📑 Daftar Isi

Laptop Nvidia RTX Spark dari Asus ProArt P14 dan P16 dengan harga mulai US$2.599 hingga US$6.999,99

Laptop RTX Spark Nvidia Mulai Rp 41 Jutaan, Termahal Nyaris Rp 113 Juta

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • Laptop Nvidia RTX Spark resmi dibuka untuk pre-order mulai US$2.599 hingga US$6.999,99
  • Chip tersedia dalam dua varian: CPU Grace 20-core/GPU 6.144-core dan 18-core/5.120-core
  • Memori terpadu mencakup 24GB, 32GB, 48GB, 64GB, dan 128GB, penyimpanan 512GB hingga 2TB
  • Model tersedia dari Asus, Microsoft, HP, Dell, dan Lenovo, pengiriman mulai 16 Oktober
  • Konfigurasi 32GB memakai GPU lebih kecil 5.120-core, sisanya GPU penuh 6.144-core

Telset.id – Laptop pertama yang ditenagai chip Nvidia RTX Spark resmi membuka pre-order dengan harga mulai dari US$2.599 atau sekitar Rp 41 jutaan, sementara konfigurasi tertinggi Asus ProArt P16 menyentuh US$6.999,99 atau hampir Rp 113 juta. Rentang harga ekstrem ini menandai langkah Nvidia masuk ke segmen laptop kelas atas yang selama ini dikuasai MacBook Pro, dan pengiriman perangkat dijadwalkan mulai 16 Oktober.

Perangkat yang sudah bisa dipesan lebih awal mencakup Surface Laptop Ultra beserta laptop RTX Spark dari Dell, Lenovo, MSI, HP, dan Asus. Konfigurasi pembuka di harga US$2.599 membawa CPU 18-core, memori terpadu 24GB, dan penyimpanan 512GB. Angka itu berdekatan dengan MacBook Pro 14 inci berchip M5 Pro dengan spesifikasi serupa, meski Apple menyertakan penyimpanan 1TB pada konfigurasi pembandingnya.

Bagi pengguna yang membutuhkan tenaga komputasi lebih besar, harga bergerak naik sangat cepat. Asus ProArt P16 dengan chip 20-core, memori terpadu 128GB, dan penyimpanan 2TB dibanderol hingga US$6.999,99. Sementara itu, model Surface Laptop Ultra dengan memori 48GB tercatat US$3.999,99 di Best Buy.

Dua Varian Chip dan Konfigurasi Memori RTX Spark

Nvidia menyebut system-on-chip terbarunya dengan nama sederhana “RTX Spark”, tetapi produk ini sebenarnya terdiri dari dua chip berbeda. Varian penuh hadir dengan CPU Grace 20-core dan GPU Blackwell 6.144-core, sedangkan konfigurasi kelas bawah memakai CPU Grace 18-core dan GPU Blackwell 5.120-core. Pada daftar pre-order, chip hanya ditulis sebagai “RTX Spark N1X”, sehingga pembeli perlu membaca deskripsi untuk memastikan jumlah core CPU dan GPU.

Dari pre-order yang tersedia saat ini, versi 18-core CPU dan 5.120-core GPU hanya muncul pada laptop dengan memori terpadu 24GB atau 32GB. Listing dengan memori 48GB ke atas sudah memakai chip versi penuh. Kapasitas memori yang ditawarkan mencakup 24GB, 32GB, 48GB, 64GB, dan 128GB, sementara opsi penyimpanan yang terlihat adalah 512GB, 1TB, dan 2TB. Sebagian besar perangkat berhenti di 1TB, termasuk Surface Laptop Ultra.

Harga tertinggi yang tercatat saat ini berasal dari Asus ProArt P16 versi 128GB memori dengan penyimpanan 2TB di ASUS, yaitu US$4.399,99 menurut salah satu listing, sementara keterangan lain menyebut angka US$6.999,99. Perbedaan angka ini menunjukkan informasi harga yang beredar masih bervariasi antar kanal penjualan. Untuk konfigurasi 64GB, Asus membanderol ProArt P16 mulai US$4.499,99 dari toko web resminya.

HP menyediakan dua model langsung di toko webnya, yaitu OmniBook X 14 dan OmniBook Ultra 16, yang keduanya mendukung memori terpadu hingga 128GB dengan opsi 64GB, 48GB, 32GB, dan 24GB. Keduanya jauh lebih murah dibanding ProArt P16 versi 128GB. OmniBook X dibanderol US$5.109 dan OmniBook Ultra US$5.309, keduanya dengan penyimpanan 1TB. Perbedaan utama keduanya hanya pada ukuran layar: OmniBook X berukuran 14 inci, sedangkan OmniBook Ultra 16 inci. Keduanya memakai layar 3K OLED sentuh dengan refresh rate 120Hz dan mendukung penyimpanan hingga 2TB.

Ada catatan penting soal GPU pada lini HP. Konfigurasi 32GB memakai GPU 5.120-core yang lebih kecil, sedangkan semua konfigurasi lain mendapatkan GPU penuh 6.144-core yang tersedia pada RTX Spark. Informasi semacam ini perlu diperhatikan sebelum menyelesaikan pemesanan, terutama bagi pengguna yang mengandalkan beban kerja grafis berat.

Ketersediaan Pre-Order dan Mitra Ritel

Pre-order RTX Spark dari merek seperti Asus, Microsoft, Lenovo, HP, dan Dell sudah dibuka, termasuk untuk Surface Laptop Ultra yang baru. Perangkat tambahan akan tersedia setelah peluncuran, termasuk desktop berukuran kecil atau small form factor.

Best Buy menyediakan lini perangkat terbatas pada tahap awal, mulai dari Asus ProArt P14 dengan memori 24GB seharga US$2.599 hingga Surface Laptop Ultra dengan memori 48GB seharga US$3.999. Jika ingin meningkatkan memori hingga kapasitas maksimum 128GB, pembeli harus mencari di kanal lain. Best Buy menawarkan beragam laptop RTX Spark dengan batas memori terpadu hingga 64GB, dan seluruh perangkat melalui Best Buy diperkirakan dikirim pada tanggal rilis 16 Oktober.

Beberapa model yang bisa dipesan lewat Best Buy antara lain Asus ProArt P14 seharga US$2.599,99; Microsoft Surface Laptop Ultra seharga US$2.599,99; Asus ProArt P16 seharga US$2.799,99; HP OmniBook Ultra seharga US$3.199,99; Dell XPS 16 seharga US$3.799,99; dan Lenovo Yoga 9n 2-in-1 seharga US$3.099,99. Dell dan Lenovo belum memiliki perangkat yang tersedia langsung, sehingga satu-satunya opsi pre-order adalah yang ada di Best Buy.

Surface Laptop Ultra tersedia hingga 128GB langsung dari Microsoft dan juga dari B&H, meski konfigurasi dengan kapasitas memori lebih besar tampaknya eksklusif untuk sumber first-party saat ini. Kondisi itu bisa berarti pengiriman dari B&H lebih lambat dibanding pembelian langsung. Sebagai gambaran, Surface Laptop Ultra adalah laptop 15 inci berchip RTX Spark dengan dukungan memori terpadu hingga 128GB.

Harga laptop mahal bukan hal baru. MacBook Pro 16 inci dengan chip M5 Max dapat dikonfigurasi hingga mendekati US$10.000 jika semua opsi dimaksimalkan. Namun, gelombang pertama opsi RTX Spark jelas diarahkan ke sisi high-end kreator dan pengguna AI lokal. Kondisi pasar memori yang sedang ketat, yang sering disebut RAMageddon, turut membuat harga semakin berat di kantong.

Bagi pembeli di Indonesia, rentang harga ini menjadi acuan penting sebelum mempertimbangkan perangkat kelas atas, terutama karena selisih antar konfigurasi bisa mencapai puluhan juta rupiah. Perangkat kelas menengah dengan baterai besar seperti REDMI Note 17 Pro 5G berada di segmen yang sepenuhnya berbeda dari laptop RTX Spark, sehingga perbandingan harga perlu dilihat sesuai kebutuhan.

Nvidia juga memperluas ekosistem perangkat lunaknya. Perusahaan menghadirkan Path Tracing 007 First Light pada 15 September, menandakan teknologi grafis Nvidia terus bergerak di sisi konten dan game. Sementara itu, di ranah aplikasi, Fitur First Draft Instagram membantu pengguna merapikan klip Reels lebih cepat, sebuah contoh beban kerja kreatif yang biasanya menuntut perangkat bertenaga.

Pertanyaan terbesarnya adalah apakah harga setinggi ini sepadan. Jawabannya baru akan terlihat setelah perangkat dikirim mulai 16 Oktober dan pengujian nyata dilakukan. Yang jelas, RTX Spark menempatkan Nvidia berhadapan langsung dengan MacBook Pro di segmen laptop premium, dengan tarif masuk yang tidak murah dan konfigurasi puncak yang nyaris menyentuh Rp 113 juta.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.