📑 Daftar Isi

Baterai rumah Base Core buatan Base Power yang tersedia dalam kapasitas 39,2 kWh dan 78,4 kWh

Base Power Raup $1 Miliar untuk Perluas Baterai Rumah Base Core

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Base Power mengumumkan pendanaan Series D senilai $1 miliar untuk ekspansi baterai rumah Base Core
  • Baterai tersedia dalam kapasitas 39,2 kWh dan 78,4 kWh dengan backup 36-72 jam saat pemadaman
  • Base Core dapat dipasang kurang dari satu jam dan beroperasi pada suhu -30 hingga 50 derajat Celcius
  • Tersedia di Texas dan Illinois dengan biaya energi 13,1 sen per kWh, biaya anggota $19/bulan, dan biaya awal $695
  • Kapasitas terpasang tumbuh lebih dari 500 MWh dalam setahun, nilai perusahaan mencapai $13 miliar
  • Google berinvestasi pada sistem energi terdistribusi melalui kesepakatan dengan Voltus

Telset.id – Base Power baru saja mengumumkan pendanaan Series D senilai $1 miliar untuk memperluas distribusi baterai rumah Base Core. Baterai berkapasitas besar ini tidak hanya menyediakan cadangan listrik saat pemadaman, tetapi juga mampu menyalurkan listrik kembali ke jaringan listrik (grid) ketika dibutuhkan.

Kabar ini menjadi angin segar bagi pasar energi rumah tangga, terutama di Amerika Serikat. Base Power menyebut baterai Base Core tersedia dalam dua varian kapasitas, yaitu 39,2 kWh dan 78,4 kWh. Dengan kapasitas sebesar itu, perangkat ini diklaim mampu menjaga rumah tetap beroperasi selama 36 hingga 72 jam saat jaringan listrik utama padam, bergantung pada kapasitas dan konfigurasi yang dipilih.

The Base Core battery

Dukungan Jaringan dan Efisiensi Biaya

Salah satu keunggulan utama Base Core adalah kemampuannya untuk mengurangi ketergantungan pada jaringan listrik konvensional. Ketika listrik tidak sedang padam, baterai ini tetap bekerja untuk memangkas tagihan listrik bulanan. Lebih dari itu, Base Core dirancang untuk mendukung jaringan dengan mengalirkan listrik kembali saat kapasitas tambahan diperlukan. Sistem ini memastikan selalu ada cadangan daya untuk pemilik rumah.

Fitur ini dinilai membantu menekan biaya pemasangan di awal. Kemampuan untuk berinteraksi dengan jaringan listrik ini menjadi nilai jual utama yang membedakan Base Core dari sekadar baterai cadangan biasa.

Perusahaan juga menekankan kemudahan instalasi. Base Power menyatakan Base Core dapat dipasang dalam waktu kurang dari satu jam. Baterai ini juga diklaim mampu menangani kondisi cuaca ekstrem, dengan rentang suhu operasional dari -22 hingga 122 derajat Fahrenheit (sekitar -30 hingga 50 derajat Celcius).

Ketersediaan dan Harga di Texas dan Illinois

Saat ini, Base Core sudah tersedia untuk dibeli di dua negara bagian AS, yaitu Texas dan Illinois. Harga yang dibanderol bergantung pada penyedia layanan utilitas masing-masing pelanggan.

Berdasarkan informasi di situs resmi Base Power, biaya yang tercantum untuk energi adalah 13,1 sen per kWh. Selain itu, ada biaya keanggotaan sebesar $19 per bulan dan biaya di muka untuk baterai sebesar $695.

Melalui akun Twitter resminya, Base Power mengumumkan peluncuran ini dengan pernyataan bahwa baterai tersebut dirancang dan dibangun di Texas. Pendanaan Series D senilai $1 miliar ini ditujukan untuk membawa produk tersebut ke rumah-rumah di seluruh negeri.

Pertumbuhan Kapasitas dan Nilai Perusahaan

Seiring dengan meluasnya pemasangan baterai ini, sistem kelistrikan secara teoritis akan bekerja lebih baik. Base Power melaporkan bahwa kapasitas baterai yang telah terpasang tumbuh menjadi lebih dari 500 MWh selama setahun terakhir. Perusahaan juga terus menjalin kemitraan baru dengan perusahaan listrik.

Setelah putaran pendanaan terbaru ini, nilai perusahaan Base Power diperkirakan mencapai $13 miliar. Angka ini menunjukkan kepercayaan investor yang besar terhadap masa depan solusi penyimpanan energi rumah tangga.

Permintaan pasar terhadap baterai penyimpan energi memang sedang meningkat. Laporan Ars Technica pada bulan lalu mencatat bahwa pemasangan baterai rumah di AS mencapai rekor baru pada kuartal pertama tahun 2026. Unit baru tersebut menyumbang 673 megawatt pasokan energi, dengan kapasitas terpasang sekitar 1.300 MWh pada kuartal yang sama.

Investasi Google pada Energi Terdistribusi

Ketertarikan pada sistem energi rumah tangga juga datang dari raksasa teknologi. Google dikabarkan telah berinvestasi pada gagasan pemanfaatan sistem energi rumah tangga terdistribusi melalui kesepakatan dengan Voltus. Langkah ini sebagian bertujuan untuk mengelola kebutuhan daya yang terus meningkat dari pusat data AI mereka.

Bagi pengguna rumah tangga, manfaat dari teknologi ini sangat jelas. Sistem ini menawarkan perlindungan terhadap kenaikan harga listrik dan semakin seringnya pemadaman listrik di daerah-daerah rawan.

Dengan semakin dekatnya legalisasi baterai plug-in di beberapa negara, tren ledakan energi rumah tangga dinilai akan segera terjadi. Perkembangan ini berpotensi membantu masyarakat dalam menghadapi krisis energi dan tagihan listrik yang melonjak.

home energy

Kehadiran baterai rumah seperti Base Core ini menjadi solusi yang relevan di tengah meningkatnya kebutuhan akan kemandirian energi. Dengan dukungan pendanaan besar dan pertumbuhan pemasangan yang signifikan, masa depan penyimpanan energi rumah tangga tampak semakin cerah.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.