Ilustrasi logo Wi-Fi 8 dengan latar belakang gelap

Wi-Fi 8 Resmi Hadir, Fokus pada Jangkauan dan Keandalan Bukan Kecepatan

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Wi-Fi 8 (802.11bn) fokus pada jangkauan dan keandalan, bukan kecepatan
  • Kecepatan puncak 46 Gbps, setara dengan Wi-Fi 7
  • TP-Link luncurkan Archer 8 Ultra (19 Gbps) dan Deco 8 Ultra (22 Gbps)
  • Teknologi UHR, UEQM, MCS, DRU, dan ELR meningkatkan throughput 24%
  • Archer 8 Ultra dijual Oktober di Jerman dan Inggris, harga di bawah US$1.000
  • Router Wi-Fi 7 tidak bisa di-upgrade ke Wi-Fi 8

Telset.id – Generasi baru teknologi nirkabel, Wi-Fi 8 (802.11bn), akhirnya mulai terlihat dengan kehadiran router komersial pertama dari TP-Link. Berbeda dari pendahulunya yang fokus pada kecepatan, Wi-Fi 8 justru mengedepankan peningkatan jangkauan dan keandalan sinyal agar pengguna bisa tetap online lebih lama dengan lebih sedikit gangguan.

Kecepatan puncak Wi-Fi 8 yang mencapai 46 Gbps memang setara dengan Wi-Fi 7. Namun, pendekatan Ultra High Reliability (UHR) yang diusung spesifikasi baru ini diklaim mampu memberikan performa lebih baik pada jarak jauh, menangani lalu lintas data lebih banyak, serta memblokir interferensi. Fokus utama Wi-Fi 8 adalah efisiensi spektral, yaitu mengubah cara data dikirimkan menjadi lebih mudah digunakan dan andal.

A sign showing the Wi-Fi 8 logo
Logo Wi-Fi 8 yang menandai era baru konektivitas nirkabel.

TP-Link menjadi vendor pertama yang memamerkan router Wi-Fi 8 komersial, yaitu Archer 8 Ultra dan Deco 8 Ultra. Archer 8 Ultra merupakan router berperforma tinggi dengan kecepatan teoretis 19 Gbps, sementara Deco 8 Ultra adalah perangkat mesh yang mampu bergerak hingga 22 Gbps. Kedua perangkat ini ditenagai oleh chip Qualcomm Fast Connect 8800 atau Broadcom BCM6718 dan menyasar pengguna kelas atas dengan dua port input 10 Gbps serta port USB untuk menghubungkan perangkat penyimpanan.

Meskipun spesifikasi IEEE 802.11bn belum final dan baru akan disetujui sekitar tahun 2028, para produsen chip dan router di seluruh dunia sudah mulai mengembangkan produk. TP-Link berencana menghadirkan router Wi-Fi 8 dengan fitur utama yang bisa ditambahkan sepanjang tahun 2027. Perlu dicatat, router Wi-Fi 7 generasi saat ini tidak dapat di-upgrade ke Wi-Fi 8.

Perubahan besar yang dibawa Wi-Fi 8 adalah pemanfaatan pita frekuensi 2.4, 5.0, dan 6.0 GHz secara lebih efisien. Teknologi ini melampaui 4K Quadrature Amplitude Modulation (QAM) dan Multi-Link Operations (MLO) dengan menghadirkan apa yang disebut TP-Link sebagai Stability Engine. Fitur ini mencakup Unequal Modulation (UEQM) yang memastikan setiap perangkat bisa mencapai kecepatan penuh meskipun ada perangkat dengan kecepatan lebih rendah di dekatnya.

The TP-Link Archer 8 Ultra and Deco 8 Ultra next to each other on a colored background
TP-Link Archer 8 Ultra dan Deco 8 Ultra, router Wi-Fi 8 komersial pertama.

Selain itu, New Modulation and Coding Scheme (MCS) berfungsi memblokir interferensi yang dapat menurunkan throughput. Berdasarkan pengujian awal, kombinasi teknik ini mampu meningkatkan throughput hingga 24 persen dibandingkan Wi-Fi 7.

Dari sisi perangkat keras, Archer 8 Ultra dilengkapi tidak kurang dari 18 antena internal, sementara Deco 8 Ultra memiliki susunan antena 5 transmit dan 5 receive. Konfigurasi ini menghasilkan peningkatan kekuatan sinyal 1 hingga 3 dB yang berdampak pada throughput dan jangkauan lebih luas. Antena baru ini juga membantu mencegah siklus putus dan sambung ulang koneksi yang sering mengganggu.

TP-Link bahkan sedang menjajaki kemampuan untuk mengubah pola transmisi antena secara dinamis. Fitur ini memungkinkan pengguna mengarahkan sinyal secara horizontal untuk rumah satu lantai atau vertikal untuk gedung bertingkat.

Wi-Fi 8 juga menghadirkan Distributed Resource Units (DRU) dan Enhanced Long Range (ELR) yang bekerja sama untuk meningkatkan cakupan sinyal. Kedua teknik ini memungkinkan perangkat di area tepi jangkauan tetap terhubung meskipun sinyalnya lemah, sehingga area mati atau dead zone dapat diminimalkan.

A close-up shot of the top of the TP-Link Archer 8 Ultra
Close-up bagian atas TP-Link Archer 8 Ultra dengan desain premium.

TP-Link Archer 8 Ultra dijadwalkan mulai dijual di Jerman dan Inggris pada bulan Oktober dengan harga di bawah US$1.000 atau sekitar Rp 15 jutaan. Penjualan di Amerika Serikat akan menyusul pada awal 2027, dan TP-Link berencana menghadirkan lini produk Pro dan dasar dengan harga lebih terjangkau sepanjang tahun tersebut.

Kehadiran Wi-Fi 8 menandai perubahan paradigma dari sekadar mengejar kecepatan menjadi membangun fondasi jaringan nirkabel yang lebih stabil dan tahan lama. Dengan fokus pada keandalan, teknologi ini berpotensi menggantikan kebutuhan kabel Ethernet di rumah dan menciptakan backbone nirkabel untuk seluruh jaringan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.