Telset.id – Seorang kolektor atau chrysophile memesan mini PC edisi khusus dengan chassis pasif berbahan emas murni 24 karat, sebagaimana dilaporkan Fanless Tech. Perangkat ini merupakan versi kustom premium dari Kubb Fanless PC berukuran sekitar 5 inci (120 x 120 x 120mm), namun dibanderol sekitar $1,7 juta atau sekitar Rp27 miliar dengan chassis emas mewahnya. Keputusan pemesanan ini menjadi sorotan karena mengubah perangkat komputasi ringkas menjadi barang mewah dengan bobot yang jauh lebih berat.
Selain pilihan material yang melambungkan harga, bobot mini PC ini meningkat dari standar 4,6 pon menjadi 28,7 pon (2,1kg menjadi 13kg). Namun sebagai bonus, yang mungkin tetap tidak membuatnya layak bagi kebanyakan orang, emas memiliki konduktivitas termal yang jauh lebih baik daripada aluminium. Dalam unggahan media sosialnya, Fanless Tech menyebut Kubb Fanless berbahan emas ini sebagai “keajaiban pendinginan” (cooling marvel).
Klaim tersebut diperkuat melalui penjelasan bahwa konduktivitas termal emas “sekitar 30% hingga 50% lebih cepat daripada aluminium.” Hal ini berpotensi membantu chip Core Ultra di dalamnya bekerja sedikit lebih baik, jika semua faktor lain dianggap setara. Namun pengorbanan pada sisi portabilitas, karena PC emas kompak ini lebih dari 6x lebih berat, bisa menjadi kelemahan utama. Belum lagi soal harganya.
Spesifikasi Kubb Fanless dan Perbandingan Konduktivitas Termal
Berbeda dengan konstruksi berlapis emasnya, spesifikasi mini PC ini terbilang sangat sederhana. Konfigurasi standar Kubb Fanless mencakup pilihan prosesor Intel Core Ultra 5 225H, Intel Core Ultra X7 358H, atau AMD Ryzen AI 5 340. Perangkat ini dibekali memori 16GB DDR5 yang dapat ditingkatkan hingga 128GB, penyimpanan 1TB M.2 NVMe SSD, serta opsi SSD M.2 kedua.
Untuk konektivitas, varian Intel menyediakan 1x USB 3.2 (Type A), 1x USB 3.2 (Type-C, DP1.4a), 1x USB4/Thunderbolt 4 (Type-C, DP 2.1), Wi-Fi 7, dan Bluetooth 5.4. Sementara varian AMD memiliki 1x USB 3.2 Gen2 (Type A), 2x USB4 (Type-C, DP 1.4a), Wi-Fi 6, dan Bluetooth 5.3. Port samping mencakup 2x Port RJ45, 2x HDMI 2.1 TMDS, dan 2x USB 3.2 Gen 2 (Type A). Perangkat ini menggunakan adaptor daya 19V DC, 6.32A, 120W (100–240V AC) dan menjalankan Windows 11 Pro dengan garansi 3 tahun.

Sebagai perbandingan, tabel konduktivitas termal menunjukkan bahwa diamond berada di angka 1.000 W/m K, silver 406 W/m K, copper 385 W/m K, gold 314 W/m K, aluminium 205 W/m K, iron 79 W/m K, glass 0.8 W/m K, brick 0.6 W/m K, wood 0.1 W/m K, dan polyurethane 0.02 W/m K. Data ini bisa berguna untuk proyek komputasi pasif Anda sendiri.
Baca Juga:
Kubb Fanless mini PC biasanya dibuat dari aluminium dan diselesaikan dalam warna graphite, blue, atau bronze. Dengan Intel Core Ultra 5 225H sebagai jantungnya, semua warna tersebut terdaftar dengan harga €1,595 ($1,822) di Kubb.eu, namun stoknya tidak tersedia. Pada kisaran harga tersebut, Arctic Senza AI 370 yang diuji sebelumnya tampak seperti pesaing komputasi pasif yang tangguh. Belum diketahui apakah Arctic akan menerima pesanan khusus chassis emas 24 karat, dan Senza dirancang untuk kesenyapan diskrit yang dipasang di bawah meja.
Sebagai konteks tambahan, sebelumnya telah dilaporkan mengenai jajaran fanless Kubb Mini berukuran 3 x 3 x 3 inci yang mengemas chip Intel Twin Lake, hadir dengan finishing warna cerah yang menggemaskan, dan dijual sekitar $500 (€430). Perkembangan ini menunjukkan bahwa pasar mini PC pasif terus bergerak ke arah kustomisasi ekstrem, baik dari sisi material maupun performa termal.
Bagi sebagian pengamat industri, langkah ini juga mencerminkan bagaimana komponen standar seperti chiplet standar dan desain termal menjadi bahan eksperimen bagi para enthusiast. Tren serupa terlihat pada perangkat lain yang mengedepankan material eksklusif, seperti yang dibahas dalam artikel mengenai cat custom pada kendaraan listrik.

Dari sisi ekonomi, emas mungkin lebih mahal dan konduktivitas termalnya di bawah tembaga, namun nilainya cenderung naik lebih cepat. Hal ini berpotensi menjadikannya salah satu PC yang justru mengalami apresiasi nilai, sebagaimana disinggung dalam komentar forum. Namun untuk mayoritas pengguna, kombinasi harga $1,7 juta dan bobot 13kg membuat Kubb Fanless emas ini lebih tepat diposisikan sebagai objek koleksi ketimbang perangkat komputasi sehari-hari.
Pilihan material yang tidak biasa juga bukan hal baru di dunia modding. Sejumlah proyek sebelumnya menampilkan PC tembaga kustom hingga sistem dengan heatsink aluminium 5,5 pon yang dipasang pada RTX 4060. Bahkan ada PC gaming seharga $14,000 dengan 70 bunga sakura titanium buatan tangan yang mekar seiring naiknya suhu. Pola ini menunjukkan bahwa batas antara fungsi termal dan ekspresi estetika semakin tipis di kalangan enthusiast.
Untuk saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai apakah Kubb akan membuka pemesanan serupa bagi pelanggan lain, atau apakah chassis emas 24 karat ini akan menjadi proyek satu kali. Yang jelas, kombinasi konduktivitas termal emas yang 30% hingga 50% lebih cepat daripada aluminium dan bobot yang 6x lebih berat menjadikannya salah satu mini PC paling tidak konvensional yang pernah dilaporkan.
Bagi pelanggan yang mengutamakan performa termal pasif, pilihan standar berbahan aluminium dengan harga jauh lebih rendah tetap menjadi opsi paling rasional. Sementara bagi kolektor, nilai emas sebagai aset mungkin menjadi justifikasi tersendiri, terlepas dari spesifikasi Core Ultra di dalamnya yang terbilang modest.
[ META_DESCRIPTION]
Mini PC Kubb Fanless berbahan emas 24 karat dipesan seharga $1,7 juta atau Rp27 miliar. Bobotnya naik 6x, tapi konduktivitas termalnya lebih baik.





Komentar
Belum ada komentar.