Telset.id – Netflix resmi mengumumkan peluncuran tab “AI Discover” sebagai cara eksperimental bagi pengguna untuk menemukan serial dan film baru. Pengumuman disampaikan Netflix pada Senin (3/11). Fitur ini menjadi langkah terbaru Netflix dalam memanfaatkan kecerdasan buatan untuk pengalaman menonton, dan versi pertamanya akan memberikan rekomendasi berdasarkan suasana hati atau mood pengguna.
Netflix mendeskripsikan pengalaman pertama fitur ini sebagai sesuatu yang “dibangun di sekitar tema”. Pengguna dapat memilih dari berbagai tema seperti “Scare Me”, “Family Movie Night”, atau “Quick Watches” yang disertai klip dari sebuah serial atau film. Beberapa tema lain yang lebih generik mencakup apa yang sedang tren atau berdasarkan apa yang telah pengguna tonton sebelumnya.

Memilih sebuah tema akan memunculkan rekomendasi. Pengguna juga dapat memilih “Something Different” untuk mendapatkan set tema baru. Selain itu, tersedia tombol “Tune Your Recommendations” yang bisa digunakan untuk mempertahankan sebuah rekomendasi atau menghapus serial dan film yang dipilih dari daftar rekomendasi pengguna.
Cara Kerja dan Posisi AI Discover di Netflix
Netflix memposisikan AI Discover sebagai ruang uji coba. “Anggap AI Discover sebagai dapur uji coba kami: kami mencoba resep-resep baru untuk penemuan, dan penggunaan serta masukan Anda membantu kami memutuskan mana yang kami pertahankan, tingkatkan, atau sajikan berikutnya. Beberapa bahkan mungkin masuk ke pengalaman Netflix utama,” demikian pernyataan Netflix seperti dikutip dari pengumuman resminya.
Fitur ini bukan foray pertama Netflix ke ranah AI. Sebelumnya pada tahun ini, Netflix merilis model riset bernama VOID yang berfungsi seperti versi super dari “Magic Eraser”. Model tersebut dapat dicoba sekarang oleh pengguna Hugging Face yang memiliki setidaknya 40GB VRAM. Pada 2025, Netflix juga sempat bereksperimen dengan iklan bertenaga generative AI yang dijadwalkan meluncur tahun ini. Iklan tersebut dimaksudkan agar lebih personal dan tidak mengganggu, namun iklan tersebut tampaknya belum diluncurkan.
Baca Juga:
Selain itu, Variety melaporkan pada Juli bahwa lebih dari 300 judul Netflix menggunakan generative AI pada tahun ini. Laporan tersebut menjadi konteks tambahan atas semakin besarnya peran AI dalam ekosistem konten Netflix, termasuk dalam menghadirkan pengalaman penemuan tontonan yang lebih personal.

Ketersediaan dan Cakupan Uji Coba
Netflix meluncurkan tab AI Discover untuk profil Netflix berbahasa Inggris di Amerika Serikat pada TV yang didukung. Perusahaan menyatakan fitur ini akan dibuka untuk lebih banyak orang dalam beberapa pekan ke depan. Jika sudah tersedia, pengguna akan melihat ikon permata merah bertuliskan “Discover” di menu atas, di samping My Netflix.
Belum jelas berapa lama proses peluncuran ini akan berlangsung. Dalam pengujian yang dilakukan, fitur ini belum muncul pada perangkat Sony Bravia lama maupun Roku stick yang terpasang di TV biasa. Pengguna disarankan untuk terus memantau kehadiran tab tersebut.
Langkah Netflix menghadirkan AI Discover menambah deretan inisiatif perusahaan di ranah AI, mulai dari model riset hingga eksperimen iklan. Bagi pengguna, fitur ini menjanjikan cara baru menemukan tontonan tanpa harus menelusuri katalog secara manual, dengan rekomendasi yang disesuaikan berdasarkan tema dan mood. Sebagai bagian dari pendekatan uji coba, keberlanjutan AI Discover akan ditentukan oleh penggunaan dan masukan pengguna.
Sejumlah dinamika lain juga mewarnai perjalanan Netflix, termasuk kebijakan eksternal yang berdampak pada industri streaming. Pemerintah Inggris misalnya, memperluas lisensi BBC ke platform seperti Netflix dan YouTube, sebagaimana dibahas dalam artikel Lisensi BBC. Di sisi lain, Netflix juga sempat menjadi sorotan lewat langkah efisiensi perusahaan yang tercatat dalam laporan PHK 1.000 Karyawan.
Bagi pengguna yang menantikan konten baru, Netflix juga terus menghadirkan judul-judul segar, termasuk adaptasi yang dinanti seperti Solo Leveling Live Action. Kehadiran AI Discover diharapkan mempermudah penemuan konten-konten tersebut melalui rekomendasi berbasis tema yang lebih relevan dengan selera penonton.





Komentar
Belum ada komentar.