Telset.id – Kojima Productions akhirnya angkat bicara soal kondisi keuangannya setelah muncul laporan bahwa studio ini kehilangan pendanaan dari Sony dan disebut mengalami penjualan yang mengecewakan untuk Death Stranding beserta sekuelnya. Lewat pernyataan resmi di media sosial, studio yang didirikan Hideo Kojima itu menegaskan bahwa perusahaan berada dalam kondisi sehat dan menguntungkan, sekaligus membantah anggapan bahwa hubungannya dengan PlayStation memburuk.
Pernyataan ini muncul di tengah rangkaian kabar yang menyebut bahwa Sony membatalkan proyek Physint, judul terbaru garapan kreator Metal Gear Solid tersebut. Belakangan diketahui bahwa Physint justru akan hadir di Xbox, sehingga memicu spekulasi luas soal retaknya kerja sama antara Kojima Productions dan Sony.
Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa keputusan tersebut dipicu oleh sejumlah faktor, mulai dari tenggat waktu yang terlewat, kekhawatiran soal anggaran dan profitabilitas, hingga skema eksklusivitas berjangka yang diterapkan. Laporan itu menjadi dasar bagi banyak pihak untuk menyimpulkan bahwa hubungan kedua belah pihak tengah bermasalah.
Kojima Sempat Khawatir Nasib Studionya
Dalam wawancara dengan IGN, Hideo Kojima mengaku sempat cemas terhadap masa depan Kojima Productions. Ia menyoroti kondisi industri gim secara keseluruhan yang belakangan diwarnai banyak penutupan studio dan pembatalan judul.
“Saya tahu ada banyak berita di industri gim bahwa banyak studio tutup, banyak judul dibatalkan, dan saya memahami situasi industri secara keseluruhan. Tapi saya pikir Physint tidak apa-apa. Bahwa Physint aman. Jadi saya terkejut,” ujar Kojima. Ia bahkan menyebut bahwa jika satu kontrak hilang, dirinya mungkin harus memangkas seluruh tim yang mengerjakan Physint, atau studionya bisa kolaps karena kehabisan arus kas.
Kekhawatiran itu diperkuat oleh laporan mengenai penjualan Death Stranding dan sekuelnya yang dinilai mengecewakan, ditambah hilangnya pendanaan dari Sony. Namun melalui akun media sosial resminya, Kojima Productions membantah narasi tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya berada dalam kondisi sehat dan profitable.
Baca Juga:
Hubungan dengan PlayStation Tetap Kuat
Selain menegaskan kondisi finansialnya, Kojima Productions juga menyatakan bahwa hubungannya dengan PlayStation tetap kuat. Pernyataan ini sekaligus meredam spekulasi bahwa hilangnya pendanaan Sony menandai berakhirnya kerja sama keduanya.
Meski begitu, keputusan membawa Physint ke Xbox tetap menjadi sorotan. Skema eksklusivitas berjangka yang disebut Bloomberg menjadi salah satu faktor di balik keputusan tersebut, dan hal ini menunjukkan bahwa dinamika kerja sama antarplatform di industri gim terus berubah.
Di sisi lain, Kojima Productions tetap aktif menggarap berbagai proyek dan kolaborasi. Sebelumnya, studio ini merilis CD Player edisi khusus Death Stranding 2 sebagai merchandise resmi bagi para penggemar. Tidak hanya itu, Kojima juga menjalin kerja sama dengan ASUS ROG melalui mahakarya gaming yang menggabungkan elemen desain khas Kojima dengan perangkat berperforma tinggi.
Kerja sama tersebut bahkan sempat diwujudkan dalam perangkat ROG Flow Z13-KJP, yang menunjukkan bahwa Kojima Productions tidak hanya bergantung pada satu mitra platform saja. Langkah ini memperlihatkan bahwa studio tetap memiliki ruang untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak di luar ekosistem PlayStation.
Pernyataan resmi Kojima Productions setidaknya menjawab sebagian kekhawatiran publik soal nasib studio setelah kabar kehilangan pendanaan Sony dan beralihnya Physint ke Xbox. Dengan status sehat dan profitable yang ditegaskan perusahaan, fokus kini tertuju pada bagaimana studio ini melanjutkan proyek-proyeknya ke depan tanpa bergantung pada satu sumber pendanaan.





Komentar
Belum ada komentar.