📑 Daftar Isi

Xpeng Mona L05 crossover listrik China dengan lampu depan berbentuk Y

Xpeng Mona L05 Meluncur di China, Mulai Rp347 Juta

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Xpeng Mona L05 meluncur di China mulai 139.800 yuan (sekitar Rp347 juta)
  • SUV mid-size lima kursi dengan opsi listrik murni dan extended-range
  • Jarak tempuh klaim hingga 635 km CLTC, versi EREV hingga 1.310 km gabungan
  • Kabin dilengkapi layar 17,3 inci, HUD 26,8 inci, dan audio 20 speaker
  • Enam varian dijual 144.800–176.800 yuan, pengiriman mulai 1 November
  • Xpeng targetkan 65 negara, belum ada konfirmasi peluncuran di AS

Telset.id – Xpeng resmi meluncurkan Mona L05 di China dengan harga mulai 139.800 yuan atau sekitar Rp347 juta, menghadirkan crossover listrik berjarak tempuh hingga 635 km, opsi extended-range, dan kabin sarat teknologi ke lini produk massalnya. Meski belum dikonfirmasi untuk pasar Amerika Serikat, kombinasi harga, jarak tempuh, dan fitur ini memberi gambaran kompetisi yang akan dihadapi pabrikan otomotif Amerika saat produsen EV China memperluas ekspansi ke luar negeri.

Mona L05 adalah SUV mid-size lima kursi yang tersedia dengan pilihan powertrain listrik murni dan extended-range electric (EREV). Peluncuran ini juga menjadi penanda langkah Xpeng yang mulai menatap pasar di luar China, dengan target 65 negara dan kawasan untuk model tersebut. Informasi ini sekaligus melengkapi kabar sebelumnya soal peluncuran Mona L05 di pasar domestik Xpeng.

Spesifikasi dan Teknologi Kabin

Mona L05 memiliki panjang 4.870 mm dengan wheelbase 2.940 mm. Dari sisi eksterior, crossover ini tampil dengan lampu depan berbentuk Y, fascia depan tertutup, gagang pintu semi-tersembunyi, serta garis atap floating. Masuk ke kabin, tersedia layar sentuh tengah 17,3 inci, head-up display 26,8 inci, dan layar terpisah 17,3 inci yang dipasang di plafon. Sistem audio 20 speaker, kursi penumpang depan dengan fungsi pijat, dan 41 ruang penyimpanan melengkapi daftar perlengkapannya.

Xpeng Mona L05

Untuk versi listrik murni, Mona L05 menggunakan motor belakang 183 kW (245 hp) dan tersedia dengan pilihan baterai LFP 58,2 kWh atau 71,1 kWh. Xpeng mengklaim jarak tempuh maksimum CLTC 635 km, setara sekitar 395 mil. Sementara versi extended-range memadukan motor listrik yang sama dengan baterai 37,2 kWh dan mesin bensin 1,5 liter. Versi ini menawarkan jarak tempuh listrik CLTC 310 km dan jarak tempuh gabungan klaim hingga 1.310 km.

Varian Ultra SE dengan spesifikasi lebih tinggi mendapat dua chip Turing dengan kemampuan komputasi gabungan 1.500 TOPS untuk fungsi bantuan mengemudi. Pengemudi tetap harus mengawasi sistem dan siap mengambil kendali. Sebelumnya, kemampuan jelajah varian EREV juga sempat diuji, seperti terangkum dalam artikel uji jarak tempuh EREV.

Harga dan Jadwal Pengiriman

Di China, enam varian Mona L05 dibanderol antara 144.800 yuan hingga 176.800 yuan, dengan diskon pengenalan yang menurunkan rentang harga menjadi 139.800–171.800 yuan atau sekitar Rp347 juta–Rp427 juta. Pengiriman di China dijadwalkan mulai 1 November. Sebelum peluncuran domestik ini, Xpeng juga sempat mengirim Mona L05 ke luar negeri, sebagaimana diberitakan dalam liputan soal ekspor perdana Mona L05.

Xpeng Mona L05

Bagi pembeli di Amerika Serikat, daya tarik Mona L05 bukan sekadar harga hasil konversi. Yang lebih menarik adalah tingkat jarak tempuh, teknologi kabin, dan perlengkapan yang ditawarkan Xpeng pada titik harga tersebut. Namun, harga awal di China tidak bisa diperlakukan sebagai potensi harga jual di AS. Bea masuk, persyaratan regulasi, distribusi, dan biaya lain akan mengubah perhitungan secara signifikan. Xpeng belum mengumumkan peluncuran maupun harga untuk pasar AS.

Rencana ekspansi global Xpeng membuat Mona L05 layak dicermati, tetapi pembeli Amerika sebaiknya belum berharap menemukan model ini di diler dalam waktu dekat. Langkah Xpeng memperluas jangkauan ke berbagai negara juga sejalan dengan strategi teknologi perusahaan, termasuk rencana menghadirkan Google Play di mobil listrik mulai 2027.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.