Telset.id – Tahun lalu, Oppo membawa seri terbaru bernama “Reno” yang langsung meramaikan segmen smartphone high-end di Indonesia. Oppo Reno Series langsung menegaskan posisi Oppo di pasar ponsel Tanah Air sebagai merek yang bukan cuma “jualan” fitur kamera saja, tapi juga teknologi serta inovasi terbaru.
Setidaknya, ada 6 teknologi dan inovasi baru yang dihadirkan Oppo sejak menghadirkan seri Reno di tahun lalu. Seluruh teknologi tersebut mencakup semua bagian pada ponsel, mulai dari desain, spesifikasi, sampai kamera.
Tentu, Anda penasaran apa saja teknologi dan inovasi baru yang sudah dibawa Oppo Reno generasi pertama hingga seri terbaru.
{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Oppo Terbaru}
Oleh karenanya, dalam tulisan kali ini, tim Telset.id sudah merangkum 6 teknologi terbaru yang dibawa Oppo Reno Series sejak tahun lalu sampai saat ini. Yuk simak!
SuperVOOC Flash Charge

Teknologi ngecas super cepat pertama kali diperkenalkan Oppo di awal tahun lalu, tepatnya pada seri Oppo R17 Pro. Wait, itu kan bukan Reno Series?
Jadi begini, Oppo R17 Pro merupakan cikal bakal dari Oppo Reno Series. Lewat seri ini, Oppo mengubah image produknya dari “Selfie Expert” menjadi “Camera Phone”.
Perubahan ini membuat Oppo fokus pada kemampuan fotografi, baik kamera depan maupun kamera utama. Oppo R17 Pro juga menjadi pembuka jalan bagi segmen high-end terbaru Oppo, yakni Reno.
Nah, kembali lagi ke SuperVOOC Flash Charge. Teknologi ini sebenarnya sudah dipamerkan Oppo bertahun-tahun yang lalu, tepatnya pada Mobile World Congress (MWC) 2016.
Teknologi tersebut punya output hingga 50W. Perlu diketahui juga, selain di R17 Pro, SuperVOOC Flash Charge juga terdapat pada Oppo Find X Lamborghini Edition, yang dibanderol dengan harga Rp 27 juta sampai Rp 30 jutaan kala itu.
SuperVOOC Flash Charge merupakan teknologi pengisian baterai dengan daya 10V/5A, dan desain baterai bi-cell (2 x 1850mAH). Oppo mengklaim, teknologi ini mampu mengisi 40% baterai dalam waktu 10 menit saja.
Pertanyaannya, amankah? SuperVOOC secara inovatif dapat mengurangi voltase pada baterai bi-cell dengan level voltase seperti pada penggunaan baterai tunggal. SuperVOOC juga mengadopsi teknologi 5 tingkatan perlindungan, mulai dari adapter, baterai, lubang pengisian daya terdapat 5 chip yang berfungsi untuk melindungi pengisian daya.
Kamera 10x Lossless Zoom

Oppo menggebrak dunia teknologi smartphone pada ajang MWC 2019. Saat itu, pabrikan asal China tersebut memperkenalkan teknologi 10x Lossless Zoom pertama di dunia.
10x Lossless Zoom adalah teknologi yang mencakup struktur kamera tiga lensa. Struktur itu terdiri dari lensa telephoto dengan skema periskop, ultrawide, dan juga kamera utama.
Dikombinasikan dengan OIS atau Optical Image Stabilization pada kamera utama dan lensa telephoto, maka kamera bisa menangkap objek dari jauh dengan detail yang sangat baik dan juga anti guncangan.
Teknologi 10x Lossless Zoom pertama kali diimplementasikan Oppo pada seri Reno 10x Zoom. Oppo Reno 10x Zoom bisa dibilang merupakan pelopor smartphone dengan teknologi kamera periskop.
Lewat teknologi 10x Lossless Zoom, kamera periskop Oppo Reno 10x Zoom mampu melakukan perbesaran gambar hingga 6x optical zoom, 10x hybrid zoom, dan 60x digital zoom.
{Baca juga: Wajib Tahu! Ini 5 Keunggulan yang Ditawarkan Oppo Enco W11}
Karya Seni

Terkadang, ada satu hal yang luput dari perhatian vendor smartphone, yakni karya seni. Oleh sebab itu, tak jarang kita melihat ponsel beda merek yang punya desain hampir mirip satu sama lain.
Tapi, Oppo tetap memperhatikan sisi karya seni pada smartphone yang mereka jual. Mereka merilis beberapa seri Reno dengan desain limited edition atau edisi terbatas. Tentu saja, tampilan dan desainnya sarat akan karya seni yang bagus dan enak dipandang.
Misalnya saja, Oppo Reno FC Barcelona Edition. Ponsel tersebut tampil dengan kombinasi warna merah, biru, dan juga emas. Pewarnaan itu menciptakan keindahan penuh kreativitas.

Kemudian, Oppo Reno 10x Zoom Indonesian Artis Edition. Seri ini merupakan hasil kolaborasi Oppo dengan seniman Indonesia Darbotz, Arkiv Vilmasa dan Ronald Aprian.
Tiga seri yang diperkenalkan Oppo saat itu, dan merepresentasikan karya seni dari masing-masing seniman. Tentu saja, wujud dan desain ponsel terlihat brbeda, dan enak untuk dipandang.
Ada juga Oppo Reno 10x Zoom Eko Nugroho Edition. Mengusung tema “Bermimpi dan Menghidupkan Mimpi”, seri tersebut merupakan bentuk penghargaan dan kekaguman Eko Nugroho yang mendalam sangat bagi mereka yang terus bermimpi dan bertekad meraih impian.
Lalu, Oppo Reno2F Year of The Mouse Limited Edition. Ponsel ini hadir dengan desain karakter Mickey Mouse dan logo Disney 2020 Year of the Mouse yang disematkan pada body bagian belakang.
RAM 12GB

Oppo peduli terhadap pengguna yang banyak menghabiskan waktunya di smartphone, seperti bekerja secara remote, fotografi, bermain game, berselancar di media sosial dan internet, serta kegiatan lainnya.
Oleh karenanya, Oppo menghadirkan seri Reno 10x Zoom dengan RAM 12GB. Besaran RAM-nya bahkan jauh lebih besar dari ponsel-ponsel yang beredar di Indonesia saat itu, tepatnya pada Desember 2019.
Jangan perkirakan bahwa Oppo Reno 10x ZOom 12GB harganya mahal, sob. Sebab, perangkat ini dijual dengan harga Rp 8,9 jutaan saja, ditambah dengan diskon ataupun cashback.
{Baca juga: Memberdayakan Fitur Kid Space dan Parental Controls di Smartphone}
Soloop dan Ultra Steady Video

Oppo semakin membuktikan diri sebagai brand yang jago dalam hal kamera ketika merilis Oppo Reno2. Bagaimana tidak, smartphone tersebut menyimpan dua fitur canggih yang membantu para pengguna untuk menangkap dan membuat video berkualitas tinggi.
Kedua fitur itu adalah Ultra Steady Video dan Soloop. Ultra Steady Video pada Oppo Reno2 tidak cuma bergantung pada sisi software kamera saja, tapi juga hardware.
Sebab, Ultra Steady Video memanfaatkan Optical Image Stabilization (OIS) dan Electronic Image Stabilization (EIS). Ketika fitur Ultra Steady Video Oppo Reno2 diaktifkan, maka OIS dan EIS akan bekerja sama untuk membantu stabilitas kamera secara maksimal saat pengguna merekam video.
Fitur Ultra Steady Video ini juga terbilang punya konsep yang berbeda dengan fitur sejenis di smartphone pada umumnya. Biasanya, fitur ultra steady lain saat diaktifkan, akan menggunakan lensa ultrawide dan kemudian memotong atau di-cropping.
Sementara di sini, lensa utama tetap digunakan untuk merekam video, meski secara tampilan, video akan sedikit diperbesar.
Sedangkan Soloop, adalah aplikasi yang dinilai mampu memudahkan pengguna untuk meracik video mentah yang mereka ambil dengan cepat, untuk menjadi sebuah konten video berkualitas.
Beragam fitur disediakan di sini, seperti Trim, Filter, Subtitle, sampai Music, Soloop juga memberikan fitur bernama “Smart Templates”.
Smart Templates menyajikan lebih dari 10 template video yang bisa diaplikasikan pengguna. Seluruhnya, secara otomatis membuatkan video menarik dengan transisi yang bagus dan memiliki backsound yang sesuai. Intinya, Soloop memudahkan pengguna unutk bikin video vlogging. Keren kan?
108MP Ultra Clear Image

Last but not least, adalah teknologi 108MP Ultra Clear Image. Teknologi ini bukan menggunakan kamera dengan sensor 108MP, melainkan 48MP.
Apabila Anda berpikir bahwa teknologi baru ini menggunakan metode upscalling, Anda salah. Oppo mengimplementasi teknologi yang jauh lebih canggih. Oppo Reno3 mengusung teknologi bernama “Image Stitching” untuk menangkap foto dengan resolusi 108MP.
Image Stitching merupakan penggabungan beberapa foto menjadi satu foto dengan resolusi tinggi, detail yang bagus, serta komposisi warna terbaik. Metode tersebut akan aktif, ketika pengguna mengaktifkan Ultra Clear Image 108MP di mode Pro > XHD.
Otomatis, sistem kamera smartphone akan mengambil gambar di resolusi 108MP (12.032 x 9.024 piksel) dengan ukuran file mencapai 19MB sampai 20MB per fotonya.
Nah, itu tadi 6 teknologi dan inovasi baru yang dihadirkan Oppo pada Reno Series mereka sampai saat ini. Bagaimana menurut Anda, sob? (MF)




