Telset.id – Penjualan Nintendo Switch 2 turun hampir 40 persen pada dua kuartal pertama tahun fiskal yang berakhir 30 September 2026, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Nintendo melaporkan hanya menjual 6,49 juta unit konsol selama enam bulan, terdiri dari 3,82 juta unit di kuartal pertama dan 2,67 juta unit di kuartal kedua. Angka itu setara penurunan 37,4 persen, karena Nintendo sebelumnya menjual 10,36 juta unit Switch 2 pada periode yang sama di tahun fiskal lalu.
Penurunan penjualan Nintendo Switch 2 ini terjadi setelah Nintendo menaikkan harga konsol. Laporan keuangan tersebut mencakup periode enam bulan yang dimulai April 2026, hanya sebulan sebelum Nintendo menaikkan harga konsol. Pada awal Mei, Nintendo mengumumkan kenaikan harga Switch 2 sebesar 50 dolar AS menjadi 500 dolar AS di Amerika Serikat akibat biaya memori yang lebih tinggi dan tarif dari Amerika Serikat.
Meski penjualan konsol lebih rendah, Nintendo tetap mencatat kenaikan laba bersih 11 persen dari tahun sebelumnya. Kenaikan itu ditopang oleh penjualan perangkat lunak yang kuat dan kesuksesan film Super Mario terbaru. Nintendo juga menyatakan bahwa “banyak konsumen terus mengadopsi sistem ini, didorong oleh faktor seperti perilisan judul-judul baru,” meskipun terjadi penurunan penjualan.
Harga Naik, Penjualan Melandai
Switch 2 sendiri diluncurkan pada 5 Juni 2025, dan Nintendo memperkirakan permintaan yang kuat pada bulan-bulan setelah peluncurannya. Ekspektasi itu tercermin dari penjualan 10,36 juta unit pada periode yang sama tahun fiskal sebelumnya. Namun, kenaikan harga sebesar 50 dolar AS di Amerika Serikat pada awal Mei 2026 menjadi faktor yang menyertai periode laporan terbaru.
Nintendo menjelaskan bahwa kenaikan harga Switch 2 dipicu oleh biaya memori yang lebih tinggi dan tarif dari Amerika Serikat. Keputusan itu diambil hanya sebulan setelah periode enam bulan yang dilaporkan dimulai pada April 2026. Dengan demikian, laporan keuangan terbaru mencakup bulan-bulan ketika harga konsol sudah berada di level baru di pasar Amerika Serikat.
Di sisi lain, Nintendo tetap mempertahankan perkiraan penjualan 16,5 juta unit Switch 2 untuk tahun fiskal berjalan. Angka tersebut hampir 17 persen lebih rendah dari 19,86 juta unit yang terjual pada tahun lalu. Sikap Nintendo ini menunjukkan bahwa perusahaan telah memperhitungkan penurunan penjualan dan mempertimbangkan euforia peluncuran konsol.
Baca Juga:
Software dan Film Jadi Penopang
Penurunan penjualan perangkat keras tidak serta-merta menekan kinerja keuangan Nintendo. Laba bersih perusahaan justru naik 11 persen dari tahun sebelumnya. Nintendo menyebut penjualan perangkat lunak yang kuat dan kesuksesan film Super Mario terbaru sebagai pendorong utama kenaikan tersebut.
Faktor lain yang disebut Nintendo adalah perilisan judul-judul baru yang membuat konsumen terus mengadopsi sistem. Salah satunya adalah remake Ocarina of Time yang mulai dijual pada pekan ini dan disebut akan menjadi salah satu peluncuran terbesar di Switch 2 pada tahun ini. Nintendo juga menyatakan menyukai judul tersebut.
Selain itu, ekosistem Switch 2 terus berkembang di luar konsol itu sendiri. Sejumlah pengembang telah menghadirkan pengalaman bermain Switch di perangkat lain, seperti langkah nxnative Bikin Game Switch yang menjalankan game Switch secara native di iPhone dan Mac. Perkembangan ini menunjukkan bahwa minat terhadap ekosistem Switch tetap ada, meski penjualan konsol melandai.
Di sisi komponen, industri juga menyoroti pasokan kartrid fisik Switch. Isu Macronix Setop Produksi Chip ROM menjadi perhatian tersendiri bagi pengguna yang masih mengandalkan media fisik. Namun, laporan keuangan Nintendo tidak mengaitkan langsung isu komponen ini dengan penurunan penjualan konsol.
Gambaran keseluruhan dari laporan Nintendo menunjukkan bahwa kenaikan harga Switch 2 sebesar 50 dolar AS di Amerika Serikat bertepatan dengan periode penurunan penjualan konsol sebesar 37,4 persen. Meski demikian, Nintendo masih mempertahankan target 16,5 juta unit untuk tahun fiskal berjalan dan mencatat kenaikan laba bersih 11 persen berkat perangkat lunak serta film Super Mario terbaru.






Komentar
Belum ada komentar.