📑 Daftar Isi

Ilustrasi tampilan aplikasi Finder di Mac dengan berbagai fitur tersembunyi untuk produktivitas

10 Trik Finder Mac untuk Tingkatkan Produktivitas Kerja

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • 10 trik Finder Mac untuk meningkatkan produktivitas kerja harian
  • Personalisasi sidebar Finder dengan menyeret item dan menghapus yang tidak diperlukan
  • Ubah lokasi pencarian default ke folder aktif untuk hasil lebih cepat
  • Aktifkan penghapusan otomatis Trash setelah 30 hari untuk hemat penyimpanan
  • Atur Archive Utility agar zip terhapus otomatis setelah diekstrak
  • Gunakan plugin Folder Preview ($1.99) dan Pro ($9.99) untuk pratinjau isi folder
  • Pintasan Command-Option-V untuk memindahkan file (cut-paste ala Windows)
  • Quick Actions untuk hapus background gambar tanpa membuka file
  • Aktifkan "Show all filename extensions" untuk keamanan dari file berbahaya
  • Kustomisasi toolbar dengan tombol Path dan AirDrop untuk akses cepat
  • Ubah background jendela Finder dengan warna atau wallpaper di tampilan Icons

Telset.id – Finder sering dianggap sekadar aplikasi penampil file di Mac, padahal aplikasi ini menyimpan banyak fitur tersembunyi yang mampu mengubah cara kerja harian pengguna. Apple telah menyempurnakan Finder selama puluhan tahun, menghadirkan berbagai fitur yang belum banyak diketahui. Dengan menguasai trik Finder berikut, pengguna bisa menambahkan fitur-fitur paling powerful ke alur kerja sehari-hari tanpa perlu menginstal aplikasi tambahan.

Bagi pengguna Mac, terutama mereka yang baru berpindah dari Windows, memahami seluk-beluk Finder adalah langkah awal untuk memaksimalkan produktivitas. Berbagai pengaturan tersembunyi dan pintasan keyboard yang jarang dieksplorasi bisa menghemat waktu secara signifikan. Artikel ini merangkum 10 trik Finder yang wajib dicoba, mulai dari personalisasi sidebar hingga membersihkan file secara otomatis.

Personalisasi dan Pengaturan Dasar Finder

Trik pertama adalah mempersonalisasi sidebar Finder agar sesuai dengan kebutuhan. Panel kiri pada Finder sebenarnya berisi banyak pintasan yang bisa diatur ulang sesuai preferensi. Pengguna tinggal menyeret item di sidebar untuk mengubah urutan, termasuk bagian “Favorites” atau “Locations”. Fitur terbaiknya adalah kemampuan menghapus item yang tidak digunakan, seperti Recent Tags. Untuk melakukannya, klik tombol Finder di menu bar, pilih Settings > Sidebar, lalu hapus centang item yang tidak diperlukan. Pengguna juga bisa menyeret folder apa pun ke bagian Favorites untuk akses lebih cepat ke folder yang sering dibuka.

Selanjutnya, ubah lokasi pencarian default Finder agar lebih efisien. Secara bawaan, pencarian di Finder menampilkan hasil dari seluruh isi Mac yang memakan waktu lama. Pengguna bisa mengubahnya dengan masuk ke Finder Settings > Advanced, lalu pilih opsi “Search the Current Folder” pada menu drop-down “When performing a search”. Dengan begitu, hasil pencarian hanya menampilkan file dari folder yang sedang aktif. Selain itu, ada mode pencarian lanjutan tersembunyi yang menambahkan banyak filter pencarian. Setelah mengetik kata kunci, tekan tombol “+” di bawah bilah pencarian untuk memunculkan filter tersebut.

Manajemen penyimpanan juga menjadi perhatian utama, terutama bagi pemilik MacBook dengan kapasitas dasar. Trik berikutnya adalah membuat Trash membersihkan diri secara otomatis. File yang dihapus tetap tersimpan di Trash dan memakan ruang penyimpanan. Solusinya, aktifkan fitur “Remove items from Trash after 30 days” di Finder Settings > Advanced. Dengan begitu, file yang sudah berada di Trash selama 30 hari akan terhapus permanen tanpa perlu dilakukan secara manual.

Selain Trash, file arsip juga sering menjadi penyebab kekacauan. Saat mengekstrak file zip, Mac tidak otomatis menghapus arsip aslinya. Untuk membersihkannya, pengguna bisa membuka Archive Utility melalui Command-Space, lalu masuk ke Settings dan pilih opsi “move archive to Trash” pada menu drop-down “After expanding”. Dengan pengaturan ini, file zip akan otomatis terhapus setelah diekstrak, menjaga folder tetap rapi.

Fitur Lanjutan untuk Pengguna Power User

Salah satu fitur terbaik macOS adalah Quick Look yang memungkinkan pratinjau file tanpa membukanya. Namun, Quick Look tidak bisa menampilkan isi folder. Solusinya adalah menggunakan plugin bernama Folder Preview seharga $1.99 yang memungkinkan pratinjau isi folder. Untuk kebutuhan lebih profesional, tersedia Folder Preview Pro seharga $9.99 yang mendukung salin, tempel, dan pratinjau file langsung dari dalam folder.

Pengguna yang pindah dari Windows pasti merindukan fitur cut-and-paste untuk file. Mac sebenarnya memiliki fitur ini, hanya saja tidak mudah ditemukan. Caranya, salin file dengan Command-C, lalu buka folder tujuan dan tekan Command-Option-V untuk memindahkan file. Alternatifnya, gunakan menu Edit dan pilih “Move Item Here”. Jika opsi tersebut tidak muncul, klik kanan pada area kosong di folder tujuan sambil menahan tombol Option.

Finder juga mendukung Quick Actions untuk berbagai jenis file. Misalnya, pengguna bisa menghapus latar belakang gambar tanpa membukanya terlebih dahulu. Cukup klik kanan pada gambar, pilih Quick Actions > Remove Background, dan Finder akan membuat file gambar baru tanpa latar belakang. Menu Quick Actions menampilkan berbagai tindakan lain yang bisa dieksplorasi sesuai jenis file.

Keamanan juga menjadi perhatian penting. Secara bawaan, Finder tidak menampilkan ekstensi file, sehingga nama file tampak seperti “Lifehacker” tanpa tahu jenisnya. Ini berisiko jika file tersebut adalah aplikasi berbahaya. Aktifkan opsi “Show all filename extensions” di Finder Settings > Advanced untuk menampilkan ekstensi seperti “.jpg” atau “.app”. Dengan begitu, pengguna bisa memastikan jenis file sebelum membukanya.

Toolbar Finder juga bisa dikustomisasi untuk menampilkan fungsi tambahan. Klik kanan pada area kosong di toolbar, pilih “Customize Toolbar”, lalu seret tombol “Path” ke toolbar. Setelah selesai, klik tombol “Path” kapan saja untuk melihat jalur folder lengkap dari lokasi mana pun di Finder. Tombol AirDrop juga bisa ditambahkan untuk mempercepat proses berbagi file yang biasanya membutuhkan tiga kali klik.

Trik terakhir adalah mengubah latar belakang jendela Finder. Fitur ini hanya tersedia saat menggunakan tampilan “Icons”. Buka folder apa pun, tekan Command-1 untuk beralih ke tampilan Icons, lalu tekan Command-J untuk membuka View Options. Di bawah opsi “Background”, pengguna bisa memilih “Color” untuk mengganti warna latar atau “Picture” untuk menambahkan wallpaper. Perlu dicatat bahwa wallpaper tidak otomatis menyesuaikan ukuran jendela, sehingga mungkin muncul ruang kosong saat jendela diubah ukurannya.

Dengan menguasai 10 trik Finder di atas, pengguna Mac bisa bekerja lebih efisien dan terorganisir. Mulai dari personalisasi sidebar, manajemen penyimpanan otomatis, hingga fitur keamanan, semua bisa dilakukan tanpa aplikasi tambahan. Bagi pengguna yang ingin mengeksplorasi lebih jauh, tersedia plugin berbayar seperti Folder Preview untuk kebutuhan pratinjau yang lebih mendalam. Kombinasi pengaturan bawaan dan plugin pihak ketiga menjadikan Finder sebagai alat yang sangat powerful untuk produktivitas harian.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.