Telset.id – Zeekr, merek asal China, resmi memproduksi Zeekr 7X ke-200.000 secara global pada 8 September 2026. Pencapaian ini berlangsung nyaris dua tahun setelah model SUV listrik tersebut memasuki produksi massal. Bertepatan dengan tonggak sejarah ini, Zeekr juga tengah menyiapkan pembaruan model tahun (2027) untuk 7X yang dijadwalkan meluncur pada Q4 2026.
Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh IT Home. Penting untuk dicatat, angka 200.000 unit tersebut merupakan total kendaraan yang keluar dari lini produksi, bukan angka pengiriman ke konsumen. Berdasarkan data industri, hingga akhir Juli 2026, pengiriman kumulatif 7X di seluruh dunia telah mendekati angka 180.000 unit. Dari jumlah tersebut, lebih dari 136.000 unit dikirim di pasar domestik China.
Baterai Baru 85 kWh untuk Zeekr 7X 2027
Pembaruan utama pada Zeekr 7X model 2027 terletak pada sektor baterai. Model ini dikabarkan akan mengganti baterai LFP entry-level 75 kWh dengan paket baterai Aegis Golden Brick berkapasitas 85 kWh. Sebagai perbandingan, baterai 75 kWh saat ini memiliki rating jarak tempuh hingga 620 km dalam siklus CLTC (sekitar 520 km WLTP). Sementara itu, baterai NMC CATL Qilin 103 kWh yang menjadi opsi tertinggi menawarkan jarak tempuh hingga 802 km CLTC (sekitar 675 km WLTP).
Perlu digarisbawahi, pasar China menggunakan standar pengujian CLTC, sehingga angka WLTP yang disebutkan merupakan hasil konversi perkiraan. Aegis Golden Brick sendiri merupakan baterai LFP hasil pengembangan internal Geely. Baterai ini diproduksi di fasilitas manufaktur baterai Quzhou dan menggunakan sel berbilah pendek (short-blade cells).
Untuk pasar global, Zeekr 7X saat ini ditawarkan dengan rating 480 km WLTP untuk varian baterai 75 kWh dan 615 km WLTP untuk paket NMC 100 kWh. Sayangnya, Zeekr belum mengungkap data homologasi lengkap untuk varian baterai 85 kWh. Jarak tempuh, konsumsi energi, performa pengisian daya, dan bobot kosong kendaraan masih menjadi tanda tanya.

Meski demikian, ekspektasi industri menunjukkan bahwa varian dengan baterai 85 kWh ini dapat mencapai jarak tempuh lebih dari 700 km dalam kondisi CLTC (sekitar 585 km WLTP). Jika terealisasi, angka ini akan menempatkan Zeekr 7X di kelas yang sama dengan Li Auto i6. Model kompetitor tersebut menggunakan baterai LFP 87,3 kWh dan menawarkan jarak tempuh hingga 720 km CLTC (sekitar 600 km WLTP).
Geely juga telah mengumumkan klaim masa pakai baterai Aegis Golden Brick hingga 1.000.000 km dan 3.500 siklus pengisian daya. Baterai ini juga dilengkapi dengan perlindungan terintegrasi terhadap thermal runaway.
Baca Juga:
Spesifikasi Zeekr 7X Saat Ini
Zeekr 7X dibangun di atas arsitektur SEA (Sustainable Experience Architecture) milik Geely. Untuk pasar China, varian motor tunggal menggunakan motor belakang berkekuatan 370 kW (496 hp). Sementara itu, konfigurasi AWD motor ganda mampu menghasilkan tenaga hingga 585 kW (785 hp). Varian performa tertingginya mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu hanya 2,98 detik.
Zeekr 7X versi terbaru dibanderol mulai dari harga 229.800 yuan (sekitar 34.230 USD). Harga ini sedikit berubah dari harga peluncuran aslinya yang tercatat sebesar 229.900 yuan pada September 2024. Untuk model tahun 2027, Zeekr akan menawarkan paket peralatan tambahan senilai 18.999 yuan (sekitar 2.830 USD). Paket ini mencakup kursi belakang dengan penyesuaian daya, kulkas internal, dan velg multi-spoke 20 inci.
Pembaruan pada Zeekr 7X juga mencakup arsitektur kelistrikan 900V, LiDAR standar yang dipasang di atap, serta unit komputasi Nvidia Drive Thor-U untuk sistem bantuan pengemudi. Perlu ditegaskan, sistem bantuan yang ditawarkan masih merupakan teknologi L2/L2+ dan tidak menjadikan Zeekr 7X sebagai kendaraan otonom level L3.

Terdapat perbedaan dimensi antara versi China dan versi global Zeekr 7X. Untuk pasar China, panjang kendaraan tercatat 4.825 mm dengan jarak sumbu roda 2.925 mm. Sementara itu, versi global memiliki panjang 4.787 mm dengan jarak sumbu roda 2.900 mm.
Persaingan Pasar dan Performa Penjualan
Zeekr 7X bersaing langsung dengan Tesla Model Y, Nio Onvo L60, dan XPeng G6 di segmen SUV listrik murni China dengan rentang harga 200.000-300.000 yuan (sekitar 29.800-44.700 USD). Kehadiran baterai 85 kWh dapat memperkuat posisi jarak tempuh 7X tanpa harus mendorong pembeli memilih opsi NMC yang lebih besar.
Data dari China EV DataTracker menunjukkan pengiriman domestik Zeekr 7X mencapai 10.253 unit pada Juli 2026. Angka ini meningkat dari 7.345 unit pada Juni dan 7.770 unit pada Mei. Kenaikan di bulan Juli ini merupakan rebound dari volume penjualan yang lebih lemah di musim semi. Namun, angka yang tersedia belum cukup untuk menetapkan baseline penjualan bulanan baru yang berkelanjutan.
Selain di China, Zeekr 7X juga dipasarkan di lebih dari 50 negara dan kawasan, termasuk pasar Eropa, Meksiko, dan Australia. Zeekr mengklaim 7X menempati peringkat pertama di segmen SUV C-SUV listrik murni di Meksiko dan Australia selama paruh pertama tahun 2026. Ekspansi global ini sejalan dengan langkah Zeekr memperluas layanan lain, seperti Robotaxi Zeekr Waymo yang kini telah beroperasi di 14 kota di Amerika Serikat.
Pencapaian produksi 200.000 unit ini menjadi sinyal kuat bagi industri otomotif listrik global. Kehadiran baterai 85 kWh yang lebih efisien di model 2027 juga berpotensi menjawab kebutuhan konsumen akan jarak tempuh lebih jauh dengan harga lebih terjangkau. Zeekr tampaknya serius memperkuat posisinya di segmen SUV listrik premium menengah, baik di pasar domestik maupun internasional.





Komentar
Belum ada komentar.