📑 Daftar Isi

Logo Project Helix Xbox

Project Helix Ternyata Bukan Satu Konsol, tapi Keluarga Perangkat

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • CEO Xbox Asha Sharma mengonfirmasi Project Helix merupakan keluarga perangkat, bukan satu konsol
  • Pernyataan disampaikan dalam wawancara dengan BBC News di gamescom 2026
  • Xbox berkomitmen mendorong batas performa dan mendukung game konsol serta PC
  • Belum jelas apakah semua perangkat dalam lini Helix mendukung game PC
  • Sharma tidak menjawab pertanyaan soal perangkat tanpa disc drive
  • Sony akan menghentikan produksi game disc pada 2028
  • Versi alpha Helix akan dikirim ke developer mulai tahun depan
  • Strategi keluarga perangkat memberikan pilihan lebih banyak bagi konsumen

Telset.id – Xbox tengah mengembangkan lebih dari satu konsol generasi berikutnya. CEO Xbox, Asha Sharma, mengungkapkan bahwa Project Helix merupakan “keluarga perangkat” (family of devices), bukan sekadar satu konsol tunggal.

Pernyataan tersebut disampaikan Sharma dalam wawancara dengan BBC News di ajang gamescom 2026. Sebelumnya, saat baru ditunjuk sebagai CEO Xbox, Sharma mengumumkan Project Helix sebagai nama kode untuk konsol generasi berikutnya dari brand tersebut. Kini, ia mengonfirmasi bahwa tim Xbox telah bekerja keras mengembangkan sejumlah perangkat dalam satu payung Project Helix.

Meski demikian, Sharma belum memberikan detail lebih lanjut mengenai pengembangan perangkat-perangkat tersebut. Ia hanya berjanji bahwa Xbox akan membagikan informasi lebih banyak dalam waktu dekat.

Xbox Project Helix logo

Komitmen Performa dan Dukungan Game PC

Dalam wawancara yang sama, CEO Xbox juga menegaskan komitmennya untuk “terus mendorong batas-batas performa” (continue to push the boundaries of performance). Ia kembali menegaskan bahwa Project Helix akan mampu memainkan game konsol sekaligus game PC.

Namun, belum jelas apakah seluruh perangkat dalam lini Project Helix akan memiliki kemampuan tersebut. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas pertanyaan apakah Xbox generasi berikutnya akan menjadi perangkat tanpa disc drive (discless).

Menariknya, Sharma tidak menjawab langsung pertanyaan tersebut. Konteks ini penting mengingat Sony baru saja mengumumkan bulan lalu bahwa PlayStation akan sepenuhnya digital dan berhenti memproduksi game berbasis disc pada 2028.

Jadwal Pengiriman ke Developer

Xbox berencana mengirimkan versi alpha dari konsol Project Helix kepada para developer mulai tahun depan. Jika benar Xbox memproduksi lebih dari satu konsol, maka pengiriman tersebut bisa mencakup beberapa perangkat sekaligus.

Kabar tentang keluarga perangkat Project Helix ini tentu menjadi perkembangan yang dinantikan para gamer. Sebelumnya, Xbox juga telah merilis berbagai inovasi lain, termasuk fitur disc-to-digital untuk koleksi game fisik. Langkah ini menunjukkan arah Xbox dalam transisi menuju era digital, meski belum ada konfirmasi apakah Helix akan sepenuhnya tanpa disc.

Keputusan Xbox untuk mengembangkan keluarga perangkat, bukan satu konsol tunggal, menunjukkan strategi yang berbeda dari pendekatan tradisional. Hal ini bisa berarti Xbox menyiapkan berbagai varian dengan harga dan spesifikasi berbeda untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas. Strategi serupa juga terlihat dari edisi khusus Xbox Series X yang baru saja diumumkan harganya.

Sementara itu, persaingan di industri konsol semakin ketat. Sony telah mengumumkan langkah menuju era full digital, sementara Xbox justru belum memberikan jawaban pasti soal arah tersebut. Perbedaan strategi ini akan menjadi faktor penting dalam persaingan konsol generasi berikutnya.

Bagi para gamer, kabar tentang keluarga perangkat Project Helix membuka banyak kemungkinan. Mulai dari pilihan harga yang lebih fleksibel hingga spesifikasi yang bervariasi sesuai kebutuhan. Namun, semua itu masih menunggu pengumuman resmi dari Xbox.

Xbox sendiri belum memberikan tanggal pasti kapan informasi lebih lanjut tentang Project Helix akan diumumkan. Yang jelas, para developer akan menjadi pihak pertama yang mendapatkan perangkat tersebut dalam bentuk versi alpha tahun depan.

Perkembangan ini juga menarik untuk dicermati dari sisi performa. Sharma menegaskan komitmen Xbox untuk terus mendorong batas performa, yang berarti konsol generasi berikutnya kemungkinan akan membawa peningkatan signifikan dibanding pendahulunya. Namun, perlu diingat bahwa game AAA terbaru seperti GTA 6 masih berjalan di 30fps di konsol generasi saat ini, sehingga ekspektasi terhadap performa Helix perlu disikapi dengan realistis.

Dengan pendekatan keluarga perangkat, Xbox tampaknya ingin memberikan pilihan lebih banyak kepada konsumen. Strategi ini bisa menjadi jawaban atas kebutuhan pasar yang semakin beragam, dari gamer kasual hingga pengguna hardcore yang menginginkan performa maksimal.

Keputusan untuk tidak menjawab pertanyaan soal perangkat discless juga menarik. Di satu sisi, Xbox belum siap meninggalkan pasar game fisik. Di sisi lain, tren industri jelas mengarah ke digital. Sikap wait and see ini bisa menjadi strategi untuk membaca respons pasar sebelum mengambil keputusan final.

Yang pasti, pengumuman Project Helix sebagai keluarga perangkat telah mengubah ekspektasi banyak pihak. Konsol generasi berikutnya dari Xbox tidak lagi sekadar satu produk, melainkan ekosistem perangkat yang saling terhubung. Ini bisa menjadi fondasi baru bagi strategi Xbox dalam menghadapi persaingan di era konsol generasi berikutnya.

Para penggemar Xbox dan industri game secara umum tentu akan menantikan informasi lebih lanjut dari Xbox. Dengan jadwal pengiriman versi alpha ke developer tahun depan, kemungkinan besar detail lebih lengkap akan terungkap dalam beberapa bulan mendatang.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.