Telset.id – Para scalper mulai bergerak cepat membeli AMD Ryzen 7 5800X3D 10th Anniversary Edition yang baru dirilis. Prosesor lawas yang dihadirkan kembali ini langsung langka di pasaran, dan para pemburu keuntungan menjualnya dengan harga dua kali lipat dari harga ritel.
AMD Ryzen 7 5800X3D 10th Anniversary Edition resmi dijual pada 29 Juni 2026 dengan harga MSRP USD 350. Namun, stok yang sangat terbatas membuat prosesor ini nyaris mustahil didapatkan di toko online. Dalam hitungan menit, unit yang tersedia langsung habis, membuka celah bagi scalper untuk mengambil keuntungan besar.
Di pasar loak seperti eBay, sebagian besar daftar penjualan menawarkan chip ini di harga USD 600 atau lebih. Bahkan, ada beberapa yang menjualnya hingga USD 750. Melihat data penjualan yang sudah terjadi, setidaknya dua unit CPU terjual hari ini, satu seharga USD 540 dan lainnya USD 585.

Fenomena ini menunjukkan betapa tingginya permintaan terhadap prosesor legendaris AMD tersebut. Sebagian besar penjual di eBay hanya menggunakan foto produk stok, namun beberapa di antaranya sudah memegang CPU fisik, menandakan mereka benar-benar berhasil membeli unit tersebut dari toko resmi.
Micro Center menjadi salah satu pengecer yang menjual chip ini, namun hanya tersedia sebagai bagian dari paket bundel dengan motherboard dan RAM, dan hanya bisa dibeli langsung di toko fisik Micro Center. Kemungkinan besar, para scalper pergi ke Micro Center pada pagi hari untuk membeli chip tersebut, lalu menjualnya kembali di eBay pada sore harinya.
Bagi konsumen yang tergoda untuk membeli dengan harga selangit, AMD memberikan kabar baik. Rumor yang beredar menyebutkan bahwa Edisi 10th Anniversary ini adalah produksi terbatas, namun ternyata tidak demikian. AMD menyatakan akan terus memproduksi CPU ini, sehingga stok diharapkan akan stabil seiring berjalannya waktu.
Prosesor Ryzen 7 5800X3D ini sejatinya adalah chip yang identik dengan versi aslinya, namun telah “direkayasa ulang” untuk proses pengikatan baru. Dengan harga MSRP USD 350, chip ini menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang sudah memiliki motherboard AM4 dan memori.
Dalam ulasan ulang yang dilakukan Tom’s Hardware, Ryzen 7 5800X3D dinilai sebagai pilihan yang baik di harga USD 350, terutama bagi pengguna yang sudah memiliki ekosistem AM4. Namun, jika harus membeli motherboard dan memori baru, ada opsi yang lebih baik di pasaran.
AMD memiliki prosesor Ryzen 7 7600X3D yang lebih baru, yang memiliki performa setara di aplikasi dan sekitar 15 persen lebih cepat dalam game. Sementara itu, Intel Core i7-14700K yang dipasangkan dengan DDR4 mampu menyamai performa 5800X3D dalam game dan menawarkan performa multithreaded dua kali lipat lebih tinggi. Jika menggunakan DDR5, Core i7-14700K unggul di semua aspek.
Untuk saat ini, konsumen disarankan untuk tidak tergiur dengan harga scalper. Stok di pengecer seperti Newegg, Best Buy, dan B&H masih belum konsisten. Tim Tom’s Hardware melaporkan bahwa mereka baru melihat chip tersebut tersedia sebentar di Newegg, namun belum berhasil menyelesaikan proses checkout. Chip tersebut juga belum muncul di toko web langsung AMD.
Karena itu, kemungkinan besar para pengecer melakukan peluncuran bertahap. Ada kemungkinan besar lebih banyak stok akan dirilis sepanjang hari, jadi konsumen disarankan untuk terus memeriksa pengecer secara berkala.
Baca Juga:
Bagi yang penasaran dengan fitur pencarian visual, Samsung baru saja meluncurkan Fitur Terbaru bernama Fit The Look yang memudahkan pengguna mencari outfit. Fitur ini memanfaatkan teknologi Circle to Search yang juga bisa digunakan untuk Cari Referensi fesyen lebih cepat.
Kembali ke situasi scalping AMD Ryzen 7 5800X3D, situasi ini mengingatkan pada fenomena serupa di masa lalu ketika produk dengan permintaan tinggi dan pasokan terbatas menjadi lahan basah bagi para spekulan. Namun, dengan komitmen AMD untuk terus memproduksi chip ini, diharapkan harga akan kembali normal dalam waktu dekat.
Bagi pengguna yang sudah memiliki motherboard AM4 dan memori DDR4, Ryzen 7 5800X3D di harga USD 350 masih menjadi opsi upgrade yang menarik. Namun, jika harus membeli dari scalper dengan harga USD 600 atau lebih, jelas tidak masuk akal secara rasio harga terhadap performa.
Para calon pembeli disarankan untuk bersabar dan terus memantau stok di pengecer resmi. Dengan kesabaran, kemungkinan besar akan mendapatkan chip ini dengan harga yang wajar tanpa harus memberi makan praktik scalping yang merugikan konsumen.
Selain itu, Google juga memperkenalkan AI Mode di Circle to Search dengan fitur gaming yang menarik untuk dicoba. Fitur ini menambah nilai tambah bagi pengguna perangkat Samsung dan Google.
Di sisi lain, dunia game juga diramaikan dengan rencana rilis Indiana Jones dan The Great Circle di PS5 pada April 2025. Ini menjadi kabar baik bagi para penggemar game petualangan.
Kembali ke AMD, situasi scalping ini juga berdampak pada persepsi konsumen terhadap strategi peluncuran produk. AMD perlu memastikan bahwa peluncuran produk edisi spesial seperti ini tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Dengan komitmen AMD untuk terus memproduksi chip ini, diharapkan dalam beberapa minggu ke depan, stok akan mulai stabil dan harga akan kembali ke level MSRP. Konsumen hanya perlu bersabar dan tidak tergiur dengan harga jual kembali yang tidak masuk akal.
Fenomena ini juga menjadi pelajaran bagi industri bahwa produk dengan basis penggemar yang kuat seperti Ryzen 7 5800X3D memerlukan strategi distribusi yang lebih matang untuk mencegah praktik scalping yang merugikan konsumen akhir.
AMD sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai langkah-langkah yang akan diambil untuk mengatasi masalah scalping ini. Namun, dengan pernyataan bahwa produksi akan terus berlanjut, setidaknya ada harapan bahwa situasi akan membaik dalam waktu dekat.
Bagi yang tertarik dengan layanan berbagi kuota, XL baru saja meluncurkan XL Circle, fitur baru XL Prabayar untuk berbagi kuota dan bonus eksklusif. Fitur ini bisa menjadi alternatif bagi pengguna yang ingin berbagi paket data dengan keluarga atau teman.
Situasi scalping AMD Ryzen 7 5800X3D 10th Anniversary Edition ini menjadi pengingat bahwa meskipun teknologi terus berkembang, perilaku pasar terkadang masih primitif. Konsumen harus tetap waspada dan bijak dalam berbelanja, terutama untuk produk-produk yang memiliki permintaan tinggi.
Dengan harga jual kembali yang mencapai USD 750 atau setara dengan lebih dari Rp 10 juta, jelas bahwa praktik scalping ini sangat merugikan konsumen yang benar-benar membutuhkan prosesor tersebut untuk upgrade sistem mereka. Semoga situasi ini segera teratasi dengan normalisasi stok di pasaran.
Kesimpulannya, AMD Ryzen 7 5800X3D 10th Anniversary Edition adalah prosesor yang menarik bagi pengguna setia platform AM4. Namun, harga scalper yang melambung tinggi membuatnya tidak layak dibeli saat ini. Bersabarlah dan tunggu stok normal kembali.





Komentar
Belum ada komentar.