Telset.id – Volkswagen resmi menarik kembali (recall) 72.668 kendaraan listrik (EV) di seluruh dunia akibat cacat sel baterai dari pemasok. Sebagai langkah sementara sebelum perbaikan tersedia, pabrikan asal Jerman itu akan membatasi pengisian daya kendaraan terdampak hingga 80% dari kapasitas baterai maksimal. Recall ini menjadi salah satu yang terbesar bagi lini EV Volkswagen Group dan menyentuh langsung model-model andalan mereka di segmen kendaraan listrik.
Angka global tersebut terungkap setelah otoritas transportasi motor federal Jerman (KBA) merilis informasi resmi yang menunjukkan jumlah kendaraan terdampak jauh lebih besar dari pengumuman awal di Amerika Serikat. Sebelumnya, Volkswagen telah mengajukan recall ke NHTSA yang mencakup 22.524 unit ID.4 di pasar AS. Dari total 72.668 unit EV yang terdampak secara global, sebanyak 9.881 unit berada di Jerman.
Recall ini terbagi dalam tiga kampanye terpisah yang kini tengah diinvestigasi oleh KBA. Ketiganya menyasar batch produksi tertentu yang menggunakan sel baterai dari pemasok yang tidak memenuhi spesifikasi. Kasus ini menjadi pengingat bahwa kompleksitas rantai pasok baterai masih menjadi titik rawan bagi para produsen EV, termasuk pemain besar seperti Volkswagen.

Model Terdampak dan Akar Masalah
Recall mencakup sejumlah batch dari model ID. Buzz, ID.3, ID.4, dan ID.7 yang diproduksi antara 2022 hingga 2025, serta model Cupra Born produksi 2022 sampai 2024. Volkswagen mengeluarkan recall ini setelah investigasi internal menemukan bahwa sebagian sel baterai yang diproduksi pada periode tersebut tidak sesuai spesifikasi. Sumber masalahnya adalah cacat dari pemasok.
Dalam beberapa kasus, menurut Volkswagen, kombinasi profil pengisian tertentu dengan status pengisian daya (state of charge) di atas 80% dapat memicu “thermal propagation” atau propagasi termal yang berujung pada kebakaran baterai. Inilah alasan utama di balik pembatasan pengisian daya hingga 80% sebagai tindakan pencegahan sementara.
Bagi pemilik kendaraan terdampak, Volkswagen mengimbau agar membatasi pengisian daya hingga 80% dari kapasitas maksimal. Jika memungkinkan secara teknis, pabrikan menyatakan bahwa “kapasitas pengisian maksimum yang tersedia akan dibatasi sementara hingga 80% oleh sistem.” Langkah ini diambil untuk meminimalkan risiko sebelum perbaikan permanen tersedia.
Baca Juga:
Di Amerika Serikat, Volkswagen telah mengirim email kepada pemilik kendaraan yang masuk dalam recall. Dalam pesan tersebut, pabrikan menyatakan bahwa kecuali pemilik memilih untuk tidak ikut (opt out) sebelum 21 Oktober, Volkswagen “bermaksud menerapkan pengaturan kendaraan sementara yang membatasi pengisian hingga 80%.” Pembaruan ini akan dilakukan secara jarak jauh (over-the-air) dan tercermin di aplikasi mobile pada atau sekitar 27 Oktober 2026. Sebagian pemilik dikabarkan telah menerima pembaruan tersebut.

Jadwal Perbaikan dan Kontak Layanan
Volkswagen masih mengupayakan solusi perbaikan (remedy) permanen. Surat pemberitahuan kepada pemilik kendaraan mengenai risiko ini dijadwalkan dikirim pada 27 November 2026. Setelah perbaikan tersedia, Volkswagen akan mengirim surat tambahan kepada para pemilik. Pemilik dapat menghubungi layanan pelanggan Volkswagen di 1-800-893-5298 untuk pertanyaan atau kekhawatiran.
Nomor recall Volkswagen adalah 93EX. Bagi yang berada di Amerika Serikat, pemilik juga dapat menghubungi Hotline Keselamatan Kendaraan NHTSA di 1-888-327-4236 atau mengunjungi NHTSA.gov untuk informasi lebih lanjut. Nomor kampanye NHTSA adalah 26V630. Sementara itu, kode recall pabrikan di KBA Jerman adalah 93MV, 93MF, dan 93W4 (khusus Cupra Born).
Recall ini juga menjadi sorotan di kalangan pengamat industri. Salah satu komentar pembaca menyebut situasi ini sebagai “momen GM Bolt”-nya Volkswagen, merujuk pada kasus recall baterai besar yang pernah menimpa General Motors. Komentar tersebut menilai ini sebagai biaya besar akibat kegagalan pemasok, meski langkah ini dipandang perlu dan dapat dipahami, sekaligus menyoroti potensi frustrasi pemilik terhadap EV dan merek.

Bagi konsumen yang tengah memantau lini EV Volkswagen, kasus recall ini menambah dimensi baru dalam pertimbangan kepemilikan kendaraan listrik. Di sisi lain, Volkswagen terus memperluas jajaran produk EV mereka, termasuk model yang menyasar segmen harga lebih terjangkau seperti yang terlihat pada ID. Cross 37 kWh yang telah resmi dipesan. Model tersebut menawarkan opsi baterai lebih kecil dengan harga €27.995, berbeda dari jajaran ID. Buzz, ID.3, ID.4, dan ID.7 yang terdampak recall.
Selain itu, Volkswagen juga tengah menyiapkan sejumlah model baru untuk memperkuat portofolio EV mereka, seperti ID. Era 8X yang diklaim memiliki jarak tempuh hingga 1.602 km. Langkah ekspansi ini menunjukkan komitmen pabrikan untuk tetap agresif di pasar EV global, meski harus menangani masalah kualitas baterai pada batch produksi tertentu.
Recall yang mencakup 72.668 unit EV secara global ini menegaskan bahwa kualitas sel baterai menjadi faktor krusial dalam adopsi kendaraan listrik. Pembatasan pengisian hingga 80% memang mengurangi kenyamanan harian pemilik, namun menjadi langkah mitigasi risiko yang harus dijalani hingga perbaikan permanen tersedia. Volkswagen sendiri masih menunggu penyelesaian investigasi KBA atas tiga kampanye recall yang tengah berjalan.
[ META_DESCRIPTION]
Volkswagen recall 72.668 EV global termasuk ID. Buzz, ID.3, ID.4, dan ID.7. Charging dibatasi 80% hingga perbaikan tersedia.





Komentar
Belum ada komentar.