📑 Daftar Isi

Tumpukan game PlayStation fisik di rak toko ritel

Sony Izinkan Cetak Ulang Disc Fisik PlayStation untuk Game Rilisan Sebelum 2028

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Sony izinkan penerbit mencetak ulang disc fisik untuk game PlayStation yang rilis sebelum Januari 2028
  • Game baru setelah 2028 hanya tersedia dalam format digital, tidak ada opsi disc fisik
  • Sony tawarkan opsi kode digital di ritel untuk game baru, detail belum diungkap
  • Proses pemesanan disc akan berubah, Sony belum berikan detail perubahannya
  • Pabrik disc Sony di Salzburg, Austria telah dialihfungsikan untuk produksi microlensa optik
  • Keputusan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Sony menuju distribusi digital penuh

Telset.id – Sony memberikan sedikit kelonggaran bagi penerbit game di tengah keputusan kontroversialnya menghentikan produksi disc fisik PlayStation. Perusahaan memastikan bahwa game yang dirilis sebelum Januari 2028 masih bisa mendapatkan cetakan ulang fisik, meskipun game baru setelahnya hanya akan tersedia secara digital.

Keputusan Sony untuk menghentikan disc fisik menuai reaksi negatif dari komunitas gamer global. Namun, kabar baik datang untuk para pengembang dan penerbit yang masih ingin menjual versi fisik dari judul-judul lama mereka. Berdasarkan laporan dari Game File, Sony telah mengirimkan pesan pribadi kepada para pengembang dan penerbit PlayStation yang menyatakan bahwa mereka “masih akan bisa melakukan pemesanan ulang untuk game PlayStation disc yang sudah ada.”

Informasi ini melengkapi pengumuman resmi Sony sebelumnya di blog PlayStation. Dalam pengumuman tersebut, Sony menyebutkan bahwa penghentian disc fisik “tidak akan berdampak pada game yang sudah dirilis, atau akan dirilis, sebelum Januari 2028 dalam format disc.” Laporan terbaru dari Game File ini memperjelas bahwa penerbit masih bisa terus memesan versi fisik game PlayStation mereka, selama game tersebut dirilis sebelum tanggal batas akhir tersebut.

Meskipun demikian, Sony belum merinci secara detail bagaimana proses pemesanan disc akan berubah. Menurut Game File, Sony mengatakan bahwa proses pemesanan untuk disc akan berubah, namun belum mengungkapkan bagaimana perubahannya. Hal ini wajar mengingat Sony dilaporkan telah menginvestasikan jutaan dolar untuk mengubah fungsi pabrik disc-nya di Salzburg, Austria, untuk memproduksi microlensa optik sebagai gantinya.

Langkah ini menunjukkan bahwa meskipun Sony berkomitmen untuk beralih ke era digital, mereka masih memberikan ruang bagi ekosistem fisik yang sudah ada. Bagi kolektor dan gamer yang masih menginginkan media fisik, keputusan ini setidaknya memberikan kepastian bahwa game-game lama masih bisa didapatkan dalam bentuk disc.

Baca Juga:

Alternatif Digital untuk Game Baru

Selain izin cetak ulang untuk game lama, Sony juga memberikan opsi lain bagi penerbit yang ingin merilis game baru secara fisik namun tanpa disc. Game File melaporkan bahwa Sony mengatakan dalam pesannya kepada penerbit bahwa mereka akan “memberikan kesempatan kepada penerbit untuk merilis game baru di ritel menggunakan kode digital.” Namun, detail mengenai skema ini juga belum diungkapkan secara gamblang.

Opsi kode digital di ritel ini setidaknya menjawab sebagian kekhawatiran gamer yang tidak ingin terbatas hanya pada toko online milik Sony. Dengan adanya kode digital yang dijual di toko fisik, gamer masih bisa membeli game secara langsung di toko tanpa harus melalui sistem pembayaran online PlayStation Store. Namun, tetap saja, ketiadaan disc fisik berarti gamer kehilangan kemampuan untuk memiliki media yang bisa diperjualbelikan kembali, dipinjamkan, atau dikoleksi.

Meskipun ada opsi kompromi ini, dampak keseluruhan dari hilangnya disc fisik diperkirakan akan sangat besar bagi industri game. Banyak pihak khawatir hal ini akan mengurangi hak kepemilikan konsumen atas game yang mereka beli, karena game digital seringkali terikat dengan akun dan platform tertentu.

Langkah Sony ini juga memicu spekulasi bahwa konsol generasi berikutnya, seperti PS6, mungkin tidak akan lagi dilengkapi dengan disc drive. Investasi besar Sony untuk mengubah pabrik disc-nya di Austria menjadi pabrik komponen optik semakin menguatkan dugaan bahwa era disc fisik di ekosistem PlayStation akan segera berakhir total.

Konsekuensi bagi Industri dan Gamer

Keputusan Sony untuk mempertahankan produksi disc hanya untuk game rilis sebelum 2028 menimbulkan pertanyaan besar tentang masa depan koleksi game fisik. Gamer yang selama ini setia membeli game dalam bentuk disc harus mulai bersiap untuk transisi penuh ke era digital. Meskipun ada opsi cetak ulang, game-game baru setelah 2028 dipastikan tidak akan lagi tersedia dalam bentuk fisik.

Bagi industri ritel game, keputusan ini juga menjadi pukulan berat. Toko-toko game bekas dan jual-beli game fisik akan kehilangan pasokan game baru. Sementara itu, penerbit game independen mungkin akan kesulitan karena tidak bisa lagi menawarkan edisi fisik terbatas yang selama ini menjadi salah satu sumber pendapatan bagi mereka.

Di sisi lain, Sony tampaknya tidak goyah dengan keputusan ini. Perusahaan telah mengonfirmasi bahwa penghentian produksi disc fisik bukanlah keputusan yang diambil secara tiba-tiba, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk beralih ke distribusi digital yang lebih efisien dan menguntungkan. Kritik dari berbagai pihak, termasuk sindiran dari GitHub yang menawarkan repositori publik dalam CD-ROM, tampaknya tidak akan mengubah arah kebijakan Sony.

Dengan semua perkembangan ini, para gamer dan penerbit game kini memiliki waktu hingga Januari 2028 untuk menikmati game-game fisik terakhir dari PlayStation. Setelah itu, era baru distribusi game digital akan sepenuhnya dimulai, dan disc fisik PlayStation hanya akan menjadi kenangan bagi para kolektor.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.