MacBook Pro dengan layar menyala di atas meja kayu

Apple Ubah Strategi Chip M6, Hanya Versi Dasar Tanpa Pro dan Max

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Apple hanya akan merilis chip M6 dalam versi dasar, tanpa varian Pro, Max, atau Ultra
  • Varian M6 Pro, Max, dan Ultra baru akan hadir bersamaan dengan silikon M7 tahun depan
  • MacBook Pro baru tetap hadir dengan layar OLED 14 dan 16 inci serta desain punch-hole
  • Dynamic Island pada Mac akan menggunakan potongan seukuran punch-hole untuk kamera
  • Apple juga mempertimbangkan layar OLED untuk MacBook Air di masa depan

Telset.id – Apple dipastikan mengubah strategi prosesor untuk jajaran MacBook Pro terbaru. Menurut laporan Bloomberg, chip M6 yang akan datang hanya akan tersedia dalam versi dasar, tanpa varian Pro, Max, atau Ultra.

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak. Sebelumnya, spekulasi kuat menyebutkan bahwa MacBook Pro generasi berikutnya akan menjadi perangkat pertama yang ditenagai oleh prosesor M6 dengan varian lengkap. Namun, Apple justru mengambil langkah berbeda dengan membatasi lini M6 hanya pada satu konfigurasi.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa Apple akan kembali ke strategi multi-prosesor saat meluncurkan silikon M7 tahun depan. Artinya, varian M6 Pro, M6 Max, dan M6 Ultra baru akan hadir bersamaan dengan generasi M7. Perubahan ini menandai pergeseran signifikan dalam peta jalan silikon Apple.

“Apple hanya akan menawarkan prosesor M6 yang akan datang dalam build dasar, yang berarti tidak akan ada versi M6 Pro, M6 Max, atau M6 Ultra,” tulis laporan Bloomberg. Strategi ini kontras dengan pendekatan sebelumnya di mana Apple selalu merilis varian chip yang lebih bertenaga bersamaan dengan peluncuran prosesor utama.

Meskipun chip M6 hanya hadir dalam versi dasar, MacBook Pro yang akan datang tetap membawa peningkatan besar di sektor lain. Apple dikabarkan akan menghadirkan layar OLED untuk pertama kalinya pada lini MacBook Pro. Peralihan dari panel mini-LED ke OLED ini menjanjikan peningkatan signifikan dalam hal kontras warna, kecerahan, dan sudut pandang.

A Macbook Pro sitting on a chair, illuminated with neon lighting.

MacBook Pro terbaru akan tersedia dalam dua varian ukuran, yaitu 14 inci dan 16 inci. Selain peningkatan layar, Apple juga akan menghilangkan notch berbentuk bucket di bagian atas layar. Sebagai gantinya, desain punch-hole akan diadopsi, terinspirasi dari potongan berbentuk pil pada iPhone.

“Dynamic Island pada Mac akan dibangun di sekitar potongan seukuran punch-hole untuk kamera komputer. Ukurannya lebih kecil dari notch berbentuk pil di iPhone saat ini,” demikian bunyi laporan tersebut. Perubahan desain ini menunjukkan bahwa Apple serius menyatukan bahasa desain antara lini Mac dan iPhone.

Keputusan Apple untuk membatasi chip M6 hanya pada versi dasar memiliki implikasi menarik. Pengguna yang menginginkan performa lebih tinggi mungkin harus menunggu hingga generasi M7 hadir tahun depan. Sementara itu, MacBook Pro dengan M6 dasar tetap akan menjadi pilihan menarik berkat peningkatan layar OLED dan desain baru.

Laporan Bloomberg juga menyebutkan bahwa Apple sudah mulai mempersiapkan penerus yang akan dibekali prosesor seri M7. Menariknya, perusahaan juga tengah mempertimbangkan pemberian layar OLED untuk MacBook Air di masa mendatang. Hal ini menunjukkan bahwa Apple memiliki peta jalan jangka panjang untuk teknologi layar di seluruh lini produknya.

MacBook Pro in space grey sitting on a desk.

Bagi konsumen yang menantikan MacBook Pro baru, pilihan menjadi lebih jelas. Jika membutuhkan performa tertinggi, menunggu generasi M7 mungkin menjadi keputusan bijak. Namun, bagi yang mengutamakan kualitas layar dan desain terbaru, MacBook Pro dengan chip M6 dasar dan layar OLED tetap menawarkan nilai yang kompetitif.

Perubahan strategi chip ini juga berdampak pada ekosistem pengembangan aplikasi. Pengembang mungkin perlu menyesuaikan optimasi aplikasi mereka untuk satu varian chip M6, sebelum kemudian menghadapi lini M7 yang lebih beragam tahun depan. Hal ini bisa mempengaruhi siklus rilis aplikasi yang dioptimalkan untuk perangkat Apple.

Apple sendiri belum memberikan komentar resmi mengenai perubahan strategi chip M6 ini. Namun, laporan Bloomberg yang memiliki rekam jejak akurat dalam memprediksi langkah Apple membuat informasi ini patut diperhitungkan. Keputusan final kemungkinan akan diumumkan bersamaan dengan peluncuran MacBook Pro terbaru.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.