Telset.id – Samsung resmi meluncurkan Galaxy Watch Ultra 2, smartwatch tangguh generasi kedua yang secara signifikan mengungguli Apple Watch Ultra 3 di sektor baterai dan kecerahan layar. Perangkat ini hadir dengan baterai 800mAh yang 35 persen lebih besar dari pendahulunya, serta layar Super AMOLED 5.000 nits, memecahkan rekor sebagai layar smartwatch paling terang di dunia.
Peluncuran Galaxy Watch Ultra 2 merupakan respons langsung atas persaingan ketat di pasar wearable premium. Setelah versi 2025 yang hanya membawa perubahan minor, Samsung kini menghadirkan peningkatan substansial yang tidak hanya mengejar ketertinggalan dari Apple, tetapi juga menetapkan standar baru bagi industri.
Smartwatch ini ditenagai prosesor Snapdragon Wear Elite terbaru dari Qualcomm yang dibangun dengan arsitektur 3nm. Chip ini menjanjikan efisiensi energi yang ekstrem dan peningkatan performa signifikan dibandingkan Exynos W1000 yang digunakan pada Galaxy Watch Ultra generasi pertama. Samsung mengklaim chip baru ini menetapkan “tolok ukur baru dalam hal daya, kecepatan, dan pelacakan GPS yang sangat akurat untuk lini Ultra.”

Dari segi spesifikasi, Galaxy Watch Ultra 2 hadir dengan layar Super AMOLED Always-On 1,52 inci beresolusi 498 x 498 piksel. Kecerahan puncak 5.000 nits ini mengalahkan Apple Watch Ultra 3 yang “hanya” memiliki layar 3.000 nits. Perangkat ini juga dibekali RAM 2GB, penyimpanan internal 64GB, serta konektivitas lengkap mulai dari Dual-frequency GPS, Bluetooth 6.0, Wi-Fi 2.4GHz+5GHz, 4G LTE, hingga NFC.
Ketahanan menjadi salah satu pilar utama Galaxy Watch Ultra 2. Smartwatch ini memiliki sertifikasi ketahanan air 10ATM+, IP69K, MIL-STD-810H, dan EN13319. Layarnya dilindungi Sapphire Crystal, sementara bodi titanium yang tahan guncangan memastikan perangkat ini siap menghadapi petualangan paling ekstrem sekalipun. Dimensinya tercatat 47.4 x 47.1 x 10.7mm dengan bobot hanya 61.5 gram, tersedia dalam varian warna Titanium Silver dan Titanium Gray.
Baca Juga:
Yang paling mengesankan, Samsung berhasil memasukkan baterai 800mAh yang jauh lebih besar tanpa menambah ketebalan perangkat. Faktanya, Galaxy Watch Ultra 2 justru 1,4mm lebih tipis dari pendahulunya dan hanya 1 gram lebih berat. Prestasi teknik ini disebut sebagai pencapaian luar biasa tanpa mengorbankan kualitas build atau ketahanan jangka panjang.
Meski kapasitas baterainya meningkat drastis, Samsung belum mengeluarkan klaim resmi mengenai daya tahan baterai. Namun, dengan sel 800mAh yang 33 persen lebih besar dari Apple Watch Ultra 3, optimisme muncul bahwa perangkat ini mampu bertahan setidaknya dua hingga tiga hari dalam pemakaian terus-menerus di antara waktu pengisian daya cepat.
Fokus pada Kesehatan Profesional
Berbeda dengan pendahulunya yang mengedepankan ketahanan, Galaxy Watch Ultra 2 dipasarkan sebagai alat pemantau kesehatan profesional untuk atlet berperforma tinggi dan pencari adrenalin. Samsung secara eksplisit menargetkan basis pengguna Garmin dengan menghadirkan fitur Trail Run khusus yang dirancang untuk memaksimalkan performa dan meminimalkan risiko cedera.
Fitur lain yang menarik perhatian adalah Nutrition Alert, alat yang berguna bagi pengguna yang cenderung mengabaikan kebutuhan nutrisi saat memacu tubuh hingga batas maksimal. Yang paling dinantikan adalah aplikasi Diving eksklusif yang akan hadir “akhir tahun ini”, menjadikan Galaxy Watch Ultra 2 sebagai smartwatch yang siap menyelam, menyamai kemampuan Apple Watch Ultra 3 dan Garmin Fenix 8.

Seperti Galaxy Watch 9, Galaxy Watch Ultra 2 juga dilengkapi kemampuan mendeteksi tanda-tanda sleep apnea dan berbagai kelainan irama jantung lainnya. Meskipun dari segi ini tidak ada fitur baru yang ditambahkan dibandingkan Galaxy Watch Ultra generasi pertama, kehadiran fitur-fitur tersebut tetap menjadi nilai tambah yang signifikan.
Desain Galaxy Watch Ultra 2 tetap mempertahankan tampilan khas pendahulunya, yang merupakan kabar baik mengingat baterai besar yang disembunyikan di dalamnya. Sayangnya, opsi warna putih dan biru dihilangkan dari palet warna, hanya menyisakan Titanium Silver dan Titanium Gray.
Harga dan Ketersediaan
Galaxy Watch Ultra 2 mulai dipesan hari ini bersamaan dengan Galaxy Watch 9, dengan tanggal rilis resmi pada 7 Agustus 2026. Seperti kebanyakan perangkat baru di tahun 2026, smartwatch tangguh ini dibanderol lebih mahal dari pendahulunya, namun tetap lebih murah dibandingkan Apple Watch Ultra 3.
Jika Galaxy Watch Ultra generasi pertama diluncurkan dengan harga rekomendasi US$649,99 pada varian 2024 dan 2025, Galaxy Watch Ultra 2 dibanderol US$699,99 di Amerika Serikat dalam varian tunggal 47mm dengan dukungan 4G LTE built-in. Sayangnya, perangkat ini tidak mendukung konektivitas 5G atau satelit.
Bagi pengguna yang ingin melakukan upgrade, Samsung menawarkan program trade-in dengan potongan harga hingga US$250. Penawaran ini membuat Galaxy Watch Ultra 2 menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan smartwatch premium dengan daya tahan baterai terbaik di kelasnya.
Dengan segala peningkatan yang ditawarkan, Galaxy Watch Ultra 2 jelas menjadi ancaman serius bagi dominasi Apple di pasar wearable premium. Kombinasi baterai 800mAh, layar 5.000 nits, prosesor 3nm, dan fitur kesehatan profesional menjadikannya pilihan tepat bagi atlet dan petualang yang membutuhkan perangkat andal untuk menemani aktivitas ekstrem mereka.








Komentar
Belum ada komentar.