dan risiko tabrakan meningkat. Berkas S2026M0126V menyasar 2.955 unit yang dibuat antara 10 Maret dan 15 Mei 2026. Masalah perangkat lunak pada kamera pengenalan depan saat pembaruan over-the-air (OTA) bisa memicu pergerakan roda kemudi yang tidak disengaja ketika Integrated Cruise Assist (ICA) diaktifkan. Kedua cacat diperbaiki lewat pembaruan perangkat lunak gratis.

Toyota bZ3X listrik yang terdampak recall di China

Kampanye ini bukan yang pertama bagi bZ7. Pada Juli 2026, sekitar 24.000 unit model tersebut sudah ditarik karena gangguan perangkat lunak pada modul Bluetooth pintar dan pengendali manajemen termal. bZ3X sendiri diluncurkan pada Maret 2025 dan dikembangkan bersama Guangzhou Automobile Group (GAC) sebagai bagian dari pergeseran Toyota menuju pengembangan EV yang dipimpin lokal. Toyota juga menyatukan para insinyur dari tiga operasi riset dan pengembangan di China di bawah Intelligent ElectroMobility R&D Centre by Toyota (IEM by Toyota) pada 2023 untuk mempercepat elektrifikasi dan pengembangan intelligent driving. Namun, rangkaian recall terbaru tidak membangun kaitan antara pendekatan pengembangan tersebut dan cacat yang ditemukan.

Prado Hybrid dan Lexus GX 550h Kena Saluran Bahan Bakar

Kampanye terpisah mencakup 47.347 unit Land Cruiser Prado hybrid produksi China dan 8.130 unit Lexus GX 550h hybrid impor. Kendaraan terdampak diproduksi antara Juli 2024 dan Oktober 2026, dengan berkas SAMR S2026M0133I dan S2026M0134I yang merinci periode produksi masing-masing. Gaya eksternal berpotensi mengangkat retainer konektor cepat saluran bahan bakar, sehingga benturan bisa melepaskan saluran itu dan menyebabkan kebocoran.

Lexus GX 550h hybrid yang masuk kampanye recall saluran bahan bakar

Berbeda dari recall EV GAC Toyota, kampanye ini mengikuti investigasi cacat yang dimulai SAMR. Dealer akan memeriksa konektor, memasang pelat pelindung, dan mengganti rakitan saluran bahan bakar bila diperlukan. Recall di China ini berjalan bersamaan dengan kampanye sistem bahan bakar Toyota Land Cruiser Hybrid di Amerika Utara yang mencakup sekitar 106.000 kendaraan di Amerika Serikat dan 6.721 unit di Kanada. Meski risiko yang dilaporkan serupa, pemberitahuan resmi tidak menyatakan bahwa kampanye di China dan Amerika Utara melibatkan komponen yang identik.

Bagi konsumen, pola recall ini memberi gambaran bahwa penarikan kendaraan tidak selalu soal komponen mekanis besar. Sebagian besar kasus bZ7 justru bermuara pada pembaruan perangkat lunak, termasuk lewat jalur OTA. Sementara itu, kasus bZ3X dan Prado menyangkut komponen fisik yang harus diganti atau diperiksa langsung di dealer. Toyota juga tengah menyiapkan langkah elektrifikasi berikutnya di China, termasuk model yang sempat diberitakan lewat Corolla Cross EV, sehingga kualitas eksekusi di lapangan akan jadi sorotan.

Di sisi industri, skala penarikan ini memperlihatkan bahwa strategi lokalisasi pengembangan EV di China membawa konsekuensi tersendiri dalam hal pengawasan mutu. Toyota bukan satu-satunya pemain besar yang menghadapi tekanan serupa, mengingat raksasa seperti BYD dengan 1,02 juta karyawan juga beroperasi dalam skala masif di pasar yang sama. Perbandingan itu menegaskan bahwa volume produksi besar selalu berjalan seiring dengan kebutuhan pengujian yang lebih ketat.

Untuk pasar China sendiri, seluruh perbaikan dalam kampanye ini dilakukan tanpa biaya bagi pemilik kendaraan, baik melalui penggantian komponen, pemasangan pelindung, maupun pembaruan perangkat lunak. SAMR mencatat setiap berkas recall secara terpisah, sehingga konsumen bisa mencocokkan nomor identifikasi kendaraan dengan periode produksi yang tercantum. Langkah ini menjadi rujukan penting bagi pemilik bZ3X, bZ7, Prado hybrid, dan Lexus GX 550h untuk memastikan unit mereka termasuk dalam cakupan penarikan.

Yang perlu dicatat, rangkaian recall ini tidak menyentuh pasar Indonesia secara langsung berdasarkan informasi yang tersedia. Namun, sebagai merek dengan basis pengguna besar, dinamika mutu produk Toyota di pasar global tetap relevan dicermati. Kabar terbaru soal pengembangan model seperti debut 2027 akan menjadi indikator bagaimana pabrikan menyeimbangkan kecepatan inovasi dengan standar keselamatan.

[ META_DESCRIPTION]
Toyota menarik 176.737 kendaraan di China: 121.260 unit bZ3X dan bZ7 plus 55.477 Prado hybrid dan Lexus GX 550h. Ini rincian cacatnya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.