📑 Daftar Isi

Roblox Bagikan Kiat Jaga Kesehatan Mental Anak di Ruang Digital

Roblox Bagikan Kiat Jaga Kesehatan Mental Anak di Ruang Digital

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Platform gim daring Roblox membagikan kiat yang dapat membantu orang tua menjaga kesehatan mental anak sekaligus keamanan sang buah hati di ruang digital. Kiat ini disampaikan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia yang diperingati pada 10 Oktober setiap tahunnya, dan menempatkan keterlibatan orang tua sebagai bagian penting dalam menciptakan pengalaman bermain yang aman bagi anak.

Roblox menegaskan bahwa kehadiran orang tua bukan sekadar pengawasan, melainkan bagian dari upaya menjaga kesehatan mental anak saat terhubung aktif dengan ruang digital. Senior Director of Global Parental Advocacy di Roblox Dr. Elizabeth Milovidov mengatakan, ketika orang tua meluangkan waktu untuk duduk bersama anak dan bertanya tentang apa yang sedang mereka lakukan di gim, sesuatu yang menarik bisa terjadi. Anak tidak lagi hanya menjadi pemain, tetapi juga bisa menjadi guru, kreator, maupun pencerita. Roblox ingin keluarga memiliki pengalaman bersama yang dapat menjadi awal dari percakapan dan aktivitas bersama lainnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Roblox dalam keterangannya, Jumat (9/10), sehari sebelum peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia. Kiat-kiat ini perlu dibagikan mengingat keterlibatan orang tua menjadi bagian penting bagi anak dalam menciptakan pengalaman bermain yang aman. Dorongan agar platform mematuhi aturan pelindungan anak juga terus mengemuka, sejalan dengan langkah Menkomdigi Desak Roblox untuk mematuhi regulasi yang berlaku demi anak Indonesia.

Lima Kiat Orang Tua Jaga Anak di Ruang Digital

Roblox membagikan sejumlah kiat yang dapat diterapkan orang tua dan keluarga untuk mengarahkan anaknya tetap aman dan terjaga kesehatan mentalnya saat terhubung aktif dengan ruang digital.

Pertama, ajarkan anak kapan harus berhenti. Jika sebuah interaksi membuat anak merasa tidak nyaman, mereka tidak harus melanjutkannya. Orang tua dapat mengingatkan bahwa anak selalu bisa keluar dari percakapan, membisukan atau memblokir pemain lain, maupun berhenti bermain.

Kedua, simpan bukti dan laporkan. Jika anak mengalami perundungan, pelecehan, atau menemukan perilaku yang tidak pantas, orang tua dapat membantu menyimpan bukti, seperti tangkapan layar atau riwayat percakapan, kemudian menggunakan fitur pelaporan yang tersedia di platform.

Ketiga, ingatkan anak bahwa ia tidak sendirian. Perundungan di dunia maya dapat semakin sulit dihadapi ketika anak merasa sendirian. Pastikan anak tahu bahwa mereka dapat bercerita kepada orang dewasa yang dipercaya, seperti orang tua, guru, atau konselor. Orang tua juga dapat mengajak anak untuk memperhatikan dan menanyakan kabar teman yang mungkin mengalami perundungan online.

Keempat, perhatikan perubahan perilaku. Orang tua dan keluarga perlu memperhatikan perubahan yang tidak biasa. Beberapa perubahan yang biasa ditemukan pada anak-anak dengan masalah di ruang siber di antaranya seperti anak tiba-tiba menjauh dari teman atau gim yang biasanya mereka sukai, sering mengatakan merasa putus asa, mengalami perubahan suasana hati yang drastis, atau terlalu sering bermain hingga mengganggu waktu tidur.

Terakhir, ingatkan anak untuk menjaga informasi pribadi. Orang tua perlu mengingatkan anak untuk tidak membagikan informasi pribadi kepada orang lain secara online, termasuk nama lengkap, alamat rumah, lokasi sekolah, kata sandi akun, dan informasi keuangan.

Fitur Pendampingan Orang Tua di Roblox

Tidak hanya membagikan kiat untuk anak aman di ruang digital, Roblox juga menyampaikan sejumlah fitur yang dapat dimanfaatkan orang tua di dalam platformnya untuk membantu orang tua mendampingi pengalaman bermain anak yang aman dan sehat. Fitur-fitur ini melengkapi langkah perusahaan dalam memperkuat perlindungan pengguna muda, sejalan dengan janji Perbaiki Keamanan Anak setelah temuan eSafety Australia.

Pertama ada Roblox Parental Controls. Dengan menautkan akun, orang tua dapat mengatur fitur obrolan, melihat daftar teman anak, menetapkan filter kematangan konten, memblokir gim tertentu, serta mengatur batas pengeluaran.

Lalu ada juga fitur Family Zone & Co-Play. Melalui Family Zone, orang tua dapat bermain dan mengeksplorasi gim bersama anak. Aktivitas bermain bersama dapat menjadi kesempatan untuk membicarakan etika berinternet, batasan, dan pentingnya saling menghormati di ruang digital. Fitur ini menjadi salah satu cara agar orang tua tetap memegang kendali atas pengalaman bermain anak.

Terakhir ada Teen Well-Being Tools. Fitur ini adalah panduan interaktif dan materi percakapan yang membantu orang tua dan remaja membahas batasan waktu layar serta membangun kebiasaan digital yang lebih sehat bersama.

Ketiga fitur tersebut menempatkan orang tua sebagai pendamping aktif, bukan sekadar pengawas pasif. Roblox menyebut bahwa aktivitas bermain bersama dapat menjadi awal dari percakapan dan aktivitas bersama lainnya di luar gim. Hal ini sejalan dengan pengalaman bermain yang tetap mudah diakses, termasuk melalui Mode Browser dan offline yang dihadirkan platform.

Di sisi lain, perhatian terhadap keamanan anak di Roblox juga mencakup risiko eksternal. Pemain diimbau waspada terhadap ancaman seperti Malware Xeno Executor yang menyasar pemain Roblox. Dengan demikian, kiat menjaga kesehatan mental anak dan keamanan digital menjadi semakin relevan bagi keluarga yang mendampingi anak bermain di platform ini.

Roblox menekankan bahwa keterlibatan orang tua menjadi bagian penting bagi anak dalam menciptakan pengalaman bermain yang aman. Melalui kombinasi kiat praktis dan fitur pendampingan, orang tua dapat membantu anak tetap aman sekaligus menjaga kesehatan mentalnya saat terhubung aktif dengan ruang digital.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.