Telset.id – Apple dikonfirmasi akan menaikkan harga jajaran iPhone 18 dan iPhone 18 Pro secara signifikan pada September 2026 mendatang. Keputusan ini diambil di tengah lonjakan biaya komponen memori yang disebut Tim Cook sebagai situasi yang “tidak berkelanjutan” (unsustainable). Alih-alih menjadi langkah yang kontroversial, analis menilai strategi ini justru cerdas karena memberi Apple ruang untuk menjaga harga iPhone 20 yang akan dirilis pada 2027, bertepatan dengan ulang tahun ke-20 perangkat ikonik tersebut.
Dalam sebuah editorial eksklusif, Sebastian Pier dari PhoneArena mengungkapkan bahwa kabar terburuk soal harga iPhone 18 Pro memang datang langsung dari CEO Apple, Tim Cook. Kenaikan harga ini sebenarnya sudah diprediksi oleh banyak pengamat industri selama 10-15 bulan terakhir, terutama karena meroketnya biaya bill of materials (BOM) yang mempengaruhi hampir semua perangkat elektronik.
Tim Cook sendiri menyebutkan adanya “kenaikan besar” yang harus ditanggung oleh Apple. Sang CEO yang akan segera lengser itu mengatakan bahwa perusahaan berusaha “melindungi” pelanggan dari kenaikan tersebut, namun situasinya kini sudah menjadi “tidak berkelanjutan”. Ironisnya, kapitalisasi pasar Apple justru melonjak dari $2,4 triliun pada 2024 menjadi $4,346 triliun pada Juni 2026.
Lonjakan Biaya Komponen Menjadi Pemicu Utama
Era yang disebut sebagai “RAMpocalypse” kini melanda industri teknologi. Harga komponen memori melonjak drastis. Sebagai contoh, harga rata-rata kit RAM DDR5 64 GB meroket dari sekitar $200 pada awal hingga pertengahan 2025 menjadi hampir $1.000 saat ini. Fenomena ini dipicu oleh permintaan besar dari sektor AI dan pusat data.
Dampaknya sudah terasa di pasar smartphone global. Xiaomi menaikkan harga produknya, sementara Samsung Galaxy S26 mengalami kenaikan harga sebesar $100 pada awal 2026. Tahun lalu, iPhone 17 Pro juga naik $100 dari $999 menjadi $1.099.
Menurut Mike Howard, direktur pasar memori dari TechInsights, biaya komponen memori untuk iPhone 18 Pro bisa melonjak dramatis. Apple diperkirakan mengeluarkan sekitar $39 untuk paket RAM 12 GB di iPhone 17 Pro, namun angka itu bisa melonjak hingga $145 untuk iPhone 18 Pro. Biaya penyimpanan juga diprediksi naik dari sekitar $13 menjadi $51 untuk konfigurasi dasar 256 GB.
Baca Juga:
Proyeksi Harga iPhone 18 Pro dan Pro Max
Secara keseluruhan, biaya BOM dan manufaktur untuk iPhone 18 Pro diperkirakan melonjak dari sekitar $530 menjadi $726. Jika Apple mempertahankan margin keuntungan 47% seperti pada iPhone 17 Pro, maka harga jual penerusnya akan berada di kisaran $1.371.
Apple biasanya menyukai harga yang mudah diingat dan bulat, sehingga harga mulai $1.299 sangat mungkin terjadi. Namun, perkiraan tersebut belum termasuk kemungkinan peningkatan pada sistem kamera. Jika sistem kamera baru membutuhkan biaya 50% lebih mahal dari generasi saat ini, iPhone 18 Pro Max bisa debut dengan harga mulai $1.399.
Analis berharap harga $1.399 tersebut hanya berlaku untuk varian Pro Max, sementara model standar Pro “tetap” di $1.299. Keputusan ini dinilai lebih baik diambil pada 2026 daripada menunggu hingga 2027.
Strategi Cerdas di Balik Kenaikan Harga
Meskipun harga yang lebih tinggi berpotensi menekan penjualan iPhone 18, ada alasan strategis mengapa Apple memilih mengambil risiko ini sekarang. Tahun 2027 akan menjadi momen kritis karena iPhone genap berusia 20 tahun. Berbagai laporan mengindikasikan Apple sedang menyiapkan sesuatu yang spesial untuk perayaan tersebut, baik itu disebut iPhone 20 atau nama lainnya.
Bayangkan jika Apple harus mengumumkan bahwa ponsel ulang tahun tersebut harganya $100 atau $200 lebih mahal dari iPhone 18 Pro yang sudah mahal. Itu bukan jenis berita utama yang diinginkan Apple. Dengan menaikkan harga sekarang, perusahaan memberikan ruang bernapas bagi dirinya sendiri.
Pada 2027, harga komponen mungkin sudah stabil, dan Apple bisa mempertahankan harga jajaran iPhone 20 sama seperti yang diperkenalkan pada keluarga iPhone 18. Anehnya, hal itu sendiri bisa menjadi nilai jual.
Psikologi Konsumen dan Ingatan Jangka Pendek
Orang sering memiliki ingatan pendek soal harga smartphone. Kemarahan atas harga $999 iPhone X perlahan memudar. Keluhan tentang harga $1.199 iPhone 15 Pro Max juga menghilang seiring waktu. Saat iPhone 20 tiba, banyak konsumen mungkin sudah melupakan keterkejutan seputar seri iPhone 18.
Jika Apple naik panggung pada 2027 dan mengumumkan bahwa iPhone ulang tahun terbaru mulai dari harga $1.299 atau $1.399 yang sama seperti generasi sebelumnya, sebagian orang mungkin justru akan bertepuk tangan. Padahal harga tersebut terdengar keterlaluan sebelumnya.
Inilah yang disebut berpikir ke depan. Jika mengorbankan sebagian penjualan iPhone 18 hari ini membantu mengubah iPhone 20 menjadi perayaan alih-alih kontroversi, Tim Cook dan timnya mungkin akan menganggap itu sebagai keputusan tepat.
Bagi konsumen yang ingin melakukan migrasi dari sistem Android, pembaruan software terbaru dari Google juga patut dipertimbangkan. Fitur terbaru pada Android 17 diklaim mempermudah proses perpindahan data dari iPhone ke perangkat Android.
Kesimpulannya, kenaikan harga iPhone 18 Pro memang berat untuk diterima konsumen. Namun dari sisi bisnis, ini adalah langkah yang masuk akal untuk mengantisipasi kondisi pasar yang lebih menantang di masa depan, sekaligus mempersiapkan panggung bagi kesuksesan iPhone 20 pada tahun 2027.





Komentar
Belum ada komentar.