📑 Daftar Isi

Xbox app pada smart TV TCL untuk akses Xbox Cloud Gaming

Xbox App Hadir di TV TCL, Akses Cloud Gaming Makin Luas

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Microsoft bekerja sama dengan TCL untuk menghadirkan Xbox app di smart TV TCL
  • Xbox app memungkinkan akses Xbox Cloud Gaming untuk mainkan game Game Pass tanpa konsol
  • Xbox app hadir "dalam beberapa bulan mendatang" seiring peluncuran opsi pay-as-you-go November
  • Opsi pay-as-you-go memungkinkan akses cloud gaming tanpa langganan Xbox Game Pass
  • Microsoft uji coba cloud gaming gratis dengan iklan untuk Xbox Insiders
  • Pembatasan jam cloud: 15 jam Ultimate, 10 jam Premium, 5 jam Essential per bulan
  • TCL bergabung dengan Hisense, Samsung, LG, dan Amazon Fire TV dalam kemitraan Xbox app

Telset.id – Microsoft resmi menggandeng TCL untuk menghadirkan Xbox app pada smart TV produksinya. Langkah ini membuka akses lebih luas bagi pengguna untuk menikmati Xbox Cloud Gaming langsung dari layar televisi tanpa memerlukan konsol.

Melalui kerja sama ini, pengguna TV TCL yang didukung akan dapat mengunduh Xbox app dan terhubung ke layanan Xbox Cloud Gaming. Dengan begitu, mereka bisa memainkan judul game dari Game Pass maupun game tertentu yang dimiliki sebagai bagian dari langganan. Xbox app dijadwalkan hadir di TV TCL “dalam beberapa bulan mendatang”, bertepatan dengan peluncuran opsi baru Microsoft untuk Xbox Cloud Gaming pada November.

Kabar ini menjadi angin segar bagi para gamer yang tidak memiliki konsol Xbox. Pasalnya, Microsoft akan memperkenalkan skema pay-as-you-go untuk Xbox Cloud Gaming. Skema ini memungkinkan siapa saja mengakses layanan streaming cloud tanpa harus berlangganan Xbox Game Pass terlebih dahulu.

Selain opsi berbayar baru tersebut, Microsoft juga tengah menguji coba layanan cloud gaming gratis yang didukung iklan untuk para Xbox Insiders. Jika uji coba ini berhasil dan diluncurkan secara luas, pengguna akan memiliki semakin banyak pilihan untuk mengakses Xbox Cloud Gaming.

Di sisi lain, Microsoft juga tengah memberlakukan pembatasan jam akses cloud bulanan bagi para pelanggan Game Pass. Pelanggan Xbox Game Pass Ultimate hanya akan mendapatkan kuota 15 jam akses cloud per bulan. Sementara itu, pelanggan Premium mendapat jatah 10 jam, dan pemegang Game Pass Essential hanya memperoleh 5 jam. Jika membutuhkan waktu bermain tambahan, pelanggan Game Pass harus membeli paket jam cloud secara terpisah.

Kebijakan pembatasan jam main ini tentu menjadi perhatian tersendiri bagi pengguna setia layanan cloud gaming Microsoft. Sebelumnya, layanan ini dikenal tanpa batasan waktu yang ketat bagi para pelanggan. Kini, pengguna perlu lebih bijak dalam mengatur waktu bermain mereka setiap bulannya. Informasi lebih lanjut mengenai kebijakan ini dapat disimak pada ulasan Xbox Cloud Gaming yang telah kami tulis sebelumnya.

Kemitraan dengan TCL menjadikan vendor asal China tersebut sebagai yang terbaru dalam daftar produsen TV yang bekerja sama dengan Microsoft. Sebelumnya, Hisense telah mulai menambahkan Xbox app ke TV-nya yang menjalankan sistem operasi VIDAA pada awal tahun ini. Selain itu, sejumlah perangkat dari Samsung, LG, dan Amazon Fire TV juga telah memiliki akses ke Xbox app.

Ekspansi ke berbagai platform TV ini menunjukkan komitmen Microsoft untuk menjadikan Xbox Cloud Gaming sebagai layanan yang dapat diakses dari berbagai perangkat. Strategi ini sejalan dengan visi Microsoft yang tidak lagi terpaku pada satu perangkat keras konsol saja. Perusahaan justru tengah mengembangkan ekosistem yang lebih luas, termasuk kabar mengenai keluarga perangkat Xbox yang sempat bocor sebelumnya.

Dampak bagi Pengguna dan Industri Game

Hadirnya Xbox app di TV TCL memberikan dampak signifikan bagi pengguna yang selama ini ingin menikmati game berkualitas tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk membeli konsol. Dengan TV yang mendukung dan koneksi internet yang stabil, pengguna cukup berlangganan layanan atau memanfaatkan opsi pay-as-you-go untuk langsung bermain.

Model pembayaran baru ini juga menjadi jawaban bagi mereka yang hanya ingin sesekali bermain game tanpa terikat komitmen bulanan. Fleksibilitas ini dapat menarik segmen pengguna baru yang sebelumnya enggan berlangganan Game Pass karena merasa tidak akan memanfaatkannya secara maksimal.

Namun, perlu dicatat bahwa pengalaman bermain melalui cloud streaming sangat bergantung pada kualitas koneksi internet. Untuk mendapatkan performa terbaik, pengguna disarankan memiliki koneksi yang cepat dan stabil. Meskipun demikian, Microsoft terus berupaya meningkatkan infrastruktur dan kualitas layanan cloud gaming mereka.

Langkah Microsoft membuka akses cloud gaming ke lebih banyak perangkat TV juga berpotensi mengubah cara konsumen menikmati game. Alih-alih terbatas pada konsol atau PC, game kini dapat dinikmati di layar besar ruang keluarga dengan cara yang lebih sederhana. Hal ini sejalan dengan tren industri yang mulai beralih ke model distribusi digital dan streaming.

Bagi industri secara keseluruhan, kemitraan semacam ini menunjukkan bahwa masa depan gaming tidak lagi bergantung pada perangkat keras tunggal. Produsen TV pun mulai memandang aplikasi game sebagai fitur bernilai tambah yang dapat menarik konsumen. Kerja sama antara Microsoft dan TCL menjadi contoh bagaimana perusahaan teknologi dan produsen perangkat elektronik dapat saling menguntungkan.

Ke depannya, pengguna dapat menantikan perluasan akses Xbox Cloud Gaming ke lebih banyak perangkat dan platform. Dengan berbagai opsi pembayaran yang ditawarkan, mulai dari langganan penuh hingga sistem pay-as-you-go dan bahkan opsi gratis dengan iklan, Microsoft tampaknya serius ingin menjadikan cloud gaming sebagai pintu masuk utama bagi generasi baru pemain game.

Bagi Anda yang tertarik dengan perkembangan dunia game dan konsol, kabar mengenai performa GTA 6 di konsol juga menjadi topik menarik untuk diikuti. Industri game terus bergerak dinamis dengan berbagai inovasi dan kebijakan baru yang memengaruhi cara kita bermain.

Dengan semakin banyaknya perangkat yang mendukung Xbox Cloud Gaming, batasan antara pemilik konsol dan non-konsol menjadi semakin tipis. Pada akhirnya, yang terpenting adalah akses terhadap game itu sendiri, dan Microsoft tengah membangun jalan menuju arah tersebut melalui berbagai kemitraan strategis dan model bisnis yang lebih inklusif.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.