📑 Daftar Isi

GMKtec EVO-X3 mini PC dengan desain tower vertikal

GMKtec EVO-X3: Harga Melonjak, Desain Dirombak Total

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • GMKtec EVO-X3 adalah AI mini PC workstation dengan desain tower vertikal baru, meninggalkan bentuk kotak datar.
  • Menggunakan prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395 'Strix Halo' yang sama dengan EVO-X2, bukan chip yang lebih baru.
  • Dilengkapi RAM LPDDR5X-8000 sebesar 128 GB yang mampu menjalankan model AI hingga 235 miliar parameter secara lokal.
  • Harga pra-peluncuran mulai dari $3.600 (2 TB) hingga $3.849 (4 TB), naik signifikan dari EVO-X2 ($1.999) dan EVO-X1 ($900).
  • Peluncuran global dijadwalkan pada 6 Juli 2026, bersaing dengan MINIX ER939-AI Pro dan ONEXStation.

Telset.id – GMKtec memperkenalkan EVO-X3, sebuah AI mini PC workstation yang membawa perubahan desain radikal dan lonjakan harga signifikan. Alih-alih menggunakan prosesor yang lebih baru, perusahaan tetap mempertahankan AMD Ryzen AI Max+ 395 ‘Strix Halo’ yang sama dengan pendahulunya, EVO-X2, yang pernah ditandatangani langsung oleh CEO AMD Lisa Su sebagai bentuk persetujuan.

Perubahan paling mencolok ada pada desain sasis. GMKtec meninggalkan bentuk kotak datar yang umum pada mini PC dan beralih ke desain tower vertikal yang tinggi. EVO-X3 kini hadir dengan tiga kipas pendingin dan tampilan yang lebih mirip kartu grafis berbungkus baja daripada mini PC konvensional. Meskipun lebih tinggi, footprint-nya tetap ringkas, seukuran konsol PS4 yang berdiri tegak.

Menurut GMKtec, desain ulang ini bertujuan untuk menyeimbangkan performa, efisiensi, dan stabilitas termal selama beban kerja profesional yang berkelanjutan. Langkah ini tampaknya menjadi respons langsung terhadap kritik terhadap EVO-X2, yang disebut memiliki bodi terasa murah, akses internal yang sulit, dan suara kipas yang bising saat bekerja berat.

GMKtec EVO-X3 mini PC

Spesifikasi dan Fitur Unggulan EVO-X3

Keputusan GMKtec untuk tetap menggunakan chip Ryzen AI Max+ 395 sempat mengejutkan para penggemar yang mengharapkan hadirnya prosesor Ryzen AI Max+ 495 yang lebih baru. Prosesor yang dipilih ini menggabungkan CPU, GPU, dan NPU besar dengan rating 50 TOPS, yang dengan mudah melampaui ambang batas 40 TOPS yang diperlukan untuk mendapatkan sertifikasi Microsoft Copilot+.

EVO-X3 akan tersedia dalam dua konfigurasi penyimpanan: 2 TB atau 4 TB. Kedua varian sama-sama dibekali RAM LPDDR5X-8000 sebesar 128 GB yang sangat besar. Perangkat ini juga memiliki dua slot M.2 2280 PCIe Gen4x4, yang memungkinkan total penyimpanan diperluas hingga 8 TB pada konfigurasi mana pun.

Salah satu keunggulan utama EVO-X3 adalah paket perangkat lunak bawaan. GMKtec membundel suite Claw+Wrangler miliknya langsung ke perangkat ini. Ini adalah toolkit inferensi lokal yang dirancang untuk pengaturan satu klik dan agen AI yang bekerja 24/7. Dengan konfigurasi memori 128 GB, perusahaan mengklaim perangkat ini dapat menjalankan model AI dengan parameter hingga 235 miliar secara penuh di perangkat. Semua proses inferensi ini tidak bergantung pada server cloud, yang berarti tidak ada biaya per-token dan data pengguna tidak pernah meninggalkan mesin.

Kemampuan ini menjadi solusi menarik di tengah biaya AI membengkak yang mendorong banyak pengguna beralih ke LLM lokal.

GMKtec NucBox EVO-T2

Lonjakan Harga yang Signifikan

Salah satu aspek yang paling menonjol dari EVO-X3 adalah harganya. GMKtec mencantumkan harga pra-peluncuran sebesar $3.600 untuk konfigurasi 128 GB dan 2 TB, dan naik menjadi $3.849 untuk versi 4 TB. Kedua harga ini disebut sebagai angka diskon awal. Pendaftaran akses awal dibuka pada 22 Juni dengan diskon tambahan $20, sementara peluncuran global dan tanggal pengiriman ditetapkan pada 6 Juli.

Sebagai perbandingan, EVO-X2 diluncurkan dengan harga $1.999 untuk memori 64 GB dan penyimpanan 1 TB. Ini berarti kenaikan yang cukup besar meskipun EVO-X3 menawarkan memori dan penyimpanan yang lebih besar. Lebih mengejutkan lagi, EVO-X1, yang menjadi cikal bakal lini mini PC GMKtec pada akhir 2024, dibanderol mendekati $900 dengan prosesor Ryzen AI 9 HX 370.

Artinya, GMKtec telah melipatgandakan harga mini PC-nya dalam waktu dua tahun, sebuah lompatan mendekati 300% dari harga awal EVO-X1 yang sebesar $900.

Minix ER939-AI Pro

Dengan harga tersebut, EVO-X3 akan bersaing langsung dengan perangkat Strix Halo lain yang memiliki batas memori 128 GB yang sama, termasuk MINIX ER939-AI Pro dan ONEXStation. Persaingan di segmen AI mini PC kelas atas ini diprediksi akan semakin ketat, terutama dengan hadirnya perangkat seperti HP EliteBoard G1a yang menawarkan konsep berbeda.

Secara keseluruhan, GMKtec EVO-X3 menawarkan spesifikasi yang sangat tinggi dengan RAM 128 GB dan kemampuan AI lokal yang mumpuni. Namun, desain barunya yang radikal dan lonjakan harga yang signifikan menjadi pertimbangan utama bagi calon pembeli. Apakah peningkatan performa dan fitur sebanding dengan harga yang hampir dua kali lipat dari pendahulunya? Itu adalah pertanyaan yang hanya bisa dijawab oleh pasar.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.