📑 Daftar Isi

SK hynix lanjutkan investasi pabrik Dalian untuk tingkatkan kapasitas produksi NAND

SK hynix Lanjutkan Investasi Pabrik Dalian, Produksi NAND Naik 50%

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • SK hynix melanjutkan investasi di pabrik Dalian, China yang dioperasikan anak usahanya Solidigm setelah jeda empat tahun
  • Kapasitas produksi NAND di Dalian akan naik 50 persen menjadi sekitar 150.000 WSPM pada 2027
  • Fase kedua pabrik Dalian selesai dibangun, produksi massal dimulai paruh pertama 2027
  • SK hynix berencana melisting sebagian saham Solidigm di NASDAQ untuk mengumpulkan dana hingga USD 7 miliar
  • Pemerintah AS memberikan lisensi tahunan ekspor peralatan semikonduktor ke China hingga 2026
  • Solidigm akan memproduksi 3D QLC NAND floating gate dengan lebih dari 200 lapisan aktif pada paruh kedua 2026
  • Perusahaan menguasai sekitar seperempat pangsa pasar SSD data center grade

Telset.id – SK hynix kembali menggenjot investasi di pabrik Dalian, China, yang dioperasikan anak usahanya, Solidigm. Perusahaan berencana meningkatkan kapasitas produksi hingga 50 persen pada 2027, seiring melonjaknya permintaan SSD enterprise berkapasitas tinggi.

Kabar ini muncul di tengah rencana SK hynix untuk melisting sebagian saham Solidigm di bursa NASDAQ guna mengumpulkan dana segar. Namun, SK hynix disebut ingin tetap memegang kendali penuh atas anak usaha yang berbasis di Amerika Utara tersebut.

Keputusan ini mengakhiri jeda investasi selama empat tahun di fasilitas Dalian. Sebelumnya, SK hynix menunda ekspansi kapasitas Solidigm di China akibat lesunya pasar memori pada 2022-2023 dan pembatasan ekspor teknologi dari Amerika Serikat.

Padahal, Solidigm merupakan salah satu pemain kunci di pasar SSD kelas data center. Perusahaan ini menguasai sekitar seperempat pangsa pasar SSD enterprise dan memproduksi produk premium yang laris manis.

Fase Kedua Pabrik Dalian Siap Produksi Massal

Menurut laporan Sedaily, Solidigm telah menyelesaikan konstruksi fase kedua pabrik Dalian. Perusahaan disebut bersiap memasang peralatan produksi mulai November tahun ini. Jika berjalan sesuai rencana, fasilitas tersebut akan memulai produksi massal 3D NAND flash floating gate pada paruh pertama 2027.

SK Hynix

Fase kedua pabrik Dalian dirancang untuk kapasitas produksi sekitar 50.000 wafer starts per month (WSPM). Jika digabungkan dengan fase pertama yang mencapai 100.000 WSPM, total kapasitas produksi NAND Solidigm di Dalian bakal naik sekitar 50 persen menjadi 150.000 WSPM.

Kabar ini berbarengan dengan rencana SK hynix melisting sebagian saham Solidigm di NASDAQ. The Korea Herald melaporkan, langkah ini bertujuan mengumpulkan modal hingga USD 7 miliar, atau sekitar Rp 113 triliun, berdasarkan laporan tidak resmi. Dana tersebut diperkirakan cukup untuk memperluas kapasitas Solidigm dan meningkatkan output SSD enterprise premium.

Namun, SK hynix belum mengonfirmasi resmi rencana IPO Solidigm. Dalam pengajuan regulasi pada 5 Agustus, perusahaan hanya menyatakan Solidigm sedang mempertimbangkan berbagai cara untuk meningkatkan daya saingnya. Keputusan final masih menunggu.

Izin ekspor peralatan produksi dari pemerintah AS menjadi kunci kelancaran ekspansi ini. Akhir tahun lalu, AS memberikan lisensi tahunan kepada SK hynix dan Samsung untuk mengirim peralatan semikonduktor yang mengandung teknologi Amerika ke pabrik mereka di China hingga 2026. Lisensi ini menggantikan pengecualian Validated End User (VEU) yang sebelumnya berlaku tanpa batas waktu.

Dengan izin tersebut, kedua perusahaan kini bisa meningkatkan fasilitas produksi di China dan menggunakan teknologi proses baru di sana. Solidigm pun berencana memproduksi memori 3D QLC NAND floating gate dengan lebih dari 200 lapisan aktif di fasilitas Dalian pada paruh kedua 2026.

Kapasitas tambahan ini akan meningkatkan output bit kampus Dalian secara signifikan. Alhasil, Solidigm mampu memproduksi SSD kelas 245TB yang akan diluncurkan dalam beberapa bulan mendatang dalam jumlah yang memadai pada 2027.

Solidigm sendiri merupakan hasil akuisisi bisnis 3D NAND dan SSD Intel pada 2021. Anak usaha SK hynix ini menjadi aset berharga karena memproduksi produk unik yang dijual dengan harga premium dan diminati pasar. Produk-produknya menjadi andalan untuk memenuhi permintaan SSD berkapasitas tinggi di era ledakan data center AI.

Langkah ekspansi ini menjadi bagian dari strategi besar SK hynix di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur AI. Perusahaan juga diketahui tengah gencar melakukan investasi besar-besaran di berbagai lini bisnisnya, termasuk pengembangan memori untuk aplikasi AI.

Dengan tambahan kapasitas produksi di Dalian, Solidigm diposisikan untuk memanfaatkan permintaan yang terus tumbuh untuk solusi penyimpanan data berkapasitas besar. Hal ini sejalan dengan tren adopsi AI yang membutuhkan infrastruktur penyimpanan yang masif dan efisien.

Keputusan untuk melanjutkan investasi di China juga menunjukkan adaptasi SK hynix terhadap regulasi ekspor teknologi AS. Dengan lisensi tahunan yang berlaku hingga 2026, perusahaan memiliki kepastian untuk menjalankan rencana ekspansinya dalam waktu dekat.

Namun, ketergantungan pada izin tahunan ini tetap menjadi risiko bagi operasional jangka panjang SK hynix di China. Perusahaan harus terus memantau perkembangan kebijakan ekspor teknologi AS yang dinamis.

Di sisi lain, rencana IPO Solidigm di NASDAQ akan memberikan suntikan dana segar yang signifikan bagi SK hynix. Modal tersebut dapat digunakan untuk membiayai ekspansi kapasitas dan pengembangan produk baru, memperkuat posisi Solidigm di pasar SSD enterprise global.

HBM3E vs HBM4

Keberhasilan ekspansi pabrik Dalian akan menjadi ujian bagi kemampuan SK hynix dalam menyeimbangkan kepentingan bisnis dengan kepatuhan regulasi. Perusahaan harus memastikan semua peralatan produksi yang digunakan memenuhi ketentuan ekspor yang berlaku.

Langkah ini juga menjadi sinyal positif bagi industri semikonduktor global bahwa investasi di China masih menarik, meskipun ada pembatasan teknologi. Dengan kapasitas tambahan, Solidigm akan semakin siap memenuhi permintaan SSD enterprise yang terus meningkat.

Keputusan SK hynix untuk kembali berinvestasi di Dalian juga mencerminkan optimisme terhadap prospek pasar memori jangka panjang. Meskipun sempat mengalami penurunan, permintaan untuk solusi penyimpanan data kini kembali menguat, didorong oleh pertumbuhan data center dan komputasi AI.

Bagi industri, ekspansi ini berarti peningkatan pasokan NAND flash di pasar global. Hal ini berpotensi memengaruhi harga dan ketersediaan SSD di berbagai segmen, dari konsumen hingga enterprise.

Dengan kapasitas produksi yang lebih besar, Solidigm akan semakin kompetitif dalam memenuhi permintaan SSD berkapasitas sangat tinggi. Produk-produk seperti SSD 245TB akan menjadi andalan untuk aplikasi data center yang membutuhkan kapasitas penyimpanan masif.

Rencana IPO di NASDAQ juga akan meningkatkan profil Solidigm di mata investor global. Perusahaan ini dianggap sebagai aset berharga dalam portofolio SK hynix berkat produk premium dan posisi pasar yang kuat.

Menarik untuk dicermati bagaimana kelanjutan rencana ekspansi Solidigm di tengah dinamika regulasi dan persaingan industri semikonduktor. Perkembangan ini akan menjadi indikator penting bagi arah investasi perusahaan teknologi di China.

[CONTENT_END]

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.