Bocoran screen protector iPhone Ultra dengan desain asimetris

Bocoran Screen Protector iPhone Ultra Ungkap Desain Asimetris

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Bocoran screen protector iPhone Ultra dari Ice Universe menunjukkan desain asimetris
  • Sudut persegi di sisi engsel, sudut membulat di sisi berlawanan
  • Layar iPhone Ultra tetap simetris berbentuk persegi panjang membulat
  • Desain iPhone Ultra mirip Samsung Galaxy Z Fold8 dan Huawei Pura X Max
  • Spesifikasi: layar 5,5 inci cover, 7,8 inci internal, chipset A20 Pro
  • Baterai 5.000mAh, kamera belakang ganda 48MP, kamera depan 18MP
  • Dukungan TouchID dan jadwal rilis September 2026

Telset.id – Bocoran terbaru mengenai iPhone Ultra, ponsel lipat pertama Apple yang dijadwalkan rilis September 2026, kembali muncul. Kali ini, tipster terkenal Ice Universe membagikan gambar dan video langsung dari screen protector bagian depan yang diklaim milik perangkat tersebut. Bocoran ini menjadi sorotan karena bentuknya yang tidak biasa, memicu spekulasi mengenai desain akhir iPhone lipat pertama Apple.

Screen protector yang bocor tersebut memiliki bentuk asimetris, dengan sudut persegi pada sisi yang berada di dekat engsel dan sudut membulat di sisi sebaliknya. Meski demikian, Ice Universe menegaskan bahwa bentuk ini tidak serta merta berarti layar iPhone Ultra akan memiliki desain asimetris. Ia menjelaskan bahwa pelindung layar menutupi seluruh panel kaca depan, sehingga bentuknya tidak sepenuhnya sama dengan area tampilan layar yang sebenarnya.

“Layar iPhone Ultra sendiri tetap berbentuk persegi panjang membulat yang simetris,” tulis Ice Universe dalam unggahannya. Pernyataan ini penting untuk meredam kekhawatiran pengguna yang mengira desain ponsel lipat Apple akan menyimpang dari standar industri.

Alleged iPhone Ultra screen protector surfaces online

Desain iPhone Ultra secara keseluruhan dikabarkan akan mirip dengan Samsung Galaxy Z Fold8 dan Huawei Pura X Max. Ini menunjukkan bahwa Apple akhirnya memasuki segmen ponsel lipat yang selama ini didominasi oleh vendor Android. Dengan pendekatan desain yang serupa, Apple tampaknya ingin bersaing langsung di pasar yang sudah mapan tersebut, alih-alih menghadirkan form factor yang sepenuhnya baru.

Beberapa render konsep iPhone Ultra sebelumnya juga sudah beredar di internet. Namun, bocoran screen protector ini memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai detail fisik perangkat, terutama pada bagian engsel dan bingkai layar. Kehadiran sudut persegi pada sisi engsel kemungkinan merupakan konsekuensi teknis dari mekanisme lipatan, bukan keputusan desain yang disengaja.

Spesifikasi iPhone Ultra juga mulai terungkap melalui berbagai bocoran. Perangkat ini disebut akan menawarkan layar penutup berukuran 5,5 inci dan layar internal 7,8 inci. Dari segi performa, iPhone Ultra dikabarkan akan ditenagai oleh chipset A20 Pro terbaru buatan Apple, yang diharapkan memberikan peningkatan signifikan dalam kecepatan dan efisiensi daya.

Baterai berkapasitas 5.000mAh disebut akan menjadi sumber daya perangkat ini. Kapasitas ini tergolong besar untuk standar iPhone, yang selama ini dikenal dengan daya tahan baterai yang cukup namun seringkali lebih kecil dibandingkan pesaingnya di kelas Android. Dengan baterai sebesar ini, Apple tampaknya berupaya menjawab salah satu kekhawatiran utama pengguna ponsel lipat, yakni konsumsi daya layar besar.

Alleged iPhone Ultra screen protector surfaces online

Sektor kamera juga menjadi perhatian dalam bocoran ini. iPhone Ultra disebut akan hadir dengan konfigurasi kamera belakang ganda 48MP. Sementara itu, untuk kebutuhan selfie dan video call, perangkat ini akan dilengkapi kamera depan 18MP, baik di layar penutup maupun di layar internal. Apple juga dikabarkan akan menyertakan dukungan TouchID pada perangkat lipat pertamanya ini.

Kombinasi spesifikasi tersebut menunjukkan bahwa Apple tidak setengah-setengah dalam merancang iPhone Ultra. Perangkat ini diposisikan sebagai produk premium dengan fitur lengkap, mulai dari layar besar, chipset terbaru, hingga sistem kamera yang mumpuni. Kehadiran TouchID juga menjadi nilai tambah, memberikan opsi autentikasi selain FaceID yang selama ini menjadi andalan Apple.

Meski bocoran ini datang dari tipster yang memiliki rekam jejak cukup akurat, publik tetap perlu menunggu konfirmasi resmi dari Apple. Sejarah menunjukkan bahwa tidak semua bocoran yang beredar sebelum peluncuran terbukti akurat. Namun, konsistensi antara bocoran screen protector, render konsep, dan informasi spesifikasi memberikan sinyal bahwa arah desain iPhone Ultra sudah cukup jelas.

Peluncuran iPhone Ultra pada September mendatang akan menjadi momen penting bagi Apple. Ini menandai pertama kalinya perusahaan yang berbasis di Cupertino tersebut memasuki pasar ponsel lipat, sebuah segmen yang terus bertumbuh. Kehadiran Apple di segmen ini diprediksi akan semakin memanaskan persaingan dengan Samsung dan Huawei, sekaligus memberikan pilihan baru bagi pengguna setia ekosistem Apple yang menginginkan perangkat lipat.

Bagi pengguna yang selama ini menunggu Apple merilis ponsel lipat, bocoran ini memberikan gambaran awal mengenai apa yang bisa diharapkan. Desain yang mirip dengan kompetitor, spesifikasi kelas atas, dan jadwal rilis yang jelas menjadi poin-poin utama yang patut diperhatikan. Tinggal menunggu apakah Apple akan menghadirkan kejutan lain pada saat peluncuran resmi nanti.

Seperti halnya bocoran perangkat lain, informasi ini perlu disikapi dengan bijak. Apple sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai iPhone Ultra. Namun, dengan semakin banyaknya bukti yang beredar, publikasi dan analis industri semakin yakin bahwa ponsel lipat pertama Apple akan segera menjadi kenyataan.

Sambil menunggu kehadiran iPhone Ultra, industri teknologi juga diramaikan oleh berbagai perkembangan lain. Beberapa di antaranya melibatkan isu hukum dan regulasi di ranah AI yang juga melibatkan perusahaan besar seperti Meta dan AI bias dalam PHK massal. Ada pula kabar mengenai SpaceX yang menggandeng Charter untuk layanan mobile, menggantikan T-Mobile.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.