📑 Daftar Isi

Empat protagonis baru Virtua Fighter Crossroads berjalan menjauh ke arah berbeda

Virtua Fighter Crossroads: RGG Studio Hadirkan Narasi Sinematik Baru

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • RGG Studio mengembangkan Virtua Fighter Crossroads sebagai game fighting dengan narasi sinematik
  • Berlatar di kota fiksi Vilasapara, Asia Tenggara, bukan reboot total seri Virtua Fighter
  • Menampilkan empat protagonis baru dengan tema berbeda, termasuk film noir
  • Karakter lama seperti Pai Chan akan muncul dengan cara spektakuler
  • Sistem pertarungan berevolusi dengan mekanik damage accumulation dan stun
  • Mode cerita fokus pada keputusan pemain yang memengaruhi alur cerita
  • Kontrol tetap sederhana dengan tombol pukul, tendangan, dan bertahan
  • Dirilis tahun 2027 untuk platform yang belum diumumkan

Telset.id – Sega menugaskan RGG Studio untuk menghidupkan kembali seri fighting legendarisnya melalui Virtua Fighter Crossroads, sebuah game yang tidak sekadar menjadi sekuel biasa. Alih-alih langsung membuat Virtua Fighter 6 untuk basis penggemar setia yang terbatas, studio di balik Yakuza dan Like a Dragon ini memiliki ambisi yang jauh lebih besar. Mereka ingin menjembatani kesenjangan antara game pertarungan tradisional dengan pengalaman naratif yang sinematik.

Diumumkan dalam gelaran Summer Game Fest 2026, Virtua Fighter Crossroads berlatar di kota fiksi Vilasapara di Asia Tenggara. Game ini bukanlah reboot total dari seri pertarungan terbesar Sega. Sebaliknya, beberapa karakter lama dari seri Virtua Fighter akan muncul di dalam game ini. Pendekatan ini diambil karena seri Virtua Fighter dianggap tidak pernah mendorong alur cerita dan narasinya sekeras rival-rivalnya seperti Tekken atau Street Fighter.

Menariknya, saat trailer perdana dirilis, kemunculan mendadak Pai Chan luput dari perhatian banyak penonton, penggemar, dan bahkan beberapa jurnalis game yang tidak mengenalnya. Hal ini justru membebaskan tim pengembang untuk memulai dari awal dengan pendekatan baru.

Empat Protagonis Baru dengan Tema Berbeda

Produser Riichiro Yamada mengungkapkan bahwa game ini berpusat pada empat protagonis baru. Masing-masing mewakili elemen tematik yang berbeda yang akan memengaruhi gaya, nada naratif, dan bahkan gameplay di bagian mereka masing-masing. Yamada mengisyaratkan bahwa salah satu karakter inti akan memiliki tema film noir, menandai pergeseran nada dari karakter Cielo yang ceria.

Cielo diperkenalkan sebagai protagonis game yang cukup tipikal: seorang petarung muda yang terlibat dalam masalah. Pemain harus membimbingnya dari awal yang sederhana, bukan memulai sebagai petarung yang kuat. Sementara itu, karakter lama Virtua Fighter akan muncul dengan cara yang spektakuler, seperti yang terlihat dari kemunculan Pai Chan dalam trailer terbaru. Setelah mengalahkan beberapa preman mafia, Pai Chan menegur Cielo bahwa dia masih harus banyak belajar.

Baca Juga:

Fokus pada Narasi dan Keputusan Pemain

Berbeda dengan seri Yakuza yang menawarkan dunia sandbox terbuka penuh, Virtua Fighter Crossroads tidak mengadopsi pendekatan tersebut. Sebaliknya, perjalanan pemain akan sangat terfokus pada narasi, dengan keputusan dan hubungan pemain yang membentuk bagaimana cerita berlangsung. Hal ini bisa membuat game ini terasa sangat berbeda dari game RGG Studio lainnya, tergantung pada seberapa penting keputusan tersebut nantinya.

Tim pengembang menyatakan bahwa Crossroads akan jauh lebih membumi dibandingkan kekacauan khas Kiryu atau Kasuga. Hal ini akan tercermin dalam minigames dan aktivitas yang tersedia. Salah satu konsep yang menarik adalah menjalankan restoran sebagai bagian inti dari segmen Cielo dalam game.

Mode cerita akan bertransisi dari kamera behind-the-shoulder ke tampilan side-on khas game fighting saat pertarungan dimulai. Pemain juga harus menguji kemampuan bertarung mereka melawan beberapa lawan sekaligus.

Sistem Pertarungan yang Berevolusi

Meskipun fokus pada narasi, RGG Studio tidak sepenuhnya meninggalkan esensi Virtua Fighter yang dikenal. Mode pertarungan satu lawan satu langsung juga tetap disertakan dalam Crossroads. Banyak perubahan besar telah diisyaratkan untuk sistem pertarungannya.

Salah satu mekanik baru adalah damage accumulation, di mana kerusakan yang terus-menerus pada satu bagian tubuh, misalnya kaki, dapat memengaruhi petarung selama pertarungan berlangsung. Serangan stun juga akan memiliki peran yang lebih besar, mengurangi pentingnya kombo panjang.

Kontrolnya tetap sederhana seperti game pertarungan aslinya: tombol pukul, tombol tendangan, dan tombol bertahan. Namun, seri ini dikenal dengan kurva pembelajarannya yang sangat curam. Produser Yamada percaya bahwa inti dari pengalaman single-player seharusnya dapat mengajarkan pemain cara bermain Virtua Fighter, jauh melampaui mode cerita.

The four new Virtua Fighter Crossroads protagonists each walk away in a different direction.

Kapan Rilis?

Virtua Fighter Crossroads direncanakan akan dirilis pada tahun 2027. Dengan pendekatan naratif yang segar dan sistem pertarungan yang berevolusi, game ini berpotensi menarik pemain baru yang sebelumnya mungkin enggan mencoba seri Virtua Fighter karena reputasinya yang sulit.

Sega juga tengah mengembangkan game lain yang berjudul Stranger Than Heaven di studio yang sama. Ini menunjukkan komitmen RGG Studio untuk memperluas portofolio game mereka di luar seri Yakuza dan Like a Dragon. Bagi penggemar berat Sega, kepergian Hideki Sato, sang arsitek hardware Sega, tentu menjadi duka tersendiri di tengah kebangkitan IP legendaris perusahaan tersebut.

Komentar

Belum ada komentar.