Telset.id – Samsung dikabarkan akan meluncurkan varian baru Galaxy Z Fold 8 dengan bentangan layar lebih lebar, mendekati ukuran tablet, pada akhir Juli 2026. Bocoran terbaru dari akun X Rock Leaks menunjukkan desain casing Thinborne untuk Galaxy Z Fold 8 Wide, Galaxy Z Fold 8 reguler, dan Galaxy Z Flip 8. Model Wide ini disebut sebagai respons Samsung terhadap persaingan foldable yang semakin ketat, termasuk dari Apple.
Informasi ini pertama kali diungkap oleh Sebastian Pier dari PhoneArena, yang mengutip unggahan Rock Leaks. Meskipun bukan tipster dengan reputasi tinggi, bocoran gambar casing ini memberikan gambaran awal tentang desain fisik ketiga perangkat tersebut.
Desain Galaxy Z Fold 8 Wide Terungkap
Bocoran casing Thinborne untuk Galaxy Z Fold 8 Wide memperlihatkan modul kamera besar di bagian belakang. Tidak ada potongan khusus untuk lampu flash, yang mengindikasikan bahwa flash kemungkinan terintegrasi di dalam modul kamera. Samsung diperkirakan akan mempertahankan profil tipis pada perangkat ini, sehingga tonjolan kamera mungkin akan lebih terlihat.
Sementara itu, casing untuk Galaxy Z Fold 8 reguler menunjukkan desain yang sedikit berbeda. Lampu flash ditempatkan di luar pill kamera vertikal. Adapun casing untuk Galaxy Z Flip 8 terlihat standar, tanpa kejutan desain yang signifikan.
Perbandingan langsung antara kedua model book-style menunjukkan perbedaan yang mencolok. Galaxy Z Fold 8 Wide terlihat jauh lebih lebar, mendekati proporsi tablet 4:3. Sebaliknya, Galaxy Z Fold 8 reguler tampak lebih sempit. Kelebihan model Wide adalah pengalaman menonton video dan konsumsi media yang lebih imersif, sementara model reguler unggul dalam hal kepraktisan dibawa.
Spesifikasi dan Strategi Samsung
Bocoran lebih lanjut mengungkapkan spesifikasi awal Galaxy Z Fold 8 Wide. Perangkat ini dikabarkan lebih pendek dan lebih lebar dari pendahulunya, dengan layar dalam 4:3 yang lebih mirip tablet. Samsung kemungkinan hanya akan membekali model ini dengan dua kamera belakang, berbeda dengan model Ultra yang lebih tinggi. Kapasitas baterai diperkirakan sekitar 4.800mAh.
Baca Juga:
Strategi ini tampaknya merupakan respons langsung terhadap Fitur Terbaru dari Apple. iPhone Fold pertama yang diharapkan hadir pada akhir 2026 juga akan mengusung rasio aspek 4:3. Galaxy Z Fold 8 Wide diprediksi akan memiliki harga yang lebih rendah dan desain yang lebih tipis dibandingkan Fold 8 Ultra.
Sebagai perbandingan, iPhone Fold dikabarkan akan memiliki layar dalam 7,8 inci dan layar luar 5,5 inci. Apple diperkirakan akan menggunakan konstruksi titanium/aluminium premium dengan lipatan layar yang hampir tidak terlihat. Spesifikasi lainnya termasuk chip A20, RAM 12 GB, dan Touch ID. Harganya diperkirakan di atas $2.000.
Samsung juga tengah mengoptimalkan efisiensi biaya pada lini foldable-nya. Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Chip Ganda pada Galaxy Z Flip 8 merupakan salah satu langkah strategis untuk menekan biaya produksi.
Implikasi Bagi Pasar Foldable
Keputusan Samsung untuk menghadirkan varian Wide menunjukkan bahwa perusahaan asal Korea Selatan ini serius mendiversifikasi portofolio foldable-nya. Langkah ini juga bisa menjadi sinyal bahwa Samsung ingin menjangkau segmen pengguna yang menginginkan produktivitas seperti tablet dalam genggaman.
Persaingan di pasar foldable 2026 diprediksi akan semakin sengit. Selain Samsung dan Apple, merek lain seperti Oppo dan Vivo juga terus mengembangkan perangkat lipat mereka. Bagi konsumen, kehadiran lebih banyak pilihan tentu memberikan keuntungan, terutama dalam hal variasi harga dan fitur.
Samsung juga terus memperbarui ekosistem perangkatnya. Fitur-fitur AI terbaru di sektor kesehatan, misalnya, mulai dihadirkan pada perangkat wearable seperti yang diulas dalam artikel tentang Fitur AI Samsung.
Bagi pengguna setia Samsung, terutama pemilik Galaxy S22 dan Z Fold 4, perlu diketahui bahwa perangkat mereka tidak akan mendapatkan pembaruan One UI 8.5. Informasi ini telah dikonfirmasi dalam laporan Konfirmasi Resmi sebelumnya.





Komentar
Belum ada komentar.