📑 Daftar Isi

Pengguna Windows 11 kecewa melihat notifikasi palsu Microsoft Defender yang menyatakan antivirus dimatikan

Bug Microsoft Defender Windows 11: Notifikasi Palsu Antivirus Mati

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Microsoft mengakui bug pada Microsoft Defender yang menampilkan notifikasi palsu "antivirus dimatikan"
  • Notifikasi muncul saat Windows 11 boot dan secara berkala, bahkan saat pengaturan notifikasi dimatikan
  • Masalah juga dialami pengguna Windows 10
  • Microsoft sedang menyiapkan perbaikan melalui pembaruan Defender Antivirus tanpa ETA pasti
  • Bug tidak berbahaya dan antivirus tetap berfungsi normal
  • Pengguna bisa verifikasi status melalui Windows Security di bagian Virus & threat protection
  • Bug sudah berlangsung lebih dari seminggu, diperkirakan muncul sejak awal Agustus

Telset.id – Pengguna Windows 11 dihadapkan pada bug baru yang membuat Microsoft Defender menampilkan notifikasi palsu. Sistem keamanan bawaan ini memberi peringatan bahwa antivirus “dimatikan” padahal sebenarnya masih berfungsi normal. Microsoft telah mengakui masalah ini dan sedang menyiapkan perbaikan melalui pembaruan Defender Antivirus.

Bug ini pertama kali terdeteksi oleh Windows Latest dan telah dikonfirmasi oleh Microsoft melalui dashboard kesehatan rilis Windows. Dalam pernyataan resminya, Microsoft menjelaskan bahwa setelah menginstal pembaruan terbaru untuk Microsoft Defender Antivirus, notifikasi mungkin muncul menyatakan “Microsoft Defender Antivirus dimatikan,” meskipun antivirus berfungsi dengan benar dan semua pengaturan menunjukkan status aktif.

Notifikasi Palsu yang Mengganggu Pengguna

Peringatan palsu ini muncul saat Windows 11 pertama kali dinyalakan dan “secara berkala setelahnya”, bahkan ketika pengaturan notifikasi sudah dimatikan sekalipun. Masalah yang sama juga dialami pengguna Windows 10. Microsoft menyatakan sedang mengerjakan perbaikan yang akan diberikan melalui pembaruan Defender Antivirus, namun belum ada perkiraan waktu kedatangan yang pasti.

Pop-up yang bermasalah ini meminta pengguna untuk mengklik guna mengaktifkan kembali perlindungan virus. Padahal, pengguna sebenarnya tidak perlu melakukannya karena proteksi tidak pernah dimatikan. Banyak pengguna yang bingung kemudian mengklik untuk mengaktifkan kembali Microsoft Defender, dan heran mengapa permintaan yang sama terus muncul berulang kali.

Annoyed Windows 11 user looking unhappy at their laptop

Seorang pengguna Reddit mengeluhkan: “Ternyata, ya, ini bug dengan pembaruan terbaru mereka. Untungnya tidak berbahaya tapi menjengkelkan.” Berdasarkan laporan di Reddit, masalah ini sudah berlangsung setidaknya selama seminggu. Windows Latest meyakini bug tersebut sebenarnya sudah muncul sejak awal Agustus, meskipun Microsoft baru mengakuinya di dashboard kesehatan beberapa hari yang lalu.

Cara Memastikan Microsoft Defender Tetap Aktif

Meskipun bug ini tidak berbahaya, pengguna tetap perlu waspada. Saat pertama kali melihat notifikasi ini, ada baiknya memverifikasi apakah itu memang bug atau masalah nyata pada sistem. Untuk memastikan antivirus masih berjalan normal, pengguna dapat membuka Windows Security dengan mengetik di kotak pencarian taskbar, kemudian melihat bagian ‘Virus & threat protection’. Di sana akan ditampilkan status terkini Microsoft Defender yang sebenarnya.

Karena bug ini sudah berlangsung cukup lama, diharapkan Microsoft segera merilis pembaruan untuk mengatasinya. Sementara itu, pengguna Windows 11 dan Windows 10 yang mengalami notifikasi palsu ini tidak perlu panik. Perlindungan antivirus tetap aktif meskipun muncul peringatan yang membingungkan tersebut.

Bagi pengguna yang sering mengalami kendala dengan pembaruan Windows, penting untuk selalu memantau perkembangan terbaru. Isu serupa pernah terjadi sebelumnya, seperti bug kursor dan wallpaper pada pembaruan Windows 11 sebelumnya. Sementara itu, bagi yang sedang mempertimbangkan pindah sistem operasi, migrasi ke Mac bisa menjadi opsi, namun tetap perlu pertimbangan matang.

A person using a touchscreen Windows 11 laptop.

Meski menjengkelkan, bug notifikasi palsu ini tidak memengaruhi kinerja sistem secara keseluruhan. Microsoft Defender tetap melindungi perangkat pengguna dari ancaman virus dan malware. Yang terpenting, pengguna tidak perlu mengklik tombol untuk mengaktifkan kembali antivirus karena sebenarnya tidak ada yang dimatikan.

Ke depannya, pengguna diharapkan tetap memantau pembaruan Windows secara berkala. Microsoft biasanya merilis perbaikan untuk bug semacam ini dalam waktu yang tidak terlalu lama. Sambil menunggu pembaruan resmi, pengguna bisa terus menggunakan perangkat mereka seperti biasa tanpa khawatir keamanannya terganggu.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.