📑 Daftar Isi

Ilustrasi SSD NAS Sandisk 600 dan 800 untuk sistem penyimpanan jaringan

Sandisk Rilis SSD NAS 600 dan 800 dengan Kapasitas hingga 7,68 TB

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Sandisk meluncurkan dua keluarga SSD khusus NAS: NAS 600 (SATA) dan NAS 800 (PCIe 5.0)
  • Kapasitas maksimal 4TB untuk NAS 600 dan 7,68TB untuk NAS 800
  • Endurance hingga 2.500 TBW untuk NAS 600 dan 14 PBW untuk NAS 800
  • Kecepatan baca sekuensial hingga 560 MB/s (NAS 600) dan 14.900 MB/s (NAS 800)
  • Harga mulai USD 179,99 (NAS 600 500GB) hingga USD 2.199,99 (NAS 800 7,68TB)
  • Tersedia mulai September 2026 di situs resmi Sandisk dan e-commerce global
  • Ditujukan untuk prosumer, kreator profesional, dan bisnis kecil

Telset.id – Sandisk telah memperkenalkan dua keluarga SSD yang dirancang khusus untuk sistem network-attached storage (NAS), dengan kapasitas yang mencapai 7,68 TB. SSD NAS 600 SATA dan NAS 800 NVMe ini ditujukan untuk para prosumer, kreator profesional, dan bisnis kecil.

Kehadiran SSD khusus NAS ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang selama ini mengandalkan hard drive untuk penyimpanan data di perangkat NAS. Sandisk menyebut bahwa NAS 600 menawarkan jalur upgrade yang mudah dari hard drive, dengan dukungan untuk solid-state caching dan storage tiering.

NAS 600 menggunakan desain 2,5 inci dengan ketebalan 7mm yang kompatibel dengan sistem NAS yang mendukung solid-state drive 2,5 inci. Kapasitas yang tersedia meliputi 500GB, 1TB, 2TB, dan 4TB, dengan kecepatan baca sekuensial hingga 560 MB/s di seluruh varian.

Sandisk NAS 600 and 800

Sementara itu, NAS 800 menggunakan form factor M.2 2280 dengan konektivitas PCIe 5.0 untuk konfigurasi NAS berkinerja tinggi. Kapasitas yang ditawarkan adalah 960GB, 1,92TB, 3,84TB, dan 7,68TB, dengan kecepatan baca sekuensial hingga 14.900 MB/s.

Endurance menjadi salah satu pembeda utama dari SSD NAS Sandisk ini. Perusahaan memberikan rating daya tahan yang tinggi untuk kedua seri tersebut, yang membedakannya dari SSD konsumen biasa. Hal ini penting terutama untuk sistem NAS yang terus-menerus menulis dan menulis ulang data yang tersimpan.

Untuk NAS 600, rating endurance berkisar dari 350 TBW pada model 500GB hingga 2.500 TBW pada versi 4TB. Sandisk juga memberikan rating MTTF hingga 2,25 juta jam untuk NAS 600, berdasarkan pengujian internal dan perhitungan statistik.

Sementara itu, Sandisk memberikan rating endurance yang sangat tinggi untuk NAS 800. Versi 7,68TB mendapatkan rating 14 PBW, yang setara dengan 14.000 TBW. Rating ini kira-kira setara dengan penulisan sekitar 7,67 TB setiap hari selama lima tahun jika beban kerja terdistribusi merata.

NAS 800 juga menggunakan TLC 3D NAND, meskipun perusahaan belum mengungkapkan controller spesifik atau arsitektur internal yang lebih rinci. Sandisk menyebut database, virtualisasi, pembuatan konten, storage tiering, caching, dan agentic AI sebagai beban kerja potensial untuk NAS 800.

Kedua keluarga SSD ini dirancang untuk lingkungan multi-user di mana sistem penyimpanan dapat tetap aktif secara terus-menerus. “Cara pengguna menggunakan NAS telah berubah secara fundamental,” kata Anil Moolchandani, vice president product management di Sandisk, saat mengumumkan produk-produk tersebut.

Kapasitas dan Endurance dengan Harga yang Signifikan

Sandisk membanderol NAS 600 mulai dari USD 179,99 untuk varian 500GB, USD 279,99 untuk 1TB, USD 499,99 untuk 2TB, dan USD 999,99 untuk 4TB. Sementara itu, seri NAS 800 dibuka pada harga USD 309,99 untuk 960GB, naik ke USD 559,99 untuk 1,92TB, USD 1.099,99 untuk 3,84TB, dan USD 2.199,99 untuk 7,68TB.

Pada harga USD 2.199,99, model flagship 7,68TB ini memiliki label harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan SSD konsumen biasa dengan kapasitas penyimpanan yang sebanding. Namun, rating endurance yang tinggi menjadi nilai tambah yang signifikan untuk penggunaan jangka panjang di lingkungan NAS.

Kedua drive akan tersedia mulai bulan September dan akan dijual melalui situs web resmi Sandisk serta platform e-commerce terpilih lainnya secara global. Perusahaan juga mencatat bahwa kompatibilitas dengan sistem NAS individual dapat bervariasi, terutama di mana drive bay atau implementasi M.2 berbeda secara signifikan.

Bagi pembeli yang mempertimbangkan alternatif hard drive, catatan kompatibilitas ini sama pentingnya dengan angka kecepatan dan endurance. Sandisk juga terus mengembangkan teknologi penyimpanan lainnya, seperti spesifikasi HBF untuk AI inference yang dirilis bersama SK Hynix.

Selain itu, Sandisk juga sedang dalam proses mengembangkan NAND QLC 332 lapis bersama Kioxia, yang merupakan teknologi NAND terpadat di dunia. Perusahaan juga telah mulai melakukan sampling chip yang akan memungkinkan SSD 512TB hadir pada tahun 2027.

Dengan hadirnya SSD NAS 600 dan NAS 800, Sandisk memberikan pilihan yang lebih beragam bagi pengguna NAS yang menginginkan performa tinggi dengan endurance yang andal. Kombinasi kapasitas besar, kecepatan tinggi, dan rating daya tahan yang kuat menjadikan kedua seri ini sebagai opsi yang layak dipertimbangkan untuk kebutuhan penyimpanan jaringan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.