📑 Daftar Isi

Logo Apple Store di sebuah pusat perbelanjaan

Apple Bangun Kamera Smart Home Tanpa Rekam Video, Andalkan AI

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Apple dikabarkan membangun kamera smart home yang tidak merekam video
  • Kamera berbentuk silinder seperti chapstick dan ber-frame rate sangat rendah
  • AI menganalisis pergerakan dan melakukan pengenalan wajah dengan deskripsi teks
  • Menjadi pendamping smart home display internal bernama J490
  • Apple juga siapkan HomePod mini dan Apple TV versi lebih powerful
  • Teknologi mirip AirPods berkamera yang tidak bisa foto atau rekam video

Telset.id – Apple dilaporkan tengah mengembangkan kamera smart home yang tidak merekam video sama sekali, sebuah pendekatan berbeda di pasar kamera keamanan yang selama ini bertumpu pada rekaman visual. Rencana ini diungkap oleh insider Apple, Mark Gurman, yang menyebut perangkat tersebut akan memakai AI untuk menganalisis aktivitas di rumah tanpa benar-benar mengambil gambar bergerak.

Informasi itu muncul di episode perdana podcast baru Gurman, Power On. Menurut jurnalis Bloomberg tersebut, kamera ini akan menjadi produk pendamping bagi perangkat smart home display Apple yang belum diumumkan secara resmi dan disebut secara internal sebagai J490. Langkah ini menandai perluasan fokus Apple ke sektor smart home setelah pembaruan besar sistem operasi tahun ini yang membuat Siri menjadi asisten yang jauh lebih mumpuni.

Pendekatan tanpa rekaman video ini menjadi pembeda utama Apple di tengah pasar kamera keamanan yang umumnya mengandalkan rekaman visual sebagai fitur inti. Gurman menyebut Apple tampaknya menyadari kekhawatiran publik yang terus tumbuh soal pengawasan berlebihan dan bagaimana data tersebut dikelola. Karena itu, sensor pada kamera ini akan menggunakan AI untuk menganalisis pergerakan di dalam rumah, bukan merekam gambar bergerak.

Fitur dan Cara Kerja Kamera Smart Home Apple

Kamera ini digambarkan berbentuk silinder, menyerupai chapstick, dan dirancang untuk dipasang di berbagai titik di dalam rumah. Gurman menyebut perangkat ini memiliki frame rate yang sangat rendah dan secara krusial tidak menawarkan fitur rekaman video. Belum jelas apakah pengguna bisa menarik gambar diam dari perangkat tersebut, tetapi kamera ini dilaporkan mampu melakukan pengenalan wajah.

Jika kamera mengidentifikasi seseorang yang masuk ke sebuah ruangan, perangkat dapat memberi tahu pengguna apakah orang tersebut dikenal atau tidak. Namun, pengguna hanya akan menerima deskripsi teks, bukan rekaman atau gambar bergerak. Mekanisme ini menjadikan analisis AI sebagai inti fungsi kamera, bukan penangkapan citra visual.

Gurman juga menyoroti konsekuensi dari ketiadaan rekaman video. Menurutnya, absennya footage secara total kemungkinan tidak akan banyak membantu pihak kepolisian jika terjadi pembobolan rumah. Meski demikian, lapisan privasi tambahan ini justru berpotensi membuat kamera Apple menonjol di pasar yang sudah padat.

Untuk konteks perangkat Apple lainnya, pengguna bisa membaca ulasan soal Apple HomePad yang disebut-sebut menjadi bagian dari ekosistem smart home berbasis Siri AI. Selain itu, ada pula pembahasan mengenai iPhone 18 Pro yang turut menjadi sorotan pengguna Apple tahun ini.

Apple Store logo.

Kamera Apple dan Ekosistem Smart Home yang Sedang Dibangun

Kamera ini bukan satu-satunya produk yang disiapkan Apple untuk memperkuat lini smart home. Gurman mengungkap bahwa Apple juga akan meluncurkan versi yang lebih powerful dari HomePod mini dan Apple TV. Keduanya disebut akan mendukung ekosistem Siri AI yang baru. Perangkat home hub yang telah lama ditunggu juga diprediksi bisa hadir pada Oktober tahun ini dan akan menjadi pusat dari seluruh dorongan smart home yang dipimpin Siri.

Menariknya, kamera keamanan ini disebut menggunakan teknologi yang sangat mirip dengan yang akan dipakai pada AirPods berkamera yang sempat bocor pada musim panas. Berdasarkan kode yang ditemukan di build awal macOS Tahoe 26.7, AirPods tersebut masing-masing akan memiliki kamera kecil tertanam yang mengambil gambar diam RGB resolusi sangat rendah untuk dianalisis menggunakan Visual Intelligence.

Setelah kasus yang menimpa kacamata Meta, AirPods berkamera milik Apple dilaporkan tidak akan bisa mengambil foto atau merekam video. Pola yang sama terlihat pada kamera smart home ini, di mana Apple secara konsisten membatasi kemampuan penangkapan citra pada perangkat barunya. Strategi ini menempatkan privasi sebagai pembeda, bukan sekadar fitur tambahan.

Bagi pengguna yang mengikuti perkembangan perangkat Apple secara lebih luas, dinamika internal perusahaan juga menjadi perhatian. Langkah John Ternus memangkas middle management Apple disebut sebagai upaya membuat organisasi lebih ramping, yang dapat memengaruhi kecepatan peluncuran produk-produk baru seperti kamera ini.

Sementara itu, inovasi pada lini perangkat lipat juga terus berjalan. Apple disebut tengah mengembangkan cara baru untuk mengatasi masalah crease pada layar lipat iPhone Duo, menandakan perusahaan terus memperluas portofolio perangkatnya di berbagai kategori.

Dengan kombinasi home hub, HomePod mini dan Apple TV versi baru, serta kamera smart home tanpa rekaman video, Apple tampak membangun ekosistem rumah yang bertumpu pada AI dan privasi. Gurman belum merinci tanggal peluncuran maupun harga untuk kamera tersebut, sehingga detail komersialnya masih menjadi tanda tanya.

Yang jelas, keputusan untuk tidak menghadirkan rekaman video menjadikan kamera ini berbeda dari kamera keamanan pada umumnya. Bagi sebagian pengguna, keterbatasan ini bisa jadi kekurangan karena tidak ada bukti visual saat terjadi insiden. Namun bagi yang lebih mementingkan privasi, pendekatan Apple ini menawarkan alternatif yang jarang ditemui di pasar.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.