📑 Daftar Isi

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara di depan podium dengan latar bendera Amerika Serikat

America.gov, Chatbot AI Trump untuk Layanan Pemerintah AS

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • America.gov resmi diluncurkan sebagai chatbot AI pemerintahan Trump untuk layanan pemerintah AS
  • Didukung Gemini milik Google dan Grok milik Elon Musk
  • Diuji dengan tujuh prompt seputar benefits, paspor, pajak, rumah pertama, dan Social Security
  • Mampu menampilkan sumber daya resmi dan pertanyaan lanjutan sesuai kebutuhan pengguna
  • Tidak bisa menjawab topik di luar layanan pemerintah seperti Area 51 atau harga gas termurah

Telset.id – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump resmi meluncurkan America.gov, sebuah chatbot AI yang dirancang untuk mempermudah akses warga terhadap informasi dan layanan yang tersebar di berbagai situs lembaga pemerintah. Chatbot ini didukung oleh Gemini milik Google dan Grok milik Elon Musk, dan diklaim mampu mengurangi kerumitan saat mencari sumber daya publik.

Peluncuran America.gov menegaskan arah pemerintahan Trump yang konsisten mendukung pengembangan AI. Dukungan tersebut diberikan meski muncul sejumlah peringatan dari politisi di kedua kubu mengenai risiko AI, termasuk insiden ketika alat AI mengakses institusi online tanpa izin. Trump menilai AI sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus alat untuk memodernisasi operasional pemerintah. Langkah ini melengkapi sejumlah kebijakan AI lain yang sebelumnya menjadi sorotan, seperti ketika Trump Ubah Istilah AI menjadi Super Intelligence dalam forum PBB.

America.gov diposisikan sebagai satu pintu untuk menjawab pertanyaan warga soal informasi yang tersedia di situs resmi pemerintah. Dengan dukungan Gemini dan Grok, chatbot ini menjanjikan proses pencarian yang lebih sederhana dibandingkan menelusuri satu per satu laman instansi. Bagi pengguna yang terbiasa memakai alat AI generatif, kehadiran chatbot pemerintah ini menjadi alternatif resmi di tengah maraknya layanan serupa.

america.gov

Uji Coba dengan Tujuh Prompt

Pengujian terhadap America.gov dilakukan dengan tujuh prompt yang disusun bersama ChatGPT. Prompt pertama meminta daftar federal benefits, tax credits, program, dan layanan yang mungkin memenuhi syarat bagi seorang warga Amerika berdasarkan usia dan negara bagian, lengkap dengan langkah pendaftarannya. Prompt kedua menyangkut perpanjangan paspor yang akan kedaluwarsa dalam beberapa bulan, termasuk biaya, dokumen, durasi proses, dan tempat pengajuan.

Prompt ketiga meminta daftar federal tax credits, rebates, atau program bantuan finansial yang relevan, disertai checklist personal. Prompt keempat menyasar rencana pembelian rumah pertama, dengan pertanyaan seputar pendapatan, lokasi, rumah tangga, status militer, dan kondisi kredit untuk mengidentifikasi program federal, hibah, pinjaman, atau insentif pajak yang mungkin berlaku. Prompt kelima membahas opsi Social Security, mencakup usia, riwayat kerja, status pernikahan, persyaratan dasar, dan langkah pengajuan.

Pada setiap prompt, America.gov menampilkan sumber daya online yang relevan. Untuk prompt perpanjangan paspor, misalnya, chatbot menyajikan tautan panduan resmi, opsi pemrosesan lewat pos atau layanan online aman, dokumen yang dibutuhkan, hingga rincian biaya. Chatbot juga menawarkan pertanyaan lanjutan seperti cara melacak status paspor, persyaratan foto, dan prosedur pengajuan langsung bagi yang tidak memenuhi syarat perpanjangan lewat pos.

google gemini

Untuk tiga prompt terakhir, America.gov mengajukan pertanyaan lanjutan guna mengumpulkan informasi yang diperlukan. Pada prompt pembelian rumah pertama, pertanyaan yang diajukan mencakup negara bagian dan kota, kategori wilayah urban, suburban, atau rural, jumlah anggota rumah tangga, status first-time buyer, kisaran pendapatan rumah tangga, kestabilan pekerjaan, status veteran atau active duty, kisaran skor kredit, hingga kondisi khusus seperti status Native American/Alaska Native, penyewa bantuan HUD, profesi guru atau petugas keamanan, disabilitas terkait dinas, dan rencana membeli manufactured home.

Yang Bisa dan Tidak Bisa Dilakukan

Dari pengujian tersebut, America.gov dinilai menjalankan fungsinya saat pengguna membutuhkan petunjuk mengenai layanan pemerintah. Chatbot ini membantu memeriksa status kelayakan atas manfaat negara bagian maupun federal, prosedur perpanjangan paspor, dan kebutuhan administratif lain yang biasanya tersebar di banyak situs.

Meski demikian, ada batasan yang jelas. America.gov tidak memberikan gambaran mengenai Area 51, tidak menunjukkan lokasi gas termurah di suatu negara bagian, dan tidak menyajikan ringkasan berbasis sumber atas setiap kontroversi besar yang menyangkut presiden saat ini. Keterbatasan ini menunjukkan bahwa cakupan chatbot tetap terbatas pada informasi dan layanan pemerintah yang tersedia di situs resmi.

ChatGPT vs Gemini vs Claude

Kombinasi Gemini dan Grok sebagai mesin di balik America.gov menempatkan chatbot ini dalam lanskap alat AI yang semakin ramai. Pengguna yang ingin membandingkan kemampuan model AI lain dapat melihat bagaimana insiden Waymo di rombongan Presiden Trump menjadi salah satu contoh tantangan penerapan AI di lapangan.

Di sisi lain, pemerintahan Trump juga menghadapi persoalan infrastruktur AI. Sebelumnya, Oracle Ajukan Force Majeure terkait proyek data center AI Trump di New Mexico yang terancam. Hal ini memperlihatkan bahwa ambisi AI pemerintah tidak lepas dari kendala teknis dan operasional.

Secara keseluruhan, America.gov berfungsi sebagai pintu masuk resmi bagi warga Amerika yang ingin memahami layanan pemerintah tanpa harus menelusuri banyak situs secara manual. Kehadiran chatbot ini menandai langkah konkret pemerintahan Trump dalam memanfaatkan AI untuk modernisasi layanan publik, sekaligus menegaskan bahwa dukungan terhadap teknologi tersebut tetap berjalan meski risiko dan peringatan terus muncul.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.