📑 Daftar Isi

Kacamata AR Snap Specs yang diposisikan sebagai platform komputasi untuk pasar enterprise

Snap Bawa Specs AR ke Pasar Enterprise, Gandeng Nvidia hingga AWS

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Snap membawa kacamata AR Specs ke pasar enterprise lewat kemitraan dengan Nvidia, Salesforce, dan AWS
  • Specs dibanderol 2.195 dolar AS dan menyasar aplikasi tempat kerja seperti instruksi digital bagi teknisi lapangan
  • Snap mengembangkan Specs Intelligence, layanan AI lintas kacamata, iPhone, dan Mac, dengan harga final belum ditetapkan
  • Jumlah pelanggan enterprise dan potensi pendapatan dari kemitraan bisnis belum diungkap Snap

Telset.id – Snap membawa kacamata augmented reality Specs ke pasar enterprise melalui kemitraan dengan Nvidia, Salesforce, dan Amazon Web Services. Langkah ini menandai upaya Snap mencari aplikasi tempat kerja yang dapat mendorong permintaan terhadap perangkat keras barunya, di luar bisnis konsumen yang selama ini menjadi fondasi perusahaan.

CEO Snap Evan Spiegel ingin agar kalangan bisnis memandang Specs sebagai platform komputasi, bukan sekadar sepasang kacamata yang dirancang terutama untuk mengambil gambar. Specs dibanderol dengan harga 2.195 dolar AS, menempatkan perangkat ini pada kategori yang menuntut alasan jelas bagi pelanggan bisnis sebelum memutuskan membeli.

Snap menyatakan kacamata ini dapat membantu teknisi lapangan dengan menampilkan instruksi digital saat pekerja memeriksa atau memperbaiki peralatan. Specs juga memungkinkan karyawan berinteraksi dengan rekan kerja sambil mengakses informasi melalui kacamata selama menjalankan tugas di tempat kerja.

Langkah Snap memasuki pasar enterprise terjadi setelah Microsoft dan Meta menghabiskan bertahun-tahun mengembangkan perangkat keras augmented dan virtual reality tanpa menghasilkan produk yang menjadi perangkat konsumen yang diadopsi secara luas. HoloLens milik Microsoft dan lini Quest milik Meta menghadapi tantangan untuk mengubah komputasi imersif menjadi bisnis perangkat keras mainstream.

Snap menilai ukuran fisik perangkat sebelumnya menjadi masalah penting bagi pengguna. Perusahaan berargumen Specs lebih cocok untuk penggunaan di tempat kerja. Pendekatan ini membawa Snap menyasar aplikasi praktis di lingkungan kerja sekaligus berupaya memperluas bisnis di luar pasar konsumen yang selama ini menggerakkan perusahaannya.

Nvidia, Salesforce, dan AWS Gabung dalam Dorongan Enterprise

Snap bekerja sama dengan Nvidia untuk mendapatkan akses ke platform AI extended reality open-source yang dapat digunakan bisnis saat mengembangkan aplikasi untuk perangkat imersif. Salesforce juga menjadi bagian dari inisiatif ini, sementara Amazon Web Services menyediakan hubungan teknologi besar lainnya bagi upaya enterprise Snap.

“Mereka memiliki platform AI XR open-source yang sudah digunakan sejumlah bisnis untuk membangun di atasnya,” kata Spiegel. “Tujuan kami dengan Salesforce dan Nvidia adalah membuat bisnis mudah mendapatkan manfaat dari platform agentic tersebut.”

Kemitraan ini dimaksudkan untuk menghubungkan Specs dengan perangkat lunak dan layanan AI yang sudah digunakan bisnis. Snap juga mengembangkan Specs Intelligence, layanan AI yang dirancang untuk beroperasi di seluruh kacamata, iPhone, dan komputer Mac.

Spiegel menyatakan perusahaan belum menetapkan harga final untuk layanan tersebut, meski layanan ini diperkirakan memiliki akses gratis bersama opsi berbasis penggunaan lainnya. Sistem ini dimaksudkan agar pengguna dapat menyelesaikan tugas melalui asisten AI saat berpindah antara kacamata dan perangkat Apple lainnya.

Upaya ini berpotensi memberi Snap jalur untuk membuat Specs berguna bagi pekerjaan di luar aplikasi konsumen yang selama ini mendefinisikan bisnisnya. Namun, perusahaan belum mengungkap berapa banyak pelanggan enterprise yang berkomitmen menggunakan Specs atau berapa pendapatan yang bisa dihasilkan dari kemitraan bisnisnya.

Persaingan di Pasar Kacamata Pintar Semakin Ketat

Langkah Snap memasuki segmen enterprise terjadi di tengah persaingan kacamata pintar yang semakin ramai. Meta dan EssilorLuxottica menghadirkan kacamata AI yang disebut stylish dan terjangkau, sementara Samsung Intelligent Eyewear menjadi kacamata pintar yang masuk ke pasar yang khawatir soal privasi.

Di sisi lain, Meta baru saja memperbaiki kerentanan privasi besar pada kacamata pintar Ray-Ban miliknya. Pertanyaan pun muncul soal apakah kacamata pintar Meta akan bernasib sama seperti Google Glass. Persaingan ini menunjukkan bahwa pasar kacamata pintar masih mencari bentuk dan penerapan yang tepat, baik untuk konsumen maupun bisnis.

Bagi Snap, pendekatan melalui aplikasi praktis di tempat kerja menjadi cara untuk membedakan Specs dari perangkat yang lebih dulu menyasar konsumen. Perusahaan berharap kemitraan dengan penyedia teknologi besar dapat mempercepat adopsi Specs di lingkungan bisnis yang membutuhkan perangkat komputasi imersif untuk operasional sehari-hari.

Snap belum mengungkap jumlah pelanggan enterprise yang berkomitmen maupun potensi pendapatan dari kemitraan bisnisnya. Perusahaan juga belum menetapkan harga final untuk Specs Intelligence, meski layanan ini diperkirakan menyediakan akses gratis bersama opsi berbasis penggunaan lainnya.

Dengan harga Specs mencapai 2.195 dolar AS, Snap perlu memastikan kalangan bisnis melihat nilai jelas dari perangkat ini. Pendekatan yang bertumpu pada aplikasi praktis seperti menampilkan instruksi digital bagi teknisi lapangan dan mendukung kolaborasi karyawan menjadi dasar yang ditawarkan Snap untuk meyakinkan pasar enterprise.

Kehadiran Nvidia, Salesforce, dan Amazon Web Services dalam inisiatif ini memperkuat posisi Snap untuk menghubungkan Specs dengan layanan AI dan perangkat lunak yang sudah menjadi bagian dari operasional bisnis. Platform AI XR open-source dari Nvidia serta ekosistem Salesforce dan AWS menjadi fondasi yang diharapkan memudahkan perusahaan mengembangkan aplikasi untuk perangkat imersif.

Snap juga menempatkan Specs Intelligence sebagai layanan yang menghubungkan pengalaman penggunaan lintas perangkat, dari kacamata hingga iPhone dan Mac. Rencana ini menunjukkan arah Snap untuk menjadikan Specs sebagai bagian dari alur kerja, bukan sekadar aksesori kamera. Langkah tersebut menjadi penanda bagaimana Snap mengalihkan sebagian fokusnya dari pasar konsumen ke peluang di sektor enterprise.

[INFO_LINKS]

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.