Tampilan samping laptop Googlebook dari Lenovo dengan desain putih dan strip cahaya Glowbar

Lenovo Bocorkan Tiga Googlebook Pertama, Termasuk Tablet 2-in-1

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Lenovo menyiapkan tiga perangkat Googlebook: dua laptop dan satu tablet 2-in-1
  • Desain mengikuti gaya Chromebook Plus 14 dan IdeaPad Pro Gen 2 dengan warna putih
  • Semua perangkat dilengkapi fitur Glowbar, strip cahaya khas Googlebook
  • Google mengumumkan Lenovo sebagai mitra peluncuran bersama ASUS, Dell, dan HP
  • Fitur Magic Pointer memungkinkan interaksi cepat dengan Gemini via mouse
  • Peluncuran dijadwalkan akhir tahun ini, terpisah dari jajaran ponsel Pixel

Telset.id – Lenovo dikabarkan tengah menyiapkan tiga perangkat Googlebook sekaligus, termasuk laptop dan tablet 2-in-1. Hal ini terungkap dari gambar bocor yang dibagikan oleh Android Headlines, menunjukkan bahwa produsen asal China tersebut menjadi salah satu mitra peluncuran pertama untuk inisiatif sistem operasi baru berbasis Android dari Google.

Bocoran ini menjawab misteri mengenai perangkat keras apa yang akan menjalankan platform yang sebelumnya hanya diperkenalkan dengan gambar laptop generik. Ketiga perangkat yang muncul dalam gambar tersebut menampilkan branding Googlebook pada bagian keyboard, menegaskan bahwa Lenovo benar-benar serius menggarap lini produk baru ini.

Dari sisi desain, dua di antara perangkat tersebut adalah laptop dengan ukuran berbeda yang mengadopsi gaya dari lini Chromebook Plus 14 milik Lenovo. Sementara satu perangkat lainnya adalah tablet 2-in-1 dengan kickstand dan keyboard yang sekilas mirip dengan seri IdeaPad Pro Gen 2. Seluruh perangkat hadir dalam warna putih bersih dan dilengkapi strip cahaya yang dijuluki “Glowbar”.

Kehadiran Glowbar ini menjadi sorotan utama karena merupakan fitur hardware misterius yang diyakini Google akan gunakan untuk membedakan Googlebook dari laptop konvensional lainnya. Menariknya, efek cahaya serupa juga dikabarkan bakal menjadi ciri khas dari lini ponsel Pixel terbaru Google, menunjukkan adanya kesinambungan desain antar perangkat buatan raksasa teknologi tersebut.

Tampilan samping salah satu laptop Googlebook dari Lenovo

Pengumuman resmi Google pada bulan Mei lalu memang hanya menampilkan gambar sebuah laptop yang tidak disebutkan mereknya untuk mempromosikan platform AI-powered terbaru mereka. Namun, bocoran dari Lenovo ini memberikan sinyal baru bahwa ekosistem Googlebook tidak hanya terbatas pada perangkat laptop, melainkan juga mencakup perangkat tablet.

Hal ini sejalan dengan fakta bahwa baik ChromeOS maupun Android sebenarnya sudah berjalan di perangkat tablet selama ini. Namun, ini adalah pertama kalinya muncul indikasi kuat bahwa platform anyar Google tersebut tidak eksklusif untuk perangkat berformat laptop saja.

Sebagian besar fitur baru yang telah didemokan Google untuk platform Googlebook tampaknya dirancang dengan fokus pada interaksi menggunakan mouse dan input suara. Salah satu contohnya adalah fitur “Magic Pointer” yang memungkinkan pengguna menggoyangkan mouse untuk memunculkan prompt kontekstual secara cepat kepada asisten AI Gemini.

Meski demikian, Google belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi untuk inisiatif Googlebook selain menyebutkan akan hadir pada akhir tahun ini. Mengingat inisiatif ini berfokus pada para pembuat laptop pihak ketiga, kemungkinan besar Googlebook akan diluncurkan secara terpisah dari jajaran ponsel buatan Google sendiri.

Selain Lenovo, Google juga telah mengumumkan ASUS, Dell, dan HP sebagai mitra peluncuran hardware untuk platform ini. Namun, dari keempat mitra tersebut, Lenovo menjadi yang pertama kali muncul dengan bocoran desain konkret perangkat Googlebook mereka.

## Spesifikasi dan Varian yang Terlihat

Dari gambar yang beredar, terlihat bahwa ketiga perangkat Googlebook buatan Lenovo memiliki konfigurasi port yang bervariasi. Jumlah port USB-C dan USB-A berbeda-beda di setiap perangkat, meskipun detail spesifikasi teknis lengkap belum terungkap dari bocoran yang ada.

Dua varian laptop yang mengikuti gaya Chromebook Plus 14 menunjukkan bahwa Lenovo kemungkinan akan menawarkan pilihan ukuran layar berbeda untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas. Sementara varian tablet 2-in-1 dengan kickstand dan keyboard terpisah memberikan fleksibilitas penggunaan yang lebih besar.

Desain putih bersih yang konsisten di ketiga perangkat ini menegaskan bahwa Google memiliki arahan desain yang cukup ketat untuk para mitranya. Hal ini sejalan dengan upaya Google untuk menciptakan identitas visual yang kuat dan mudah dikenali bagi lini produk Googlebook.

## Fitur Unggulan dan Strategi Pemasaran

Fokus Google pada interaksi mouse dan voice input melalui fitur seperti Magic Pointer mengindikasikan bahwa platform ini dirancang untuk produktivitas. Integrasi dengan Gemini sebagai asisten AI juga menunjukkan bahwa kecerdasan buatan akan menjadi nilai jual utama dari Googlebook.

Bagi Lenovo, keterlibatan dalam inisiatif Googlebook ini merupakan langkah strategis untuk memperluas portofolio produk mereka. Perusahaan yang juga dikenal dengan lini ThinkCentre dan berbagai inovasi lainnya ini tampaknya ingin memanfaatkan momentum platform baru Google untuk menjangkau pengguna yang mencari alternatif dari sistem operasi tradisional.

Belum ada informasi resmi mengenai harga dan ketersediaan perangkat Googlebook Lenovo di berbagai pasar, termasuk Indonesia. Namun, dengan target peluncuran pada akhir tahun ini, informasi lebih lanjut diharapkan segera muncul dalam beberapa bulan mendatang.

Kehadiran tiga perangkat sekaligus dari Lenovo ini menunjukkan bahwa Googlebook bukan sekadar proyek eksperimental, melainkan inisiatif serius yang didukung penuh oleh para mitra hardware terkemuka. Dengan ASUS, Dell, dan HP yang juga menjadi mitra peluncuran, persaingan di segmen laptop dan tablet berbasis platform baru ini diprediksi akan semakin menarik.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.