Telset.id – Lenovo dikabarkan sedang menyiapkan setidaknya tiga perangkat Googlebook untuk peluncuran perdananya, termasuk dua laptop tradisional dan satu tablet 2-in-1 yang bisa dilepas. Bocoran gambar baru yang dipublikasikan Android Headlines memberikan gambaran awal tentang desain yang direncanakan Lenovo untuk platform anyar Google tersebut.
Google pertama kali mengumumkan Googlebook pada ajang I/O bulan Mei, namun detail mengenai tampilan akhir perangkat kerasnya masih menjadi tanda tanya. Perangkat pertama dijadwalkan hadir pada musim gugur tahun ini, dan bocoran terbaru ini menjadi petunjuk paling jelas tentang apa yang akan ditawarkan Lenovo.
Selain ketiga perangkat tersebut, Lenovo juga tampaknya menyiapkan mouse nirkabel AI baru yang didesain khusus untuk platform Googlebook. Mouse dengan bobot 59 gram ini dilaporkan memiliki strip RGB dan tombol AI khusus, yang kemungkinan terhubung langsung dengan fitur Magic Pointer.
Google telah mengonfirmasi bahwa Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo sedang mengerjakan perangkat Googlebook. Namun, rencana Lenovo untuk meluncurkan tiga model berbeda sekaligus menjadikan lini pembuka mereka jauh lebih ambisius dari perkiraan sebelumnya.

## Tablet 2-in-1 Menjadi Perangkat Paling Menarik
Dari ketiga perangkat yang bocor, tablet yang bisa dilepas menjadi yang paling menarik perhatian. Android Headlines melaporkan bahwa perangkat ini memiliki empat speaker, dukungan Dolby Atmos, dan kompatibilitas dengan stylus. Tablet ini bisa menjadi pilihan yang lebih menarik dibandingkan laptop konvensional dengan memanfaatkan dukungan Googlebook untuk aplikasi Android dan input sentuh.
Kedua laptop yang bocor tampaknya hadir dalam ukuran berbeda, menunjukkan bahwa Lenovo mungkin menargetkan pengguna dan titik harga yang berbeda. Sayangnya, gambar yang beredar tidak mengungkap banyak detail mengenai spesifikasi, prosesor, atau layar dari kedua laptop tersebut, sehingga sulit untuk menilai seberapa besar perbedaannya.
## Mouse AI dengan Tombol Khusus dan RGB
Lenovo juga memperkenalkan mouse nirkabel baru yang dirancang untuk Googlebook. Mouse seberat 59 gram ini dilaporkan memiliki strip RGB dan tombol AI khusus. Googlebook dibangun di sekitar Gemini Intelligence, bukan memperlakukan AI sebagai aplikasi atau sidebar terpisah.
Mouse ini kemungkinan terhubung langsung ke Magic Pointer, fitur kursor bertenaga Gemini yang dapat menampilkan tindakan kontekstual berdasarkan apa yang Anda tunjuk di layar. Lenovo belum menjelaskan secara detail fungsi tombol AI tersebut, tetapi kemungkinan besar menyediakan cara cepat untuk memanggil saran-saran kontekstual tersebut.

## Pertanyaan Seputar Performa dan Harga
Masih ada pertanyaan tentang konsistensi performa Googlebook di berbagai chip, ukuran layar, dan faktor bentuk yang berbeda. Google memposisikan platform ini sebagai produk premium, dan biaya memori yang meningkat bisa mendorong harga semakin tinggi.
Perusahaan belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi untuk perangkat pertama. Namun, ajang IFA pada bulan September tampaknya menjadi tempat yang masuk akal bagi Lenovo untuk memperkenalkan lini Googlebook mereka.

Kehadiran tiga perangkat Googlebook sekaligus menunjukkan keseriusan Lenovo dalam mendukung platform baru Google. Dengan kombinasi laptop tradisional dan tablet 2-in-1, Lenovo tampaknya ingin menjangkau segmen pasar yang lebih luas sejak awal peluncuran.
Strategi ini sejalan dengan langkah Lenovo yang agresif dalam mengadopsi teknologi baru. Sebelumnya, Lenovo juga dikenal aktif menghadirkan berbagai inovasi seperti workstation tangguh ThinkCentre X dan investasi besar di pabrik AI server.
Bocoran gambar ini memberikan gambaran awal tentang seperti apa Googlebook buatan Lenovo nantinya. Namun, spesifikasi lengkap dan harga resmi masih menunggu pengumuman dari Lenovo dan Google. Yang jelas, persaingan di pasar perangkat dengan integrasi AI semakin ketat, dan Googlebook akan menjadi pemain baru yang patut diperhitungkan.





Komentar
Belum ada komentar.