Telset.id – Developer modding bernama danielblnc berhasil membuat DLSS 5 berjalan di GPU AMD RDNA 4 seri RX 9000, sebuah teknologi yang seharusnya eksklusif untuk kartu grafis Nvidia RTX 50-series. Mod yang dinamakan “DLSS-NR-on-AMD” ini memungkinkan pengguna GPU AMD untuk menikmati fitur upscaling terbaru Nvidia tersebut, meski dengan konsekuensi performa yang jauh dari ideal.
Mod ini bekerja dengan cara menyuntikkan DLSS 5 ke dalam game DirectX 12 yang memiliki dukungan FSR. Pengguna AMD RDNA 4 kini bisa mencoba teknologi neural rendering terbaru Nvidia yang baru saja resmi debut di dalam game NBA 2K27, tanpa harus memiliki GPU RTX 50-series. Namun, perlu dicatat bahwa proyek ini bersifat closed-source, sehingga cara kerja detailnya tidak diketahui secara pasti.
Cara Kerja Mod DLSS-NR-on-AMD
Berdasarkan analisis komunitas, mod ini kemungkinan menggunakan dynamic wrapper untuk mencegat panggilan NGX API dan mengelabui DLL DLSS 5 agar bisa dimuat di GPU AMD. Setelah berhasil dimuat, mod mengekstrak model AI dan data Tensor di dalam DLL tersebut, lalu mengonversi perhitungannya menjadi matematika yang bisa dipahami oleh matrix accelerators AMD melalui backend HIP RT, bukan dengan menerjemahkan CUDA.
Proses selanjutnya adalah menghubungkan mod ke pipeline FSR di dalam game untuk menjalankan data frame melalui model neural tersebut. Hasilnya, kualitas gambar yang dihasilkan diklaim setara dengan yang didapat di GPU RTX 50-series asli, hanya saja tanpa bantuan Tensor cores.

Meski terdengar menjanjikan, mod ini memiliki keterbatasan signifikan. DLSS-NR-on-AMD tidak berfungsi pada game apa pun yang membutuhkan anti-cheat. Bahkan di game single-player sekalipun, performa yang dihasilkan kurang menggembirakan, terutama karena RX 9070 XT adalah GPU RDNA 4 kelas atas yang tersedia saat ini.
Hasil Pengujian Performa di RX 9070 XT
Salah satu pengujian dilakukan pada game Cyberpunk 2077. Awalnya, game tersebut berjalan di 28 FPS pada resolusi 1080p di RX 9070 XT dengan DLSS 5 aktif. Setelah patch dirilis, frame rate meningkat 12% menjadi stabil di 30 FPS. Update tambahan memberikan dorongan 2% lagi, namun peningkatan tersebut dinilai dapat diabaikan.
Laporan performa dari pengguna lain di internet menunjukkan hasil yang kurang optimistis. Dalam beberapa kasus, frame rate bisa turun drastis dari 80+ FPS secara native menjadi hanya 11-12 FPS ketika DLSS 5 diaktifkan. Angka ini menunjukkan bahwa menjalankan teknologi Nvidia di hardware AMD masih jauh dari kata efisien.

Tujuan utama dari proyek ini adalah mencapai performa yang mirip dengan RTX 5070 Ti. Target tersebut sebenarnya tidak terlalu muluk, mengingat RX 9070 XT dan RTX 5070 Ti memiliki performa rasterisasi yang setara dan sangat dekat dalam hal ray tracing. Sayangnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum RX 9070 XT bisa tampil sebaik 5070 Ti saat menjalankan DLSS 5.
Perlu diingat bahwa DLSS 5 memang sudah sangat berat secara komputasi, dan menjalankannya di hardware yang tidak kompatibel menambah overhead ekstra. RTX 50-series dan RX 9000 series sama-sama mendukung format FP8, tetapi DLSS 5 dirancang untuk berjalan di Tensor cores, bukan di AI accelerators dual-issue milik AMD.
Baca Juga:
Menariknya, mod ini juga sudah berhasil dijalankan di GPU RX 7000 series oleh sebagian pengguna. Namun, performanya kembali buruk karena hardware generasi sebelumnya tersebut tidak memiliki dukungan FP8. Repositori GitHub proyek ini memang menyebutkan bahwa dukungan RDNA 3 sedang dieksplorasi, tetapi belum ada rencana konkret untuk saat ini.
Bagi pengguna yang penasaran ingin mencoba, mod ini tersedia di halaman GitHub dalam bentuk file executable. Perlu dicatat bahwa di dalam paket unduhan tidak disertakan DLL DLSS 5. Pengguna harus menyediakan sendiri salinan DLL yang “didapatkan secara legal”, seperti yang ditegaskan oleh repositori tersebut. Saat ini, hanya NBA 2K27 yang mendukung DLSS 5 secara native, dan dari situlah DLL asli bocor pertama kali.

Proses instalasi mod ini terbilang sederhana. Setelah mendapatkan DLL DLSS 5, pengguna tinggal memindahkan DLL dan file executable ke folder bin game. Kemudian ikuti instruksi di layar untuk menyelesaikan instalasi. Saat menjalankan game, pilih FSR 3 atau 4 dari pengaturan grafis dalam game, lalu tekan tombol End untuk memunculkan menu kustom.
Menu tersebut memungkinkan pengguna menyesuaikan parameter individual seperti struktur dan tone, mirip dengan cara kerja mod ReShade di game lain. Semua perubahan terlihat secara real-time, dan hasilnya diklaim sama “bagusnya” dengan DLSS 5 yang berjalan tanpa intersepsi di hardware aslinya.
Di sisi lain, Nvidia sendiri telah mengonfirmasi bahwa DLSS 5 akan hadir di GPU RTX 40-series yang memiliki Tensor cores dan dukungan FP8 native. Sebelumnya, modder juga sukses menjalankan DLSS 5 di RTX 4000 Series, menunjukkan bahwa teknologi ini memang bisa dipaksa bekerja di luar ekosistem resminya. Begitu pula dengan modder yang berhasil membuka DLSS Multi-Frame Generation di RTX 40 Series sebelumnya.
Ambisi komunitas modding memang tidak pernah berhenti mengesankan. Proyek ini membuktikan bahwa keterbatasan hardware tidak selalu menjadi penghalang untuk mencoba teknologi terbaru. Meski performa saat ini masih jauh dari ideal, ini adalah versi paling lambat dari DLSS 5 di RDNA 4 yang akan terus membaik seiring waktu.
Upaya Nvidia untuk mengoptimalkan DLSS 5 di hardware miliknya sendiri secara tidak langsung juga akan meningkatkan performa mod ini di masa mendatang. Setiap perbaikan yang dilakukan Nvidia pada algoritma atau efisiensi DLSS 5 akan ikut menguntungkan mereka yang menjalankan mod ini di GPU AMD.





Komentar
Belum ada komentar.