Telset.id – Yangwang, merek flagship mewah BYD, kembali mencuri perhatian lewat penampakan dua model baru di China: sebuah sedan besar dan sebuah SUV yang disebut-sebut mengarah ke segmen Rolls-Royce. Foto mata-mata yang beredar pada September 2026 memperlihatkan keduanya masih terbungkus kamuflase, namun proporsinya sudah mengisyaratkan ambisi baru BYD di pasar ultra-luxury.
Langkah ini menegaskan posisi Yangwang sebagai ujung tombak BYD di kelas atas. Selain sedan U7, model-model Yangwang lain dijual di atas 1 juta yuan atau sekitar 150.000 USD, dan angka itu masih bisa naik lewat opsi kustomisasi serta trim khusus. Dua model baru ini diprediksi bakal menjadi produk flagship terbaru Yangwang, melengkapi jajaran halo car BYD.
Menariknya, angka penjualan Yangwang tidak dirancang untuk volume besar. Mengutip China EV DataTracker, Yangwang mengirim 442 unit di China sepanjang Agustus 2026. Sebagai merek halo, volume bukan target utama, tetapi pertumbuhan penjualan bulanan year-on-year tetap konsisten. Bagi yang ingin melihat bagaimana Yangwang diposisikan di pasar, ulasan Yangwang U8L 4-Seater bisa jadi gambaran awal.
Sedan Yangwang: Siluet ala Phantom dengan Coach Doors
Sedan anyar Yangwang tampil dengan wheelbase panjang dan siluet yang disebut sangat mirip Rolls-Royce Phantom. Ciri paling mencolok adalah penggunaan coach doors atau suicide doors, yang terlihat dari penempatan handle pintu samping. Mobil berkamuflase ini juga memakai roda bergaya Maybach, sentuhan yang kini lazim di NEV mewah China.
Di bawah bumper belakang terlihat tabung udara yang mengindikasikan kehadiran sistem suspensi udara BYD DiSus-A, meski disetel untuk kendaraan yang lebih besar dan premium. Sumber China memprediksi sedan ini memakai desain sasis tanpa pilar, sehingga ruang masuk dan keluar lebih lega saat kedua pintu di tiap sisi terbuka.

Namun ada konsekuensi teknis. Desain tanpa pilar berpotensi menyulitkan kekuatan sasis, dan salah satu solusinya adalah baterai penopang beban yang dipasang di bawah, pendekatan yang umum dipakai NEV modern. Sedan ini juga tidak memakai atap kaca panoramik dan memilih atap logam, kemungkinan demi kekakuan bodi yang lebih tinggi. Foto mata-mata lain menunjukkan absennya unit LiDAR pada sedan ini.
Untuk konteks performa merek, pengujian baterai Yangwang U7 setelah 30.000 km sempat jadi sorotan karena kapasitasnya masih tersisa 98,7 persen.
SUV Yangwang: Profil Cullinan, Fokus Performa On-Road
Model kedua adalah SUV yang tertangkap sedang menjalani uji suhu tinggi di Turpan. Berbeda dari karakter off-roader U8 dan U8L, SUV ini tampil dengan profil samping ala Rolls-Royce Cullinan. Sumber China memperkirakan fokusnya bergeser ke performa on-road.

Saat diparkir, posisinya jauh lebih rendah ke tanah, meski belum jelas apakah itu efek ride height yang bisa disetel. Seperti sedan barunya, SUV ini juga memakai roda Maybach profil rendah, bukan ban off-road tebal. Satu unit LiDAR di atap menghiasi area kaca depan, fitur yang umum pada NEV China.
SUV ini diperkirakan mengusung sistem bantuan berkendara BYD DiPilot 600, yang di China dikenal sebagai God’s Eye, meski dua unit LiDAR tambahan tidak terlihat. Soal powertrain, U8 dan U8L dibangun di atas platform e⁴ yang menggabungkan empat motor di tiap sudut dengan range extender 2.0L turbo di depan. Platform e³ menyediakan koneksi mekanis antara mesin dan poros depan, sambil mempertahankan kontrol independen di roda belakang. Karena performa off-road bukan lagi prioritas, SUV baru ini berpotensi memakai platform e³ agar konsumsi bahan bakar lebih hemat saat kecepatan tinggi berkelanjutan.
Baca Juga:
Keduanya juga berpeluang ditawarkan dengan pilihan powertrain PHEV dan EV murni, sejalan dengan penawaran NEV mewah China lainnya. Persaingan di segmen ini pun semakin ramai; Avatr T09 PHEV disebut tampil mirip Yangwang U8, menandakan rival-rival lokal mulai mengejar positioning serupa.
Dengan dua model baru ini, Yangwang berpotensi punya dua halo car yang duduk di atas lini produk BYD. Namun semuanya masih sebatas penampakan berkamuflase dan prediksi sumber China. Tidak ada informasi resmi soal nama, tanggal peluncuran, maupun harga kedua model. Yang jelas, arah BYD ke segmen ultra-luxury semakin serius, dan pasar mewah China kini punya pemain baru yang patut diperhitungkan.





Komentar
Belum ada komentar.