Telset.id – Sky Elements bersama Damoda America memecahkan dua rekor Guinness World Records setelah meluncurkan total 71.207 drone dalam satu minggu di sebuah peternakan terpencil di Texas, Amerika Serikat. Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya sebanyak 55.939 peluncuran yang dicetak Aerial Illuminations dan UVify pada awal 2026, sekaligus menegaskan skala operasi drone yang jauh melampaui pertunjukan cahaya konvensional.
Pencapaian ini menjadi sorotan karena setiap pertunjukan melibatkan sekitar 10.200 drone yang terbang beberapa kali dalam sehari. Bagi industri drone, rekor ini menunjukkan bahwa pengelolaan armada di atas 10.000 unit dalam kondisi lapangan nyata kini bukan lagi sekadar konsep, melainkan operasi yang benar-benar dijalankan.
Pada 28 September 2026, tim menggunakan 10.183 drone untuk membentuk naga biru raksasa. Formasi tersebut memecahkan rekor makhluk mitologi terbesar yang digambarkan oleh multirotor, sekaligus menjadi pusat dari program yang juga menampilkan adegan samudra, dua astronot, dan seekor singa.
Peran Damoda dan Tantangan Operasional
Damoda memasok perangkat keras dan mengirim spesialis dari basisnya di Shenzhen untuk bekerja bersama operator Amerika dari Sky Elements selama tiga malam. Sky Elements memilih Damoda karena produsen tersebut menawarkan peralatan peluncuran yang berbeda dari konfigurasi reguler dalam hal penempatan setiap pesawat.
Biasanya kru menempatkan setiap drone secara manual, sedangkan unit Damoda hadir dalam baki yang menyimpan sekaligus mengisi daya dan menerima setiap pesawat setelah mendarat. Sistem ini menyederhanakan transportasi dan penyimpanan, karena setiap pesawat berangkat dari satu baki khusus dan kembali ke sana setelah menyelesaikan penerbangan. Pendekatan serupa soal pemanfaatan drone untuk kebutuhan lapangan juga terlihat dalam Drones China yang menyebarkan bahan kimia untuk menghasilkan hujan.
Tugas tim Damoda adalah membantu kru Texas menangani gangguan yang muncul saat peluncuran berulang armada yang melebihi 10.000 pesawat. Seluruh acara berlangsung di peternakan terpencil dengan sedikit penduduk di sekitarnya, tempat kru mengoperasikan seluruh armada dari satu lokasi.

Setiap pertunjukan melibatkan sekitar 10.200 drone, volume yang dianggap menantang karena armada terbang beberapa kali setiap hari. Badai petir melanda setelah pertunjukan pembuka pada 27 September, namun pertunjukan berikutnya tetap berjalan hingga malam penutupan pada 30 September.
Baca Juga:
“This was easily one of the most challenging drone attempts I’ve adjudicated, with the weather and the sheer scale of 10,000 drones flying multiple times a day,” ujar Michael Empric, adjudikator yang mengawasi upaya tersebut untuk Guinness. “Yet after several very long nights (and early mornings), it was great to see everything finally come together with five successful shows on the final night.”
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tantangan terbesar bukan hanya jumlah drone, tetapi juga konsistensi operasional di tengah cuaca yang berubah. Aspek keandalan armada dalam kondisi sulit menjadi perhatian tersendiri di industri, sejalan dengan pengembangan teknologi pemantauan seperti pada Drone Detector yang mengubah sinyal menjadi video live.
Rekor yang Dikalahkan dan Jejak Sky Elements
Pertunjukan naga tersebut memecahkan rekor 2.247 drone yang dicetak pada hari terakhir 2025 oleh otoritas pariwisata Emirati dan emirat itu sendiri. Total mingguan baru melampaui angka sebelumnya sebesar 15.268 drone, sementara formasi naga melampaui rekor Emirati sebesar 7.936 pesawat.
Sky Elements sendiri sudah memegang sejumlah gelar lain, di antaranya desa gingerbread yang dibangun dari 4.981 drone dan figur fiksi yang dibuat dari 4.979 drone. Entri lainnya mencakup gambar topi koboi dari 519 drone dan animasi berdurasi 30 menit, yang terlama oleh pesawat nirawak.
Meski seorang adjudikator hadir dalam upaya tersebut, tidak ada data independen dalam laporan yang tersedia yang menunjukkan seberapa andal sistem baki menangani badai atau peluncuran harian. Catatan ini menjadi penting mengingat skala operasi yang melibatkan ribuan peluncuran berulang dalam waktu singkat.
Rekor 71.207 peluncuran dalam sepekan dan formasi 10.183 drone menunjukkan bahwa batas kemampuan pertunjukan drone komersial terus bergeser. Bagi pelaku industri, capaian Sky Elements dan Damoda menjadi acuan baru soal bagaimana armada besar dikelola, mulai dari penyimpanan, pengisian daya, hingga penanganan gangguan di lapangan.
[ META_DESCRIPTION]
Sky Elements dan Damoda memecahkan dua rekor Guinness lewat 71.207 peluncuran drone dalam sepekan dan formasi naga dari 10.183 drone di Texas.





Komentar
Belum ada komentar.