Ilustrasi ponsel sedang dicharge di dalam mobil dengan kabel USB terhubung ke port charger

Benarkah Cas HP di Mobil Boros Bensin? Ini Fakta Lengkapnya

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Mengecas ponsel di mobil secara teknis mengonsumsi BBM, tetapi dampaknya sangat kecil, hanya sekitar 0,03 MPG atau setara 19.97 MPG dari 20 MPG.
  • Charger ponsel hanya membutuhkan daya 5-15 watt, jauh lebih kecil dibandingkan AC mobil yang membutuhkan ribuan watt.
  • Saat mesin menyala, cas HP tidak akan menguras aki mobil karena daya berasal dari alternator.
  • Sebaliknya, mengecas saat mesin mati bisa menguras aki, terutama jika aki sudah tua atau mobil lama tidak dipakai.
  • Faktor lain seperti AC mobil memiliki dampak jauh lebih besar terhadap konsumsi BBM (hingga 10%).

Telset.id – Banyak pengemudi khawatir bahwa kebiasaan mengecas ponsel di dalam mobil bisa membuat konsumsi bahan bakar (BBM) menjadi lebih boros. Kekhawatiran ini beralasan secara teknis, karena setiap perangkat elektronik yang menyedot daya dari mobil pada akhirnya akan membebani mesin. Namun, seberapa besar dampak sebenarnya terhadap kantong Anda?

Berdasarkan laporan dari Dave Meikleham pada 23 Juli 2026, jawaban singkatnya adalah: hampir tidak ada dampak berarti. Secara teknis, charger ponsel memang mengonsumsi bahan bakar, tetapi jumlahnya sangat kecil sehingga hampir tidak terasa dalam perjalanan sehari-hari. Untuk memahami hal ini, kita perlu melihat bagaimana sistem kelistrikan mobil bekerja.

Ketika mesin menyala, ponsel Anda menarik listrik dari alternator mobil. Alternator kemudian mengambil daya dari mesin, dan mesin pun mengonsumsi bahan bakar untuk tetap berjalan. Ini adalah proses yang sama untuk semua komponen kelistrikan, mulai dari lampu sein hingga sistem hiburan.

Namun, kuncinya ada pada konsumsi daya. Sebuah charger ponsel hanya membutuhkan daya sekitar 5-15 watt. Sebagai perbandingan, AC mobil bisa menarik daya ribuan watt. Bahkan lampu sein mobil pun mengonsumsi lebih banyak listrik daripada charger ponsel. Jadi, secara proporsional, dampak cas HP terhadap konsumsi BBM sangatlah kecil.

Berapa Banyak BBM yang Terbuang?

Untuk memberikan gambaran yang lebih konkret, Bloomberg melaporkan (via How-To Geek) bahwa charger mobil rata-rata hanya mengurangi efisiensi bahan bakar sekitar 0,03 mil per galon (MPG). Jika mobil Anda memiliki konsumsi rata-rata 20 MPG, maka dengan charger yang aktif terus-menerus, angka tersebut hanya akan turun menjadi 19,97 MPG.

Ini adalah penurunan yang sangat kecil dan tidak akan mempengaruhi perjalanan Anda secara signifikan. Sebagai konteks, penggunaan AC mobil dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar hingga 10%. Perbedaan antara 20 MPG dan 19,97 MPG hampir tidak akan Anda sadari, bahkan dalam perjalanan jauh sekalipun.

Apakah Cas HP Bisa Menguras Aki Mobil?

Ada juga kekhawatiran bahwa mengecas ponsel bisa menguras aki mobil. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar, terutama saat mobil sedang berjalan. Saat mesin menyala, alternator-lah yang memasok daya ke aki 12V yang kemudian digunakan untuk mengecas ponsel. Beban listrik tambahan ini sangat kecil dan tidak akan membuat aki mobil Anda tekor.

Situasinya sedikit berbeda saat mesin mati. Jika Anda mengecas ponsel dalam waktu lama saat mesin tidak hidup, daya akan langsung diambil dari aki mobil. Meskipun kemungkinan aki benar-benar habis karena hal ini sangat kecil, bukan berarti tidak mungkin terjadi.

Anda sebaiknya menghindari mengecas ponsel di mobil saat mesin mati jika kendaraan sudah lama tidak dipakai atau jika aki mobil sudah cukup tua. Secara umum, Anda tidak perlu khawatir berlebihan tentang dampak mengecas ponsel terhadap konsumsi BBM atau kondisi aki mobil. Ini bukanlah sesuatu yang perlu membuat Anda gelisah.

Untuk informasi lebih lanjut tentang teknologi otomotif dan gadget, Anda bisa membaca artikel tentang Plex Down atau GameStop CEO.

Kesimpulannya, kebiasaan mengecas ponsel di dalam mobil bukanlah penyebab utama pemborosan BBM. Faktor-faktor lain seperti gaya mengemudi, kondisi mesin, tekanan ban, dan penggunaan AC memiliki dampak yang jauh lebih besar. Jadi, Anda bisa tetap tenang mengecas ponsel selama berkendara tanpa perlu khawatir dompet Anda akan jebol.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.