Render GPU AMD Instinct MI430X dengan performa FP64 tercepat untuk komputasi HPC

AMD MI430X GPU FP64 Tercepat, Rilis 2027 untuk HPC

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • AMD luncurkan seri Instinct MI400 dengan dua GPU: MI455X untuk AI dan MI430X untuk HPC
  • MI430X tawarkan 288 TFLOPS FP64 hardware, diklaim sebagai GPU FP64 tercepat
  • Kedua GPU gunakan arsitektur CNDA 5 dengan memori HBM4 432GB
  • MI430X baru akan dikirim awal 2027, sementara MI455X diprioritaskan lebih dulu
  • MI455X klaim throughput token 34x lipat dari MI355X dengan biaya 18x lebih rendah
  • Pembeli sovereign AI termasuk U.S. Department of Energy, Oracle, dan pemerintah Inggris
  • Helios rack-scale system dengan 72 GPU MI455X dan 18 CPU EPYC generasi keenam
  • Anthropic investasi $5 miliar untuk 2 GW akselerator AMD MI450

Telset.id – AMD resmi meluncurkan seri Instinct MI400 dengan dua GPU anyar, yaitu MI455X untuk AI data center dan MI430X yang diklaim sebagai GPU dengan performa FP64 tercepat yang pernah dibuat. Namun, bagi peneliti dan klien sovereign AI yang membutuhkan presisi tinggi, mereka harus menunggu hingga awal 2027 untuk mendapatkan unit pertama MI430X.

Dalam siaran pers yang diterbitkan AMD, MI430X menawarkan 288 TFLOPS FP64 hardware, angka yang jauh melampaui MI455X maupun produk kompetitor dari Nvidia berbasis arsitektur Rubin. Kedua GPU ini sama-sama dibekali memori HBM4 sebesar 432GB dan menggunakan arsitektur CNDA 5 terbaru milik AMD.

Perbedaan mendasar antara kedua chip terletak pada target pasarnya. MI455X dirancang untuk mendominasi pusat data AI, menjalankan pelatihan dan inferensi model frontier. Sementara MI430X diposisikan sebagai alternatif high-performance compute (HPC) yang menawarkan presisi unggul berkat tuning FP64 di level hardware.

Vamsi Boppana, SVP AI di AMD, menyatakan bahwa generasi AI berikutnya akan mencakup frontier AI, sovereign AI, dan scientific computing. Masing-masing membutuhkan infrastruktur yang dioptimalkan untuk kebutuhan uniknya. “Seri AMD Instinct MI400 memperluas portofolio AI kami dengan solusi yang dibangun khusus untuk spektrum penuh deployment AI dan HPC, dibangun di atas fondasi software terbuka yang memberikan pelanggan fleksibilitas untuk berinovasi di setiap skala,” ujar Boppana.

Render GPU AMD Instinct MI455X untuk AI data center

Prioritas pengiriman AMD saat ini jelas tertuju pada MI455X. Alasan utamanya sederhana: pasar AI data center membutuhkan performa FP4 dan FP8 yang lebih cepat untuk sebagian besar tugas, terutama inferensi. AMD merespons permintaan pasar dengan menargetkan pengiriman MI455X lebih dulu, meskipun sudah ada pembeli sovereign AI yang mengantre, termasuk U.S. Department of Energy, Oracle, dan pemerintah Inggris.

AMD mengklaim MI455X memberikan throughput token hingga 34 kali lipat dibandingkan MI355X dengan biaya 18 kali lebih rendah. Ini menunjukkan peningkatan performa dan efisiensi yang signifikan. MI455X juga menjadi produk AMD yang paling gencar dipromosikan sejauh ini, meskipun perusahaan masih terus mengejar dominasi pasar Nvidia di sektor AI data center.

MI455X dikirimkan bersama Helios, sistem AI rack-scale pertama AMD yang diluncurkan bersamaan dengan chip Instinct baru. Satu sistem Helios berisi 72 GPU MI455X dan 18 CPU EPYC server generasi keenam, dikonfigurasi dengan rasio 1:6 per compute node.

Di sisi lain, MI430X bersaing secara spesifik untuk merebut pembeli yang membutuhkan presisi lebih tinggi, seperti peneliti sains atau departemen pemerintah di mana kebenaran data sangat diperlukan di batas-batas tertentu, dan keterbatasan memori tetap berlaku meskipun akselerator seri MI memiliki 432GB HBM4.

AMD juga memiliki pembeli penting untuk MI455X dalam bentuk sistem rack-scale Helios yang akan memberikan eksposur lebih lanjut ke perusahaan pra-IPO: Anthropic. Perusahaan AI tersebut telah setuju untuk menginvestasikan $5 miliar di AMD, dengan AMD setuju untuk menyebarkan 2 GW akselerator MI450. Namun, kepala AI Anthropic sebelumnya sempat mengeluhkan penurunan performa pada Claude Code di awal 2026.

Peluncuran seri Instinct MI400 ini menegaskan strategi AMD untuk melayani dua segmen sekaligus: AI data center yang haus performa cepat, dan komputasi ilmiah yang menuntut presisi absolut. Dengan MI430X yang baru akan tersedia pada 2027, AMD memberikan sinyal bahwa pasar HPC dan sovereign AI tetap menjadi prioritas jangka panjang perusahaan.

Bagi kalangan industri, kehadiran MI430X dengan kemampuan FP64 murni di hardware menjadi angin segar di tengah dominasi komputasi presisi rendah untuk AI. Ini menunjukkan bahwa AMD tidak sepenuhnya meninggalkan pasar komputasi ilmiah tradisional yang membutuhkan akurasi tinggi. Perkembangan ini juga relevan dengan regulasi AI yang masih tertinggal dari kemajuan teknologi.

Dengan janji performa FP64 yang belum pernah ada sebelumnya, MI430X berpotensi menjadi pilihan utama bagi lembaga riset, universitas, dan badan pemerintahan yang membutuhkan komputasi presisi tinggi untuk simulasi ilmiah, pemodelan iklim, dan penelitian energi. Namun, para calon pembeli harus bersabar hingga awal 2027 untuk bisa mendapatkan unit pertama GPU ini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.