Telset.id – Apple kembali menunjukkan dominasinya di pasar smartwatch global pada kuartal pertama 2026. Berdasarkan laporan terbaru Counterpoint Research, raksasa teknologi asal Cupertino ini tidak hanya menjadi vendor nomor satu, tetapi juga mencatat pertumbuhan tahunan tertinggi di antara sepuluh merek teratas. Sementara itu, Samsung justru mengalami penurunan pangsa pasar yang signifikan.
Laporan yang dirilis pada 18 Juni 2026 tersebut mengungkapkan bahwa Apple kini menguasai 23 persen dari seluruh unit smartwatch yang terjual di seluruh dunia antara Januari hingga Maret 2026. Angka ini meningkat dari 20 persen pada periode yang sama tahun lalu. Keunggulan Apple kini menjadi 6 persen lebih lebar dari pesaing terdekatnya, berkat “peningkatan kesehatan yang berarti” dan kehadiran Apple Watch SE 3 yang ramah anggaran.

Meskipun pangsa pasar 23 persen ini tidak setinggi dominasi Apple di pasar tablet yang mencapai lebih dari 40 persen, angka tersebut tetap impresif jika dibandingkan dengan posisinya di pasar smartphone global yang berkisar antara 21 hingga 22 persen. Perbedaan utamanya terletak pada jarak dengan pesaing. Di pasar smartwatch, Huawei berada di posisi kedua dengan selisih yang cukup jauh, menjadikan supremasi Apple semakin sulit ditantang.
## Pasar Smartwatch Terus Tumbuh
Berbeda dengan pasar smartphone dan tablet yang mulai stagnan, industri smartwatch global justru menunjukkan pertumbuhan positif. Volume pengiriman meningkat 4 persen pada Q1 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Analis Counterpoint Research bahkan memproyeksikan CAGR (Compound Annual Growth Rate) sebesar 3 persen hingga tahun 2030.
Salah satu faktor pendorong pertumbuhan ini adalah kenaikan harga jual rata-rata (average selling price) yang berhasil dipertahankan, terutama berkat kontribusi Apple. Kenaikan biaya memori global yang diperkirakan akan berdampak terbatas pada jam tangan pintar juga menjadi kabar baik bagi industri ini.
Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua pemain utama menikmati pertumbuhan. Empat dari lima vendor teratas berhasil meningkatkan angka penjualan mereka, tetapi satu di antaranya justru terjebak dalam penurunan drastis.
Baca Juga:
## Samsung Terjun Bebas ke Posisi Lima
Samsung kini menjadi cerita paling suram dalam laporan Counterpoint Research. Perusahaan asal Korea Selatan itu tidak disebutkan sama sekali dalam narasi utama laporan, sebuah indikasi betapa tidak relevannya posisi mereka saat ini. Pangsa pasar Samsung merosot dari 7 persen pada Q1 2025 menjadi hanya 5 persen pada Q1 2026.

Yang lebih mengkhawatirkan, pengiriman Samsung turun hingga 28 persen secara tahunan. Penurunan ini terjadi hanya beberapa bulan setelah peluncuran Galaxy Watch 8 dan Galaxy Watch 8 Classic yang sebelumnya mendapat ulasan cukup positif. Fenomena ini menjelaskan mengapa kedua perangkat tersebut sering didiskon besar-besaran oleh Samsung dan retailer besar seperti Amazon.
Kejatuhan Samsung ini membuka peluang bagi merek lain untuk naik kelas. Huawei mencatat pertumbuhan 12 persen, sementara Xiaomi dan Imoo masing-masing tumbuh 9 persen dan 2 persen. Namun, tidak ada satu pun yang mampu menyaingi laju pertumbuhan Apple.
## Mampukah Pesaing Mengancam Apple?
Jawabannya singkat: belum dalam waktu dekat. Apple memimpin pasar tidak hanya dari segi volume penjualan, tetapi juga dari sisi pertumbuhan. Perusahaan yang berbasis di Cupertino ini mencatatkan peningkatan volume tahunan sebesar 21 persen, tertinggi di antara sepuluh vendor terbesar global.

Kesuksesan Apple Watch Series 11 yang sudah beredar diprediksi akan diikuti oleh Apple Watch Series 12 dan Apple Watch Ultra 4 yang kemungkinan akan diumumkan dalam beberapa bulan mendatang. Selama harga kedua perangkat tersebut tidak melonjak drastis, posisi Apple diperkirakan akan tetap aman.
Dengan brand recognition yang kuat, pengalaman pengguna yang superior, serta dukungan software yang konsisten, Apple sepertinya akan terus mendominasi pasar smartwatch global dalam waktu yang cukup lama.





Komentar
Belum ada komentar.