📑 Daftar Isi

7 Game untuk Hentikan Doom Scrolling, Alternatif Sehat

7 Game untuk Hentikan Doom Scrolling, Alternatif Sehat

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Kebiasaan doom scrolling atau menelusuri media sosial tanpa henti terbukti berdampak negatif pada kesehatan mental. Sebagai alternatif, tujuh video game berikut menawarkan cara lebih konstruktif dan menenangkan untuk mengisi waktu luang.

Doom scrolling sering kali tidak disadari dan sulit dihentikan. Aktivitas ini memaparkan pengguna pada berita buruk secara terus-menerus yang dapat meningkatkan stres. Alih-alih bersantai, kebiasaan ini justru menguras energi mental.

Video game dapat menjadi solusi untuk memutus siklus tersebut. Bermain game tidak hanya menghibur, tetapi juga melatih otak dan memberikan relaksasi. Berikut adalah tujuh rekomendasi game yang bisa membantu Anda beralih dari doom scrolling.

Tetris: Terbukti Secara Ilmiah

Tetris (1984) bukan sekadar game puzzle klasik. Beberapa studi peer-review menunjukkan bahwa Tetris dapat membantu individu mengurangi efek PTSD. Cara kerjanya, game ini melibatkan bagian otak yang sama dengan yang digunakan untuk merekam trauma, sehingga mencegah otak fokus pada hal negatif. Ini adalah cara ampuh untuk keluar dari siklus doom scrolling.

Game ini sangat mudah dimainkan dan tersedia di berbagai platform. Dengan memainkan Tetris, Anda mengalihkan perhatian dari berita buruk ke aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

Elevate: Ubah Waktu Layar

Elevate adalah kumpulan mini-game pelatihan otak yang dirilis pada 22 Mei 2014. Fokus utamanya adalah meningkatkan kemampuan menulis dan komunikasi. Game ini ideal untuk menghentikan kebiasaan doom scrolling yang pada dasarnya adalah aktivitas menyendiri.

Setiap sesi permainan berdurasi 3–5 menit. Anda bisa melatih kemampuan menulis, memperluas kosakata, atau memproses informasi lebih cepat. Elevate memungkinkan Anda melacak kemajuan dan membandingkan performa dengan pemain lain. Anggap saja ini seperti olahraga harian untuk otak.

Monument Valley: Membangun Jalur Baru

Kebiasaan terbentuk karena pengulangan, menciptakan jalur di otak yang mudah dilalui. Monument Valley, yang dirilis pada 3 April 2014, membantu membentuk jalur baru dengan mendorong otak berpikir secara berbeda.

Game puzzle platformer ini dirancang dengan ilusi optik. Tujuannya sederhana: memandu karakter dari satu ujung panggung ke ujung lainnya. Namun, tantangannya terletak pada cara membentuk jalur yang diperlukan. Ini melatih otak untuk berpikir kreatif dan mencari solusi baru.

Civilization 6: Satu Giliran Lagi

Jika Anda hanya perlu pemutus siklus doom scrolling, Civilization 6 adalah pilihan tepat. Game strategi sejarah ini dirilis pada 21 Oktober 2016 dan merupakan seri paling lengkap dalam franchise tersebut. Mudah dipelajari dan sangat adaptif terhadap keinginan setiap pemain.

Anda memilih negara, mendirikan ibu kota, dan membangun kerajaan sesuai keinginan. Daya tarik “satu giliran lagi” sangat kuat dan seringkali membuat pemain lupa waktu. Dengan narasi dari Sean Bean, Civilization 6 menawarkan pelarian sempurna dari media sosial.

Stardew Valley: Bersantailah

Stardew Valley menawarkan kecanduan yang positif. Game simulasi pertanian yang dirilis pada 26 Februari 2016 ini tidak memiliki mikrotransaksi atau lonjakan kesulitan yang gila. Fokus utamanya adalah membangun pertanian warisan kakek Anda.

Anda bisa menanam, membangun gudang, memelihara ternak, dan banyak lagi. Namun, keunggulan game ini ada pada elemen simulasi sosialnya. Kota di dekatnya penuh dengan NPC berkesan dengan alur hubungan lengkap. Stardew Valley adalah kebalikan dari doom scrolling: cara menyenangkan dan bermanfaat untuk menghabiskan waktu.

Unpacking: Semua Pada Tempatnya

Unpacking, yang dirilis pada 2 November 2021, adalah game tentang menempatkan barang ke dalam ruang terbatas. Ini adalah game tentang pindah ke rumah baru tanpa stres pindahan. Anda hanya perlu menemukan tempat untuk barang-barang di berbagai rumah baru.

Yang membedakan Unpacking dari Tetris adalah narasinya. Melalui informasi halus, Anda belajar tentang perjalanan hidup seorang wanita muda. Pengalaman ini sangat zen dan menjadi cara sempurna untuk bersantai daripada menggulir tanpa henti.

Baca Juga:

Plants vs. Zombies: 50 Level

Plants vs. Zombies yang dirilis pada 5 Mei 2009 mungkin terdengar intens, tetapi sebenarnya sangat menawan. Zombie di game ini lucu dan konyol, sementara tanaman yang bisa Anda buka untuk melawan mereka menawarkan opsi taktis yang menarik.

Ini adalah game tower defense terbaik dan paling sederhana. Ada 50 level di game pertama, ditambah sekuel dan spin-off. Plants vs. Zombies adalah cara yang lebih memuaskan dan tidak membuat stres untuk menghabiskan waktu di ponsel Anda.

Beralih dari doom scrolling ke video game bisa menjadi langkah awal untuk kesehatan mental yang lebih baik. Game-game di atas menawarkan relaksasi, tantangan, dan bahkan pelatihan otak tanpa efek negatif dari media sosial.

Komentar

Belum ada komentar.